<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>7 Tahanan Narkoba Kabur, Komisi XIII DPR Sidak Rutan Salemba Jakpus!</title><description>Kegiatan sidak ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/14/337/3085585/7-tahanan-narkoba-kabur-komisi-xiii-dpr-sidak-rutan-salemba-jakpus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/14/337/3085585/7-tahanan-narkoba-kabur-komisi-xiii-dpr-sidak-rutan-salemba-jakpus"/><item><title>7 Tahanan Narkoba Kabur, Komisi XIII DPR Sidak Rutan Salemba Jakpus!</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/14/337/3085585/7-tahanan-narkoba-kabur-komisi-xiii-dpr-sidak-rutan-salemba-jakpus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/14/337/3085585/7-tahanan-narkoba-kabur-komisi-xiii-dpr-sidak-rutan-salemba-jakpus</guid><pubDate>Kamis 14 November 2024 10:13 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/14/337/3085585/viral-r24a_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">7 Tahanan Kabur, Komisi XIII DPR Sidak Rutan Salemba Jakpus/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/14/337/3085585/viral-r24a_large.jpg</image><title>7 Tahanan Kabur, Komisi XIII DPR Sidak Rutan Salemba Jakpus/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Komisi XIII DPR RI melakukan sidak ke Rumah Tahanan (Rutan) Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2024) pagi. Kegiatan sidak ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya.&#13;
&#13;
Willy mengatakan, bahwa kedatangan Komisi XIII untuk mengetahui perkembangan yang terjadi di Rutan Salemba.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemarin setelah koordinasi antar pimpinan dan anggota melihat perkembangan yang terjadi, kami memutuskan untuk melakukan sidak,&amp;quot; ujar Willy Aditya di Rutan Salemba, Jakarta Pusat.&#13;
&#13;
Lebih lanjut dia mengatakan, sidak dilakukan untuk menimbulkan spirit Rutan Salemba dalam meningkatkan pelayanan hingga memberikan fasilitas yang lebih baik dan memanusiakan manusia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Spiritnya adalah bagaimana pelayanan yanh jauh lebih baik yang lebih memanusiakan manusia dan lain-lain sebagainya,&amp;quot; ujar dia.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, sidak ini dilakukan untuk mengetahui kondisi dari Rutan Salemba Jakarta Pusat usai 7 tahanan kabur.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Banyak hal (yang di cek). Satu faktor kenapa bisa lari, kedua bagaimana kapasitas, habis itu tenaga sumber daya manusia yang ada di sini bagaimana,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, sebanyak tujuh narapidana narkoba kabur dari rumah tahanan (Rutan) Kelas I Salemba, Jakarta Pusat pada Selasa kemarin. Ketujuh narapidana itu kabur saat memanfaatkan jeda waktu pergantian shift atau jam kerja antara petugas rutan malam ke pagi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ketahuannya itu pukul 07.50 WIB sekian menit. Itu pada saat dilakukan serah terima jaga antara jaga malam dengan regu jaga yang akan bertugas pada pagi hari itu,&amp;rdquo; kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta Tonny Nainggolan Rabu (13/11/2024).&#13;
&#13;
Tonny menerangkan, ketujuh napi tersebut baru diketahui kabur saat petugas rutan melakukan pemeriksaan ke kamar para napi itu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di salah satu kamar, di kamar 16 blok S tepatnya, ditemukan pintu dalam keadaan terkunci dari dalam. Nah (pintu) terpaksa didobrak,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, saat didobrak tersebut petugas mendapati bahwa kamar yang biasa diisi oleh napi tersebut kosong dan terali jendela ventilasi sudah terpotong.&#13;
&#13;
Saat ini, lanjut Tonny, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memburu para narapidana yang kabur tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita sudah meminta bantuan ke pihak Kepolisian dan memberitahukan ke pihak Kejaksaan dan Pengadilan yang sedang memproses perkara yang bersangkutan,&amp;rdquo; jelas dia.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi XIII DPR RI melakukan sidak ke Rumah Tahanan (Rutan) Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2024) pagi. Kegiatan sidak ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya.&#13;
&#13;
Willy mengatakan, bahwa kedatangan Komisi XIII untuk mengetahui perkembangan yang terjadi di Rutan Salemba.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemarin setelah koordinasi antar pimpinan dan anggota melihat perkembangan yang terjadi, kami memutuskan untuk melakukan sidak,&amp;quot; ujar Willy Aditya di Rutan Salemba, Jakarta Pusat.&#13;
&#13;
Lebih lanjut dia mengatakan, sidak dilakukan untuk menimbulkan spirit Rutan Salemba dalam meningkatkan pelayanan hingga memberikan fasilitas yang lebih baik dan memanusiakan manusia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Spiritnya adalah bagaimana pelayanan yanh jauh lebih baik yang lebih memanusiakan manusia dan lain-lain sebagainya,&amp;quot; ujar dia.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, sidak ini dilakukan untuk mengetahui kondisi dari Rutan Salemba Jakarta Pusat usai 7 tahanan kabur.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Banyak hal (yang di cek). Satu faktor kenapa bisa lari, kedua bagaimana kapasitas, habis itu tenaga sumber daya manusia yang ada di sini bagaimana,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, sebanyak tujuh narapidana narkoba kabur dari rumah tahanan (Rutan) Kelas I Salemba, Jakarta Pusat pada Selasa kemarin. Ketujuh narapidana itu kabur saat memanfaatkan jeda waktu pergantian shift atau jam kerja antara petugas rutan malam ke pagi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ketahuannya itu pukul 07.50 WIB sekian menit. Itu pada saat dilakukan serah terima jaga antara jaga malam dengan regu jaga yang akan bertugas pada pagi hari itu,&amp;rdquo; kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta Tonny Nainggolan Rabu (13/11/2024).&#13;
&#13;
Tonny menerangkan, ketujuh napi tersebut baru diketahui kabur saat petugas rutan melakukan pemeriksaan ke kamar para napi itu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di salah satu kamar, di kamar 16 blok S tepatnya, ditemukan pintu dalam keadaan terkunci dari dalam. Nah (pintu) terpaksa didobrak,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, saat didobrak tersebut petugas mendapati bahwa kamar yang biasa diisi oleh napi tersebut kosong dan terali jendela ventilasi sudah terpotong.&#13;
&#13;
Saat ini, lanjut Tonny, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memburu para narapidana yang kabur tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita sudah meminta bantuan ke pihak Kepolisian dan memberitahukan ke pihak Kejaksaan dan Pengadilan yang sedang memproses perkara yang bersangkutan,&amp;rdquo; jelas dia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
