<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puluhan Rumah Warga Rusak Terendam Banjir di Sijunjung Sumbar</title><description>Puluhan rumah warga mengalami kerusakan akibat terendam banjir di Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Peristiwa itu sendiri terjadi pada Senin, 11 November 2024. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/13/340/3085193/puluhan-rumah-warga-rusak-terendam-banjir-di-sijunjung-sumbar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/13/340/3085193/puluhan-rumah-warga-rusak-terendam-banjir-di-sijunjung-sumbar"/><item><title>Puluhan Rumah Warga Rusak Terendam Banjir di Sijunjung Sumbar</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/13/340/3085193/puluhan-rumah-warga-rusak-terendam-banjir-di-sijunjung-sumbar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/13/340/3085193/puluhan-rumah-warga-rusak-terendam-banjir-di-sijunjung-sumbar</guid><pubDate>Rabu 13 November 2024 11:26 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/13/340/3085193/rumah_warga_rusak_terendam_banjir-t2IQ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah Warga Rusak Terendam Banjir. Foto: Dok BNPB.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/13/340/3085193/rumah_warga_rusak_terendam_banjir-t2IQ_large.jpg</image><title>Rumah Warga Rusak Terendam Banjir. Foto: Dok BNPB.</title></images><description>JAKARTA - Puluhan rumah warga mengalami kerusakan akibat terendam banjir di Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Peristiwa itu sendiri terjadi pada Senin, 11 November 2024.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat satu rumah warga mengalami rusak berat dan 21 lainnya rusak ringan. Sedangkan rumah yang terendam, data sementara mencapai 651 unit.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kejadian pada Senin malam lalu itu tidak mengakibatkan adanya korban jiwa,&amp;rdquo; kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Rabu (13/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Aam sapaan akrabnya mengatakan bahwa saat ini banjir telah surut. BPBD bersama dinas terkait dan masyarakat sedang melakukan pembersihan lumpur, material kayu dan sampah lain yang terbawa arus air.&#13;
&#13;
Wilayah banjir terpantau terjadi di beberapa nagari pada Kecamatan Kudus. Sejumlah nagari terdampak peristiwa tersebut yaitu di Nagari Unggan, Silantai, Sumpur Kudus, Sumpur Kudus Selatan, Manganti dan Sisawah.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebanyak 651 KK atau 2.539 warga terdampak di daerah tersebut. Namun demikian, tidak ada laporan dari BPBD setempat mengenai warga yang mengungsi ke tempat aman.&#13;
&#13;
Bencana banjir ini terjadi setelah adanya hujan lebat sehingga debit air Sungai Batang Unggan meluap. Ketika peristiwa terjadi, jaringan listrik dan telepon sempat terputus. Pihak terkait memulihkan kembali fasilitas tersebut.&#13;
&#13;
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap banjir susulan. Prakiraan cuaca pada hari ini dan esok (14/11), wilayah Sijunjung masih berpotensi hujan ringan hingga hujan petir.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Puluhan rumah warga mengalami kerusakan akibat terendam banjir di Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Peristiwa itu sendiri terjadi pada Senin, 11 November 2024.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat satu rumah warga mengalami rusak berat dan 21 lainnya rusak ringan. Sedangkan rumah yang terendam, data sementara mencapai 651 unit.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kejadian pada Senin malam lalu itu tidak mengakibatkan adanya korban jiwa,&amp;rdquo; kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Rabu (13/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Aam sapaan akrabnya mengatakan bahwa saat ini banjir telah surut. BPBD bersama dinas terkait dan masyarakat sedang melakukan pembersihan lumpur, material kayu dan sampah lain yang terbawa arus air.&#13;
&#13;
Wilayah banjir terpantau terjadi di beberapa nagari pada Kecamatan Kudus. Sejumlah nagari terdampak peristiwa tersebut yaitu di Nagari Unggan, Silantai, Sumpur Kudus, Sumpur Kudus Selatan, Manganti dan Sisawah.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebanyak 651 KK atau 2.539 warga terdampak di daerah tersebut. Namun demikian, tidak ada laporan dari BPBD setempat mengenai warga yang mengungsi ke tempat aman.&#13;
&#13;
Bencana banjir ini terjadi setelah adanya hujan lebat sehingga debit air Sungai Batang Unggan meluap. Ketika peristiwa terjadi, jaringan listrik dan telepon sempat terputus. Pihak terkait memulihkan kembali fasilitas tersebut.&#13;
&#13;
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap banjir susulan. Prakiraan cuaca pada hari ini dan esok (14/11), wilayah Sijunjung masih berpotensi hujan ringan hingga hujan petir.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
