<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kronologi Puluhan Oknum Prajurit TNI Serang Warga di Deli Serdang, Berawal dari Geng Motor</title><description>Sebanyak 33 anggota TNI AD diduga menyerang permukiman di kawasan Deli Serdang pada Jumat 8 November 2024 silam. Ternyata hal itu berawal dari adanya geng motor yang kebut-kebutan dan ditegur oleh prajurit TNI.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/11/337/3084586/kronologi-puluhan-oknum-prajurit-tni-serang-warga-di-deli-serdang-berawal-dari-geng-motor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/11/337/3084586/kronologi-puluhan-oknum-prajurit-tni-serang-warga-di-deli-serdang-berawal-dari-geng-motor"/><item><title>Kronologi Puluhan Oknum Prajurit TNI Serang Warga di Deli Serdang, Berawal dari Geng Motor</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/11/337/3084586/kronologi-puluhan-oknum-prajurit-tni-serang-warga-di-deli-serdang-berawal-dari-geng-motor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/11/337/3084586/kronologi-puluhan-oknum-prajurit-tni-serang-warga-di-deli-serdang-berawal-dari-geng-motor</guid><pubDate>Senin 11 November 2024 16:45 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/11/337/3084586/panglima_tni_jenderal_agus_subiyanto-Pdsl_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto  (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/11/337/3084586/panglima_tni_jenderal_agus_subiyanto-Pdsl_large.jpg</image><title>Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto  (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Sebanyak 33 anggota TNI AD diduga menyerang permukiman di kawasan Deli Serdang pada Jumat 8 November 2024 silam. Ternyata hal itu berawal dari adanya geng motor yang kebut-kebutan dan ditegur oleh prajurit TNI.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi memang diawali oleh ya anak-anak muda kebut-kebutan pakai motor, ditegur sama anggota,&amp;quot; kata Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto kepada wartawan, Senin (11/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Karena mengganggu masyarakat sekitar, salah satu anggota kemudian ditegur agar tidak menggangu ketertiban. Teguran itu malah membuat adu mulut hingga perkelahian, ternyata perkelahian meluas hingga terjadilah perkelahian massal.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena kan mengganggu masyarakat, meresahkan, menganggu ketertiban di jalan. Anggota menegur, (mereka) tidak terima. Terjadi adu mulut, perkelahian, kemudian maka terjadilah perkelahian massal,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Atas peristiwa itu, langkah-langkah hukum pun telah diambil, sejumlah anggota yang terlibat kini tengah diperiksa. Adapun Agus memastikan ia akan menindak tegas anggotanya yang terlibat melanggar aturan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau yang melanggar, ya punishment,&amp;quot; tegasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Sebanyak 33 anggota TNI AD diduga menyerang permukiman di kawasan Deli Serdang pada Jumat 8 November 2024 silam. Ternyata hal itu berawal dari adanya geng motor yang kebut-kebutan dan ditegur oleh prajurit TNI.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi memang diawali oleh ya anak-anak muda kebut-kebutan pakai motor, ditegur sama anggota,&amp;quot; kata Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto kepada wartawan, Senin (11/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Karena mengganggu masyarakat sekitar, salah satu anggota kemudian ditegur agar tidak menggangu ketertiban. Teguran itu malah membuat adu mulut hingga perkelahian, ternyata perkelahian meluas hingga terjadilah perkelahian massal.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena kan mengganggu masyarakat, meresahkan, menganggu ketertiban di jalan. Anggota menegur, (mereka) tidak terima. Terjadi adu mulut, perkelahian, kemudian maka terjadilah perkelahian massal,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Atas peristiwa itu, langkah-langkah hukum pun telah diambil, sejumlah anggota yang terlibat kini tengah diperiksa. Adapun Agus memastikan ia akan menindak tegas anggotanya yang terlibat melanggar aturan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau yang melanggar, ya punishment,&amp;quot; tegasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
