<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alexander Marwata Gugat UU KPK, Jubir: Pribadi Bukan Lembaga!</title><description>Pengajuan JR itu dilakukan Alex secara pribadi, bukan mengatasnamakan Lembaga.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/09/337/3083836/alexander-marwata-gugat-uu-kpk-jubir-pribadi-bukan-lembaga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/09/337/3083836/alexander-marwata-gugat-uu-kpk-jubir-pribadi-bukan-lembaga"/><item><title>Alexander Marwata Gugat UU KPK, Jubir: Pribadi Bukan Lembaga!</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/09/337/3083836/alexander-marwata-gugat-uu-kpk-jubir-pribadi-bukan-lembaga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/09/337/3083836/alexander-marwata-gugat-uu-kpk-jubir-pribadi-bukan-lembaga</guid><pubDate>Sabtu 09 November 2024 06:43 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/09/337/3083836/kpk-OG2A_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Ketua KPK Alexander Marwata/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/09/337/3083836/kpk-OG2A_large.jpg</image><title>Wakil Ketua KPK Alexander Marwata/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi soal pengajuan uji materi atau judicial review (JR) Pasal 36 huruf (a) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2019 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 Tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang dilakukan Alexander Marwata.&#13;
&#13;
Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto menyatakan, pengajuan JR itu dilakukan Alex secara pribadi, bukan mengatasnamakan Lembaga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sepanjang pengetahuan saya, proses pengajuan itu dilakukan secara pribadi, bukan atas nama lembaga,&amp;quot; kata Tessa di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (8/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Akan hal itu, Tessa mengaku belum bisa berkomentar. Pasalnya, tanggapannya itu akan menjadi perwakilan KPK secara Lembaga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi saya sebagai juru bicara lembaga saya belum bisa memberikan komentar terkait hal tersebut,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Namun di sisi lain, Tessa berharap bagaimana pun nanti putusan atas pengajuan uji materi itu, hasilnya menjadi yang paling baik bagi pemberantasan korupsi dalam masa yang akan datang.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Walaupun beliau merupakan wakil ketua, nanti kita tunggu saja apakah diterima atau tidak, atau hasilnya nanti di Mahkamah Konstitusi seperti apa,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya KPK tentunya berharap yang terbaik, apapun hasil dari Mahkamah Konstitusi itu yang terbaik untuk negara ini, untuk lembaga ini dan negara ini,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi soal pengajuan uji materi atau judicial review (JR) Pasal 36 huruf (a) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2019 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 Tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang dilakukan Alexander Marwata.&#13;
&#13;
Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto menyatakan, pengajuan JR itu dilakukan Alex secara pribadi, bukan mengatasnamakan Lembaga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sepanjang pengetahuan saya, proses pengajuan itu dilakukan secara pribadi, bukan atas nama lembaga,&amp;quot; kata Tessa di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (8/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Akan hal itu, Tessa mengaku belum bisa berkomentar. Pasalnya, tanggapannya itu akan menjadi perwakilan KPK secara Lembaga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi saya sebagai juru bicara lembaga saya belum bisa memberikan komentar terkait hal tersebut,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Namun di sisi lain, Tessa berharap bagaimana pun nanti putusan atas pengajuan uji materi itu, hasilnya menjadi yang paling baik bagi pemberantasan korupsi dalam masa yang akan datang.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Walaupun beliau merupakan wakil ketua, nanti kita tunggu saja apakah diterima atau tidak, atau hasilnya nanti di Mahkamah Konstitusi seperti apa,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya KPK tentunya berharap yang terbaik, apapun hasil dari Mahkamah Konstitusi itu yang terbaik untuk negara ini, untuk lembaga ini dan negara ini,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
