<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PVMBG Perluas Radius Bahaya Gunung Lewotobi Laki-Laki hingga 9 Km</title><description>Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Hadi Wijaya mengungkapkan, pihaknya saat ini sedang melakukan kajian untuk memperluas radius bahaya erupsi Gunung Lewotobi&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/08/337/3083697/pvmbg-perluas-radius-bahaya-gunung-lewotobi-laki-laki-hingga-9-km</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/08/337/3083697/pvmbg-perluas-radius-bahaya-gunung-lewotobi-laki-laki-hingga-9-km"/><item><title>PVMBG Perluas Radius Bahaya Gunung Lewotobi Laki-Laki hingga 9 Km</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/08/337/3083697/pvmbg-perluas-radius-bahaya-gunung-lewotobi-laki-laki-hingga-9-km</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/08/337/3083697/pvmbg-perluas-radius-bahaya-gunung-lewotobi-laki-laki-hingga-9-km</guid><pubDate>Jum'at 08 November 2024 17:11 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/08/337/3083697/kepala_pvmbg_hadi_wijaya-cLUb_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala PVMBG Hadi Wijaya (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/08/337/3083697/kepala_pvmbg_hadi_wijaya-cLUb_large.jpg</image><title>Kepala PVMBG Hadi Wijaya (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Hadi Wijaya mengungkapkan, pihaknya saat ini sedang melakukan kajian untuk memperluas radius bahaya erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, di Flores Timur, NTT hingga 9 Kilometer (Km).&#13;
&#13;
Sebelumnya radius bahaya Lewotobi Laki-Laki semula adalah 8 Km. Namun, siang hari ini Gunung Api kembali mengalami erupsi dahsyat sehingga dilakukan kajian untuk perluasan radius bahaya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Sejauh apa sektoral yang akan kami perluas atau ditetapkan sejauh 8 km masih dalam proses. Jadi saat ini dalam proses analisis apakah tetap 8 km atau 9 km,&amp;quot; ujar Hadi saat Konferensi Pers secara virtual, Jumat (8/11/2024).&#13;
&#13;
Hadi pun melaporkan gunung Lewotobi Laki-Laki menyemburkan abu vulkanik, pasir, hingga awan panas.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Erupsi yang abu vulkanik ternyata mengandung pasir dengan ketebalan yang cukup pekat dan ketebalan itu dirasakan itu juga sampai pengungsian terakhir teman-teman pengamat di 8 km,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia melaporkan, bahwa Gunung Lewotobi Laki-Laki, pada telah mengalami erupsi sebanyak dua kali yakni pertama pukul 12.55 WIB dengan ketinggian abu vulkanik setinggi 4000 meter.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian ada suara gemuruh dipukul 13.56 WIB. Ternyata itu adalah abu vulkanik yang tingginya mencapai 8 sampai 10 km,&amp;quot; papar Hadir.&#13;
&#13;
Sementara itu, Hadi juga melaporkan bahwa pengamat gunung api dari PVMBG sebanyak 8 orang dan 7 orang dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengungsi akibat erupsi siang hari ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bahwa kita sudah melakukan perluasan radius di 8 Km untuk arah barat laut dan barat daya dan ternyata itu prediksi yang sangat akurat informasi dari tim Kapusdatin itu sampai di ujung 8 km mengungsi di sana,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Hadi Wijaya mengungkapkan, pihaknya saat ini sedang melakukan kajian untuk memperluas radius bahaya erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, di Flores Timur, NTT hingga 9 Kilometer (Km).&#13;
&#13;
Sebelumnya radius bahaya Lewotobi Laki-Laki semula adalah 8 Km. Namun, siang hari ini Gunung Api kembali mengalami erupsi dahsyat sehingga dilakukan kajian untuk perluasan radius bahaya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Sejauh apa sektoral yang akan kami perluas atau ditetapkan sejauh 8 km masih dalam proses. Jadi saat ini dalam proses analisis apakah tetap 8 km atau 9 km,&amp;quot; ujar Hadi saat Konferensi Pers secara virtual, Jumat (8/11/2024).&#13;
&#13;
Hadi pun melaporkan gunung Lewotobi Laki-Laki menyemburkan abu vulkanik, pasir, hingga awan panas.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Erupsi yang abu vulkanik ternyata mengandung pasir dengan ketebalan yang cukup pekat dan ketebalan itu dirasakan itu juga sampai pengungsian terakhir teman-teman pengamat di 8 km,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia melaporkan, bahwa Gunung Lewotobi Laki-Laki, pada telah mengalami erupsi sebanyak dua kali yakni pertama pukul 12.55 WIB dengan ketinggian abu vulkanik setinggi 4000 meter.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian ada suara gemuruh dipukul 13.56 WIB. Ternyata itu adalah abu vulkanik yang tingginya mencapai 8 sampai 10 km,&amp;quot; papar Hadir.&#13;
&#13;
Sementara itu, Hadi juga melaporkan bahwa pengamat gunung api dari PVMBG sebanyak 8 orang dan 7 orang dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengungsi akibat erupsi siang hari ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bahwa kita sudah melakukan perluasan radius di 8 Km untuk arah barat laut dan barat daya dan ternyata itu prediksi yang sangat akurat informasi dari tim Kapusdatin itu sampai di ujung 8 km mengungsi di sana,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
