<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Transaksi Pinjol di Jakarta Capai Rp11 Triliun, Meutya Hafid: Sebabkan Perceraian hingga Bundir!</title><description>Jeratan pinjol bisa berdampak negatif terhadap kehidupan masyarakat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/12/337/3084935/transaksi-pinjol-di-jakarta-capai-rp11-triliun-meutya-hafid-sebabkan-perceraian-hingga-bundir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/12/337/3084935/transaksi-pinjol-di-jakarta-capai-rp11-triliun-meutya-hafid-sebabkan-perceraian-hingga-bundir"/><item><title>Transaksi Pinjol di Jakarta Capai Rp11 Triliun, Meutya Hafid: Sebabkan Perceraian hingga Bundir!</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/12/337/3084935/transaksi-pinjol-di-jakarta-capai-rp11-triliun-meutya-hafid-sebabkan-perceraian-hingga-bundir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/12/337/3084935/transaksi-pinjol-di-jakarta-capai-rp11-triliun-meutya-hafid-sebabkan-perceraian-hingga-bundir</guid><pubDate>Selasa 12 November 2024 16:42 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/12/337/3084935/pinjol-QuIR_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Transaksi Pinjol di Jakarta Rp11 Triliun/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/12/337/3084935/pinjol-QuIR_large.jpg</image><title>Transaksi Pinjol di Jakarta Rp11 Triliun/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan bahwa transaksi pinjaman online (Pinjol) di Jakarta mencapai Rp11 triliun. Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara pelatihan literasi digital dengan Tema &amp;quot;Pencegahan dan Penanganan Judi Online di Lingkungan Sekolah dan Masyarakat,&amp;rdquo;.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pinjol untuk DKI itu angkanya sampai Rp11 koma sekian triliun Pak. Jadi ini juga membahayakan,&amp;rdquo; ujar Meutya di Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, pada Selasa (12/11/2024).&#13;
&#13;
Meutya menjelaskan, bahwa jeratan pinjol bisa berdampak negatif terhadap kehidupan masyarakat. Mulai dari memicu pertengkaran rumah tangga yang berujung perceraian hingga bunuh diri.&#13;
&#13;
Saat ini kata dia, jeratan pinjol tidak memandang status ataupun pekerjaan. Hampir semua status sosial ikut melakukan pinjaman online. Baik karyawan, pengusaha, pedagang, pelajar, ibu-ibu rumah tangga hingga aparat penegak hukum.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau pinjol biasanya bukan anak-anaknya. Mungkin orang tuanya karena kebutuhan mendadak, kemudian&amp;nbsp;yang paling mudah pinjol. Tapi diusahakan, dihindari betul,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi akhirnya perceraian bertambah, kemudian bahkan ada yang bunuh diri keluarganya, tetangganya,&amp;rdquo;lanjutnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, dia menambahkan ada 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun yang terpapar judi online. Anak-anak tersebut kata dia, terpapar judi online melalui games di handphone.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena sekarang, tadi kalau datanya di bawah 19 tahun ada 200 ribu yang terlibat. Di bawah 10 tahun ada kurang lebih 80 ribu. Dia pakai akun-akun orang tuanya. Bisa mengakses biasanya lewat games,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan bahwa transaksi pinjaman online (Pinjol) di Jakarta mencapai Rp11 triliun. Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara pelatihan literasi digital dengan Tema &amp;quot;Pencegahan dan Penanganan Judi Online di Lingkungan Sekolah dan Masyarakat,&amp;rdquo;.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pinjol untuk DKI itu angkanya sampai Rp11 koma sekian triliun Pak. Jadi ini juga membahayakan,&amp;rdquo; ujar Meutya di Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, pada Selasa (12/11/2024).&#13;
&#13;
Meutya menjelaskan, bahwa jeratan pinjol bisa berdampak negatif terhadap kehidupan masyarakat. Mulai dari memicu pertengkaran rumah tangga yang berujung perceraian hingga bunuh diri.&#13;
&#13;
Saat ini kata dia, jeratan pinjol tidak memandang status ataupun pekerjaan. Hampir semua status sosial ikut melakukan pinjaman online. Baik karyawan, pengusaha, pedagang, pelajar, ibu-ibu rumah tangga hingga aparat penegak hukum.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau pinjol biasanya bukan anak-anaknya. Mungkin orang tuanya karena kebutuhan mendadak, kemudian&amp;nbsp;yang paling mudah pinjol. Tapi diusahakan, dihindari betul,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi akhirnya perceraian bertambah, kemudian bahkan ada yang bunuh diri keluarganya, tetangganya,&amp;rdquo;lanjutnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, dia menambahkan ada 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun yang terpapar judi online. Anak-anak tersebut kata dia, terpapar judi online melalui games di handphone.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena sekarang, tadi kalau datanya di bawah 19 tahun ada 200 ribu yang terlibat. Di bawah 10 tahun ada kurang lebih 80 ribu. Dia pakai akun-akun orang tuanya. Bisa mengakses biasanya lewat games,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
