<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung&amp;nbsp;Ibu&amp;nbsp;Meletus, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter Pagi Ini</title><description>Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara kembali meletus hari ini, Jumat (8/11/2024), pukul 07.03 WIT. Tercatat pada erupsi ini memunculkan abu vulkanik setinggi 1.000 meter di atas puncak. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/08/340/3083458/gunung-nbsp-ibu-nbsp-meletus-luncurkan-abu-vulkanik-1-000-meter-pagi-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/08/340/3083458/gunung-nbsp-ibu-nbsp-meletus-luncurkan-abu-vulkanik-1-000-meter-pagi-ini"/><item><title>Gunung&amp;nbsp;Ibu&amp;nbsp;Meletus, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter Pagi Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/08/340/3083458/gunung-nbsp-ibu-nbsp-meletus-luncurkan-abu-vulkanik-1-000-meter-pagi-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/08/340/3083458/gunung-nbsp-ibu-nbsp-meletus-luncurkan-abu-vulkanik-1-000-meter-pagi-ini</guid><pubDate>Jum'at 08 November 2024 06:56 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/08/340/3083458/gunung_ibu_meletus-kShR_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Ibu Meletus. Foto: Dok Istimewa.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/08/340/3083458/gunung_ibu_meletus-kShR_large.jpeg</image><title>Gunung Ibu Meletus. Foto: Dok Istimewa.</title></images><description>JAKARTA - Gunung&amp;nbsp;Ibu&amp;nbsp;di Halmahera Barat, Maluku Utara kembali meletus hari ini, Jumat (8/11/2024), pukul 07.03 WIT. Tercatat pada erupsi ini memunculkan abu vulkanik setinggi 1.000 meter di atas puncak.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Ibu pada hari Jumat, 08 November 2024, pukul 07:03 WIT dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 1000 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2325 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; kata Petugas Pos&amp;nbsp;Gunung&amp;nbsp;Api, M Richard Chaniago dalam keterangannya.&#13;
&#13;
Richard mengatakan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 75 detik.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Richard meminta agar masyarakat di sekitar&amp;nbsp;Gunung&amp;nbsp;Ibu&amp;nbsp;dan pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 4 km dan perluasan sektoral berjarak 7 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif&amp;nbsp;Gunung&amp;nbsp;Ibu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas diluar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata),&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung&amp;nbsp;Ibu&amp;nbsp;di Halmahera Barat, Maluku Utara kembali meletus hari ini, Jumat (8/11/2024), pukul 07.03 WIT. Tercatat pada erupsi ini memunculkan abu vulkanik setinggi 1.000 meter di atas puncak.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Ibu pada hari Jumat, 08 November 2024, pukul 07:03 WIT dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 1000 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2325 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; kata Petugas Pos&amp;nbsp;Gunung&amp;nbsp;Api, M Richard Chaniago dalam keterangannya.&#13;
&#13;
Richard mengatakan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 75 detik.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Richard meminta agar masyarakat di sekitar&amp;nbsp;Gunung&amp;nbsp;Ibu&amp;nbsp;dan pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 4 km dan perluasan sektoral berjarak 7 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif&amp;nbsp;Gunung&amp;nbsp;Ibu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas diluar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata),&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
