<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Respons RK soal Elektabilitas Versi SMRC: Survei Tak Selalu Sama dengan Hasil Akhir</title><description>Calon Gubernur Daerah Khusus Jakarta (DKJ) Nomor Urut 1, Ridwan Kamil tak ambil pusing dengan raihan elektabilitas dari hasil survei teranyar Saiful Mujani Research &amp; Consulting (SMRC).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/13/338/3085485/respons-rk-soal-elektabilitas-versi-smrc-survei-tak-selalu-sama-dengan-hasil-akhir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/13/338/3085485/respons-rk-soal-elektabilitas-versi-smrc-survei-tak-selalu-sama-dengan-hasil-akhir"/><item><title>Respons RK soal Elektabilitas Versi SMRC: Survei Tak Selalu Sama dengan Hasil Akhir</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/13/338/3085485/respons-rk-soal-elektabilitas-versi-smrc-survei-tak-selalu-sama-dengan-hasil-akhir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/13/338/3085485/respons-rk-soal-elektabilitas-versi-smrc-survei-tak-selalu-sama-dengan-hasil-akhir</guid><pubDate>Rabu 13 November 2024 21:00 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/13/338/3085485/ridwan_kamil-MLpe_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ridwan Kamil (Foto : Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/13/338/3085485/ridwan_kamil-MLpe_large.jpg</image><title>Ridwan Kamil (Foto : Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Calon Gubernur Daerah Khusus Jakarta (DKJ) Nomor Urut 1, Ridwan Kamil tak ambil pusing dengan raihan elektabilitas dari hasil survei teranyar Saiful Mujani Research &amp;amp; Consulting (SMRC). Menurutnya, hasil survei tak selalu sama dengan hasil akhir.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari pengalaman, mohon maaf, yang namanya survei tidak selalu lama dengan hasil akhir,&amp;quot; kata Kang Emil sapaan akrabnya, saat ditemui di Kantor DPD Golkar, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2024).&#13;
&#13;
Mantan Gubernur Jawa Barat ini pun mengisahkan pengalamannya kala maju di Pilkada Jabar lalu. Kala itu, ia berkata elektabilitasnya rendah namun, bisa memenangkan pilkada.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya dulu survei hanya 4 persen, menangnya 45 persen. Pak Ahmad Saikhu disurvei H-7 hanya 12 persen, di hari H-nya 28 persen,&amp;quot; kata Kang Emil.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Atas dasar itu, Kang Emil meyakini, hasil survei itu bukanlah penentu dari kemenangan pemilu. Ia mengibaratkan, hasil survei seperti membaca prakiraan cuaca.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi tidak perlu selalu melihat survei sebagai penentu. Dia lebih kayak membaca perkiraan cuaca saja. Kita pakai survei itu sebagai bahan evaluasinya,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Atas dasar itu, Kang Emil mengatakan tak ada strategi khusus untuk menggenjot elektabilitas. Ia mengaku hanya fokus turun ke bawah untuk menyapa masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Enggak (ada strategi khusus), sama saja. Mau elektabilitas nilainya apa, jawabannya sama. Kita kerja keras, di sisa waktu tinggal 10 hari. Kita blusukan double-double, kita menyapa warga double-double,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, lembaga Saiful Mujani Research &amp;amp; Consulting (SMRC) mengeluarkan hasil survei terbaru Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024 periode Oktober hingga November. Dari hasil survei menunjukkan bahwa pasangan Pramono Anung-Rano Karno mendapatkan suara tertinggi.&#13;
&#13;
Dalam survei itu, melakukan pertanyaan seandainya pemilihan langsung Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta dilaksanakan hari ini. Siapa yang akan Ibu/Bapak pilih diantara tiga pasangan calon?&#13;
&#13;
Hasilnya, survei menunjukkan adanya peningkatan signifikan oleh Pramono Anung-Rano Karno, di mana pada survei bulan Oktober sebelumnya tercatat sebesar 41,6%. Kini, memperoleh 46%.&#13;
&#13;
Di posisi kedua, pasangan Ridwan Kamil (RK) dan Suswono (RIDO) yang memperoleh dukungan 39%, naik tipis dari 37,4% pada survei sebelumnya. Sementara itu, pasangan Dharma Pongrekun dan Kun Wardana Abyoto di posisi ketiga dengan dukungan sebesar 5,1%, menurun dari angka sebelumnya yang tercatat 6,6%.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dalam hasil ini terlihat bahwa hanya ada 2 paslon yang bersaing ketat yaitu paslon nomor 1 dan 3. Paslon nomor 3 saat ini unggul dengan elektabilitas 46% sementara paslon nomor urut 1 berada di elektabilitas 39.1%&amp;rdquo; ujar Direktur Riset SMRC, Deni Irvani dalam keterangan rilis survei, Rabu (13/11/2024).&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Calon Gubernur Daerah Khusus Jakarta (DKJ) Nomor Urut 1, Ridwan Kamil tak ambil pusing dengan raihan elektabilitas dari hasil survei teranyar Saiful Mujani Research &amp;amp; Consulting (SMRC). Menurutnya, hasil survei tak selalu sama dengan hasil akhir.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari pengalaman, mohon maaf, yang namanya survei tidak selalu lama dengan hasil akhir,&amp;quot; kata Kang Emil sapaan akrabnya, saat ditemui di Kantor DPD Golkar, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2024).&#13;
&#13;
Mantan Gubernur Jawa Barat ini pun mengisahkan pengalamannya kala maju di Pilkada Jabar lalu. Kala itu, ia berkata elektabilitasnya rendah namun, bisa memenangkan pilkada.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya dulu survei hanya 4 persen, menangnya 45 persen. Pak Ahmad Saikhu disurvei H-7 hanya 12 persen, di hari H-nya 28 persen,&amp;quot; kata Kang Emil.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Atas dasar itu, Kang Emil meyakini, hasil survei itu bukanlah penentu dari kemenangan pemilu. Ia mengibaratkan, hasil survei seperti membaca prakiraan cuaca.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi tidak perlu selalu melihat survei sebagai penentu. Dia lebih kayak membaca perkiraan cuaca saja. Kita pakai survei itu sebagai bahan evaluasinya,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Atas dasar itu, Kang Emil mengatakan tak ada strategi khusus untuk menggenjot elektabilitas. Ia mengaku hanya fokus turun ke bawah untuk menyapa masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Enggak (ada strategi khusus), sama saja. Mau elektabilitas nilainya apa, jawabannya sama. Kita kerja keras, di sisa waktu tinggal 10 hari. Kita blusukan double-double, kita menyapa warga double-double,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, lembaga Saiful Mujani Research &amp;amp; Consulting (SMRC) mengeluarkan hasil survei terbaru Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024 periode Oktober hingga November. Dari hasil survei menunjukkan bahwa pasangan Pramono Anung-Rano Karno mendapatkan suara tertinggi.&#13;
&#13;
Dalam survei itu, melakukan pertanyaan seandainya pemilihan langsung Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta dilaksanakan hari ini. Siapa yang akan Ibu/Bapak pilih diantara tiga pasangan calon?&#13;
&#13;
Hasilnya, survei menunjukkan adanya peningkatan signifikan oleh Pramono Anung-Rano Karno, di mana pada survei bulan Oktober sebelumnya tercatat sebesar 41,6%. Kini, memperoleh 46%.&#13;
&#13;
Di posisi kedua, pasangan Ridwan Kamil (RK) dan Suswono (RIDO) yang memperoleh dukungan 39%, naik tipis dari 37,4% pada survei sebelumnya. Sementara itu, pasangan Dharma Pongrekun dan Kun Wardana Abyoto di posisi ketiga dengan dukungan sebesar 5,1%, menurun dari angka sebelumnya yang tercatat 6,6%.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dalam hasil ini terlihat bahwa hanya ada 2 paslon yang bersaing ketat yaitu paslon nomor 1 dan 3. Paslon nomor 3 saat ini unggul dengan elektabilitas 46% sementara paslon nomor urut 1 berada di elektabilitas 39.1%&amp;rdquo; ujar Direktur Riset SMRC, Deni Irvani dalam keterangan rilis survei, Rabu (13/11/2024).&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
