<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sosok Letkol Herman Santoso, Pertaruhkan Pangkat dan Jabatan Usai Prajuritnya Serang Warga Secara Brutal</title><description>Bahkan, di depan massa ia siap untuk mempertaruhkan jabatan dan pangkatnya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/11/337/3084415/sosok-letkol-herman-santoso-pertaruhkan-pangkat-dan-jabatan-usai-prajuritnya-serang-warga-secara-brutal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/11/337/3084415/sosok-letkol-herman-santoso-pertaruhkan-pangkat-dan-jabatan-usai-prajuritnya-serang-warga-secara-brutal"/><item><title>Sosok Letkol Herman Santoso, Pertaruhkan Pangkat dan Jabatan Usai Prajuritnya Serang Warga Secara Brutal</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/11/337/3084415/sosok-letkol-herman-santoso-pertaruhkan-pangkat-dan-jabatan-usai-prajuritnya-serang-warga-secara-brutal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/11/337/3084415/sosok-letkol-herman-santoso-pertaruhkan-pangkat-dan-jabatan-usai-prajuritnya-serang-warga-secara-brutal</guid><pubDate>Senin 11 November 2024 11:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/11/337/3084415/tni-q7KG_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Letkol Herman Santoso/IG</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/11/337/3084415/tni-q7KG_large.jpg</image><title> Letkol Herman Santoso/IG</title></images><description>JAKARTA - Komandan Batalyon Artileri Medan (Armed) 2, Letkol Arm Herman Santoso menemui ratusan warga Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deliserdang yang menggeruduk markas Batalyon Armed 2/105 Kilap Sumagan usai penyerangan brutal oknum TNI.&#13;
&#13;
Letkol Herman berdiri ke atas truk pengangkut personel, dia berjanji akan bertanggungjawab atas penyerangan warga sipil yang dilakukan anak buahnya. Bahkan, di depan massa ia siap untuk&amp;nbsp;mempertaruhkan jabatan dan pangkatnya.&#13;
&#13;
Secara tegas, dia juga akan memproses secara hukum puluhan oknum TNI Yon Armed 2 Kilap Sumagan&amp;nbsp;yang terlibat penyerangan warga Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deliserdang dan menewaskan satu warga yang diketahui bernama Raden Barus (61).&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya yang tanggung, saya yang akan bertanggung jawab. Saya akan proses hukum,&amp;quot;tegas&amp;nbsp;Letkol Herman Santoso, dikutip, Senin (11/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dilansir beragam sumber, Letkol Herman baru menjabat&amp;nbsp;Danyon di Armed 2 sejak tahun 2023 tepatnya di bulan November. Saat itu, dia masih berpangkat sebagai Mayor. Dirinya menggantikan&amp;nbsp;Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyono.&#13;
&#13;
Sebelumnya, sebanyak 33 orang oknum prajurit TNI Angkatan Darat diamankan terkait penyerangan yang terhadap warga di Kecamatan Sibirubiru, Deliserdang, Sumatera Utara, yang terjadi Jumat 8 November 2024 kemarin. Seorang warga tewas dan belasan lainnya luka-luka akibat penyerangan itu.&#13;
&#13;
Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Dody Yudha, mengatakan, saat ini ke 33 oknum personel TNI itu sudah ditangani Polisi Militer Kodam I/BB.&#13;
&#13;
&amp;quot;Iya benar, yang terkonfirmasi ada 33 orang. Saat ini sudah ditangani Pomdam kita,&amp;quot; kata Kolonel Dody, Minggu (10/11).&#13;
&#13;
Sementara itu terkait motif penyerangan itu, kata Kolonel Dody, masih dalam penyelidikan pihak POM. Namun kabar yang beredar menyebutkan&amp;nbsp; jika penyerangan itu berawal dari salah seorang oknum prajurit TNI yang terlibat cekcok dengan warga.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Oknum TNI itu kemudian membawa teman-temannya untuk melakukan penyerangan. &amp;nbsp;&amp;quot;Untuk motifnya masih kita selidiki,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Kodam I/BB, lanjut Dody saat ini fokus pada langkah-langkah untuk meredam aksi penyerangan susulan. Mereka sudah melaksanakan mediasi kepada pihak korban dan kepada masyarakat di Armed 2/105.&#13;
&#13;
Panglima Kodam I/BB juga telah melaksanakan jam komandan di batalyon Armed dan memberikan arahan kepada seluruh prajurit, yang pada intinya tidak akan terjadi lagi kejadian penyerangan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sehingga masyarakat diharapkan sudah kondusif suasana di sana. Dengan situasi aman dan kondusif tersebut selama mediasi selesai, permasalahan bisa selesai kedepannya,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Komandan Batalyon Artileri Medan (Armed) 2, Letkol Arm Herman Santoso menemui ratusan warga Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deliserdang yang menggeruduk markas Batalyon Armed 2/105 Kilap Sumagan usai penyerangan brutal oknum TNI.&#13;
&#13;
Letkol Herman berdiri ke atas truk pengangkut personel, dia berjanji akan bertanggungjawab atas penyerangan warga sipil yang dilakukan anak buahnya. Bahkan, di depan massa ia siap untuk&amp;nbsp;mempertaruhkan jabatan dan pangkatnya.&#13;
&#13;
Secara tegas, dia juga akan memproses secara hukum puluhan oknum TNI Yon Armed 2 Kilap Sumagan&amp;nbsp;yang terlibat penyerangan warga Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deliserdang dan menewaskan satu warga yang diketahui bernama Raden Barus (61).&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya yang tanggung, saya yang akan bertanggung jawab. Saya akan proses hukum,&amp;quot;tegas&amp;nbsp;Letkol Herman Santoso, dikutip, Senin (11/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dilansir beragam sumber, Letkol Herman baru menjabat&amp;nbsp;Danyon di Armed 2 sejak tahun 2023 tepatnya di bulan November. Saat itu, dia masih berpangkat sebagai Mayor. Dirinya menggantikan&amp;nbsp;Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyono.&#13;
&#13;
Sebelumnya, sebanyak 33 orang oknum prajurit TNI Angkatan Darat diamankan terkait penyerangan yang terhadap warga di Kecamatan Sibirubiru, Deliserdang, Sumatera Utara, yang terjadi Jumat 8 November 2024 kemarin. Seorang warga tewas dan belasan lainnya luka-luka akibat penyerangan itu.&#13;
&#13;
Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Dody Yudha, mengatakan, saat ini ke 33 oknum personel TNI itu sudah ditangani Polisi Militer Kodam I/BB.&#13;
&#13;
&amp;quot;Iya benar, yang terkonfirmasi ada 33 orang. Saat ini sudah ditangani Pomdam kita,&amp;quot; kata Kolonel Dody, Minggu (10/11).&#13;
&#13;
Sementara itu terkait motif penyerangan itu, kata Kolonel Dody, masih dalam penyelidikan pihak POM. Namun kabar yang beredar menyebutkan&amp;nbsp; jika penyerangan itu berawal dari salah seorang oknum prajurit TNI yang terlibat cekcok dengan warga.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Oknum TNI itu kemudian membawa teman-temannya untuk melakukan penyerangan. &amp;nbsp;&amp;quot;Untuk motifnya masih kita selidiki,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Kodam I/BB, lanjut Dody saat ini fokus pada langkah-langkah untuk meredam aksi penyerangan susulan. Mereka sudah melaksanakan mediasi kepada pihak korban dan kepada masyarakat di Armed 2/105.&#13;
&#13;
Panglima Kodam I/BB juga telah melaksanakan jam komandan di batalyon Armed dan memberikan arahan kepada seluruh prajurit, yang pada intinya tidak akan terjadi lagi kejadian penyerangan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sehingga masyarakat diharapkan sudah kondusif suasana di sana. Dengan situasi aman dan kondusif tersebut selama mediasi selesai, permasalahan bisa selesai kedepannya,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
