<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragis! Oknum Polisi Aniaya Warga Secara Brutal hingga Tewas di Kafe</title><description>Peristiwa itu bermula ketika keduanya terlibat cekcok dan dalam pengaruh alkohol alias mabuk.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/09/340/3083864/tragis-oknum-polisi-aniaya-warga-secara-brutal-hingga-tewas-di-kafe</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/09/340/3083864/tragis-oknum-polisi-aniaya-warga-secara-brutal-hingga-tewas-di-kafe"/><item><title>Tragis! Oknum Polisi Aniaya Warga Secara Brutal hingga Tewas di Kafe</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/09/340/3083864/tragis-oknum-polisi-aniaya-warga-secara-brutal-hingga-tewas-di-kafe</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/09/340/3083864/tragis-oknum-polisi-aniaya-warga-secara-brutal-hingga-tewas-di-kafe</guid><pubDate>Sabtu 09 November 2024 09:49 WIB</pubDate><dc:creator>Fariz Abdullah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/09/340/3083864/viral-Ce6f_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Oknum Polisi Aniaya Warga Secara Brutal hingga Tewas /ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/09/340/3083864/viral-Ce6f_large.jpg</image><title>Oknum Polisi Aniaya Warga Secara Brutal hingga Tewas /ilustrasi</title></images><description>CILEGON- Seorang&amp;nbsp;warga asal Jakarta Selatan, berinisial WT (46) &amp;nbsp;tewas dianiaya oleh oknum anggota kepolisian Polairud Polda Banten berinisial JS. Peristiwa itu terjadi di sebuah kafe&amp;nbsp;di sekitaran Lingkungan Sumur Wuluh, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Banten.&#13;
&#13;
Peristiwa itu bermula ketika keduanya terlibat cekcok dan dalam pengaruh alkohol alias mabuk. Alhasil, JS bersama seorang warga sipil berinisial BA melakukan penganiayaan hingga membuat WT meregang nyawa.&#13;
&#13;
Kapolres Cilegon, AKBP&amp;nbsp; Kemas Indra Natanegara mengatakan kedua pelaku tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan di Mapolda Banten.&#13;
&#13;
Saat ini, kata Indra kasusnya tengah melengkapi berkas untuk pelimpahan ke pihak kejaksaan untuk dibawa ke pengadilan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah dikirim ke kejaksaan tapi masih ada petunjuk untuk dilengkapi,&amp;quot;kata Kemas saat dihubungi, Sabtu (9/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut dia mengatakan, pelaku dan korban tidak saling mengenal. Cek-cok terjadi karena adanya ketersinggungan terlebih mereka tengah berada di bawah pengaruh alkohol alias mabuk.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Spontan di sana karena tersinggung karena lagi mabuk, akhirnya melakukan pengeroyokan. Pengeroyokan dilakukan menggunakan tangan kosong. Sempat dibawa ke rumah sakit, kemudian hari Senin korban meninggal,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Dalam kasus penganiayaan hingga korban tewas, &amp;nbsp;kata Kemas, pihaknya telah meminta keterangan terhadap sejumlah saksi. Korban diketahui merupakan warga Jakarta. &amp;ldquo;Saksi sudah ada 9 yang diperiksa, barang bukti sudah kita amankan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Atas tindakan sadis tersebut, kedua pelaku terancam dijerat pasal berlapis tentang penganiayaan dan pengeroyokan hingga menyebabkan nyawa menghilang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pasal berlapis, pengeroyokan dan penganiayaan menyebabkan kematian. Yang satu anggota dari kepolisian sudah dilakukan pemeriksaan oleh pengamanan internal Polri dalam hal ini Propam berkaitan dengan kode etik maupun disiplinnya,&amp;rdquo; tutup Kemas.&#13;
</description><content:encoded>CILEGON- Seorang&amp;nbsp;warga asal Jakarta Selatan, berinisial WT (46) &amp;nbsp;tewas dianiaya oleh oknum anggota kepolisian Polairud Polda Banten berinisial JS. Peristiwa itu terjadi di sebuah kafe&amp;nbsp;di sekitaran Lingkungan Sumur Wuluh, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Banten.&#13;
&#13;
Peristiwa itu bermula ketika keduanya terlibat cekcok dan dalam pengaruh alkohol alias mabuk. Alhasil, JS bersama seorang warga sipil berinisial BA melakukan penganiayaan hingga membuat WT meregang nyawa.&#13;
&#13;
Kapolres Cilegon, AKBP&amp;nbsp; Kemas Indra Natanegara mengatakan kedua pelaku tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan di Mapolda Banten.&#13;
&#13;
Saat ini, kata Indra kasusnya tengah melengkapi berkas untuk pelimpahan ke pihak kejaksaan untuk dibawa ke pengadilan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah dikirim ke kejaksaan tapi masih ada petunjuk untuk dilengkapi,&amp;quot;kata Kemas saat dihubungi, Sabtu (9/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut dia mengatakan, pelaku dan korban tidak saling mengenal. Cek-cok terjadi karena adanya ketersinggungan terlebih mereka tengah berada di bawah pengaruh alkohol alias mabuk.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Spontan di sana karena tersinggung karena lagi mabuk, akhirnya melakukan pengeroyokan. Pengeroyokan dilakukan menggunakan tangan kosong. Sempat dibawa ke rumah sakit, kemudian hari Senin korban meninggal,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Dalam kasus penganiayaan hingga korban tewas, &amp;nbsp;kata Kemas, pihaknya telah meminta keterangan terhadap sejumlah saksi. Korban diketahui merupakan warga Jakarta. &amp;ldquo;Saksi sudah ada 9 yang diperiksa, barang bukti sudah kita amankan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Atas tindakan sadis tersebut, kedua pelaku terancam dijerat pasal berlapis tentang penganiayaan dan pengeroyokan hingga menyebabkan nyawa menghilang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pasal berlapis, pengeroyokan dan penganiayaan menyebabkan kematian. Yang satu anggota dari kepolisian sudah dilakukan pemeriksaan oleh pengamanan internal Polri dalam hal ini Propam berkaitan dengan kode etik maupun disiplinnya,&amp;rdquo; tutup Kemas.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
