<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Meletus Lagi, Gunung Lewotobi Laki-Laki Semburkan Abu Vulkanik, Pasir hingga Awan Panas</title><description>Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Hadi Wijaya melaporkan Gunung Lewotobi Laki-Laki menyemburkan abu vulkanik, pasir, hingga awan panas. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/08/337/3083689/meletus-lagi-gunung-lewotobi-laki-laki-semburkan-abu-vulkanik-pasir-hingga-awan-panas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/08/337/3083689/meletus-lagi-gunung-lewotobi-laki-laki-semburkan-abu-vulkanik-pasir-hingga-awan-panas"/><item><title>Meletus Lagi, Gunung Lewotobi Laki-Laki Semburkan Abu Vulkanik, Pasir hingga Awan Panas</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/08/337/3083689/meletus-lagi-gunung-lewotobi-laki-laki-semburkan-abu-vulkanik-pasir-hingga-awan-panas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/08/337/3083689/meletus-lagi-gunung-lewotobi-laki-laki-semburkan-abu-vulkanik-pasir-hingga-awan-panas</guid><pubDate>Jum'at 08 November 2024 16:52 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/08/337/3083689/gunung_lewotobi_laki_laki-pl6X_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Lewotobi Laki-Laki meletus (Foto: PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/08/337/3083689/gunung_lewotobi_laki_laki-pl6X_large.jpg</image><title>Gunung Lewotobi Laki-Laki meletus (Foto: PVMBG)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Hadi Wijaya melaporkan Gunung Lewotobi Laki-Laki menyemburkan abu vulkanik, pasir, hingga awan panas.&amp;nbsp;Diketahui, siang tadi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang berada di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami erupsi dengan ketinggian 4.000 meter.&#13;
&#13;
&amp;quot;Erupsi yang abu vulkanik ternyata mengandung pasir dengan ketebalan yang cukup pekat dan ketebalan itu dirasakan itu juga sampai pengungsian terakhir teman-teman pengamat di 8 km,&amp;quot; ujar Hadi saat Konferensi Pers secara virtual, Jumat (8/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hadi melaporkan, Gunung Lewotobi Laki-Laki, telah mengalami erupsi sebanyak dua kali yakni pertama pukul 12.55 WIB dengan ketinggian abu vulkanik setinggi 4.000 meter. &amp;quot;Kemudian, ada suara gemuruh dipukul 13.56 WIB. Ternyata itu adalah abu vulkanik yang tingginya mencapai 8 sampai 10 km,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Hadi mengatakan bahwa pengamat gunung api dari PVMBG sebanyak 8 orang dan 7 orang dari BNPB telah mengungsi. &amp;quot;Bahwa kita sudah melakukan perluasan radius di 8 KM untuk arah barat laut dan barat daya dan ternyata itu prediksi yang sangat akurat informasi dari tim Kapusdatin itu sampai di ujung 8 km mengungsi di sana,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Hadi juga mengatakan, pihaknya akan melakukan kajian apakah akan dilakukan perluasan sektor pelarangan aktivitas yang sebelumnya hanya 7 km.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sejauh apa sektoral yang akan kami perluas atau ditetapkan sejauh 8 km masih dalam proses jadi saat ini dalam proses analisis apakah tetap 8 km atau 9 km,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Hadi Wijaya melaporkan Gunung Lewotobi Laki-Laki menyemburkan abu vulkanik, pasir, hingga awan panas.&amp;nbsp;Diketahui, siang tadi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang berada di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami erupsi dengan ketinggian 4.000 meter.&#13;
&#13;
&amp;quot;Erupsi yang abu vulkanik ternyata mengandung pasir dengan ketebalan yang cukup pekat dan ketebalan itu dirasakan itu juga sampai pengungsian terakhir teman-teman pengamat di 8 km,&amp;quot; ujar Hadi saat Konferensi Pers secara virtual, Jumat (8/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hadi melaporkan, Gunung Lewotobi Laki-Laki, telah mengalami erupsi sebanyak dua kali yakni pertama pukul 12.55 WIB dengan ketinggian abu vulkanik setinggi 4.000 meter. &amp;quot;Kemudian, ada suara gemuruh dipukul 13.56 WIB. Ternyata itu adalah abu vulkanik yang tingginya mencapai 8 sampai 10 km,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Hadi mengatakan bahwa pengamat gunung api dari PVMBG sebanyak 8 orang dan 7 orang dari BNPB telah mengungsi. &amp;quot;Bahwa kita sudah melakukan perluasan radius di 8 KM untuk arah barat laut dan barat daya dan ternyata itu prediksi yang sangat akurat informasi dari tim Kapusdatin itu sampai di ujung 8 km mengungsi di sana,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Hadi juga mengatakan, pihaknya akan melakukan kajian apakah akan dilakukan perluasan sektor pelarangan aktivitas yang sebelumnya hanya 7 km.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sejauh apa sektoral yang akan kami perluas atau ditetapkan sejauh 8 km masih dalam proses jadi saat ini dalam proses analisis apakah tetap 8 km atau 9 km,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
