<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapal Geumseongsusan Tenggelam di Perairan Korsel, 2 WNI Masih Dicari</title><description>Kapal penangkap ikan sarden dengan berat 129 ton ini berawakkan 27 ABK yang terdiri dari 16 WN Korea dan 11 WN Indonesia&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/09/337/3083826/kapal-geumseongsusan-tenggelam-di-perairan-korsel-2-wni-masih-dicari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/09/337/3083826/kapal-geumseongsusan-tenggelam-di-perairan-korsel-2-wni-masih-dicari"/><item><title>Kapal Geumseongsusan Tenggelam di Perairan Korsel, 2 WNI Masih Dicari</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/09/337/3083826/kapal-geumseongsusan-tenggelam-di-perairan-korsel-2-wni-masih-dicari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/09/337/3083826/kapal-geumseongsusan-tenggelam-di-perairan-korsel-2-wni-masih-dicari</guid><pubDate>Sabtu 09 November 2024 01:04 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/09/337/3083826/ilustrasi_tenggelam-Benb_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi tenggelam (Foto : Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/09/337/3083826/ilustrasi_tenggelam-Benb_large.jpg</image><title>Ilustrasi tenggelam (Foto : Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Sebuah Kapal Geumseongsusan 135 tenggelam di sekitar perairan Jeju, tepatnya 24 km Barat Laut dari Biyangdo Islet, Jeju, Korea Selatan (Korsel) pada 8 November 2024 sekitar pukul 04.33 KST. Akibatnya, 12 ABK yang terdiri dari 10 WN Korea dan 2 WNI masih belum ditemukan dan masih dilalukan pencarian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kapal penangkap ikan sarden dengan berat 129 ton ini berawakkan 27 ABK yang terdiri dari 16 WN Korea dan 11 WN Indonesia,&amp;quot; ujar Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha melalui keterangannya, Jumat 8 November 2024.&#13;
&#13;
KBRI Seoul segera berkoordinasi dengan berbagai pihak, antara lain Korean Coast Guard (KCG), Kemlu Korsel, Kementerian Kelautan dan Perikanan Korsel, Jeju Disaster and Safety Countermeasure dan perusahaan serta agen kapal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Laporan awal KCG menyebutkan kapal tenggelam pada saat melakukan pemindahan hasil tangkapan ikan ke kapal transport. Ketika kejadian seluruh awak kapal sedang bekerja di atas geladak kapal,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Akibat kejadian tersebut, 12 ABK yang terdiri dari 10 WN Korea dan 2 WNI saat ini dilaporkan belum ditemukan, sedangkan 15 ABK dapat ditemukan. Adapun dari 15 ABK yang dapat ditemukan itu, 2 ABK WN Korea dilaporkan telah meninggal dunia, 4 WN Korea dan 9 WNI dilaporkan selamat dan telah berada di Seobu Public Health Centre, Jeju untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dua ABK WNI yg belum ditemukan dengan inisial YM dan SJU. Pencarian intensif masih dilakukan Otoritas Korea Selatan. SOP pencarian intensif 3x24 jam akan dilakukan,&amp;quot; paparnya.&#13;
&#13;
Adapun Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Seoul menurut rencana akan bertemu dengan para ABK WNI yang selamat di Jeju pada malam ini.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Sebuah Kapal Geumseongsusan 135 tenggelam di sekitar perairan Jeju, tepatnya 24 km Barat Laut dari Biyangdo Islet, Jeju, Korea Selatan (Korsel) pada 8 November 2024 sekitar pukul 04.33 KST. Akibatnya, 12 ABK yang terdiri dari 10 WN Korea dan 2 WNI masih belum ditemukan dan masih dilalukan pencarian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kapal penangkap ikan sarden dengan berat 129 ton ini berawakkan 27 ABK yang terdiri dari 16 WN Korea dan 11 WN Indonesia,&amp;quot; ujar Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha melalui keterangannya, Jumat 8 November 2024.&#13;
&#13;
KBRI Seoul segera berkoordinasi dengan berbagai pihak, antara lain Korean Coast Guard (KCG), Kemlu Korsel, Kementerian Kelautan dan Perikanan Korsel, Jeju Disaster and Safety Countermeasure dan perusahaan serta agen kapal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Laporan awal KCG menyebutkan kapal tenggelam pada saat melakukan pemindahan hasil tangkapan ikan ke kapal transport. Ketika kejadian seluruh awak kapal sedang bekerja di atas geladak kapal,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Akibat kejadian tersebut, 12 ABK yang terdiri dari 10 WN Korea dan 2 WNI saat ini dilaporkan belum ditemukan, sedangkan 15 ABK dapat ditemukan. Adapun dari 15 ABK yang dapat ditemukan itu, 2 ABK WN Korea dilaporkan telah meninggal dunia, 4 WN Korea dan 9 WNI dilaporkan selamat dan telah berada di Seobu Public Health Centre, Jeju untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dua ABK WNI yg belum ditemukan dengan inisial YM dan SJU. Pencarian intensif masih dilakukan Otoritas Korea Selatan. SOP pencarian intensif 3x24 jam akan dilakukan,&amp;quot; paparnya.&#13;
&#13;
Adapun Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Seoul menurut rencana akan bertemu dengan para ABK WNI yang selamat di Jeju pada malam ini.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
