<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M5,2 Guncang Pesisir Barat Lampung, BMKG Ungkap Penyebabnya</title><description>Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan kekuatan M5,2 mengguncang Pesisir Barat, Lampung, Jumat (15/11/2024), sekira pukul 02.08. WIB.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/15/340/3085958/gempa-m5-2-guncang-pesisir-barat-lampung-bmkg-ungkap-penyebabnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/15/340/3085958/gempa-m5-2-guncang-pesisir-barat-lampung-bmkg-ungkap-penyebabnya"/><item><title>Gempa M5,2 Guncang Pesisir Barat Lampung, BMKG Ungkap Penyebabnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/15/340/3085958/gempa-m5-2-guncang-pesisir-barat-lampung-bmkg-ungkap-penyebabnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/15/340/3085958/gempa-m5-2-guncang-pesisir-barat-lampung-bmkg-ungkap-penyebabnya</guid><pubDate>Jum'at 15 November 2024 06:34 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/15/340/3085958/iliustrasi_gempa_bumi-uLIg_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Iliustrasi Gempa Bumi. Foto: Dok Okezone. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/15/340/3085958/iliustrasi_gempa_bumi-uLIg_large.jpeg</image><title>Iliustrasi Gempa Bumi. Foto: Dok Okezone. </title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan kekuatan M5,2 mengguncang Pesisir Barat, Lampung, Jumat (15/11/2024), sekira pukul 02.08. WIB.&#13;
&#13;
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,2. Episenter terletak pada koordinat 6,33&amp;deg; LS ; 104,04&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 118 Km arah Barat Daya Tanggamus, Lampung pada kedalaman 86 km.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya deformasi batuan dalam lempeng Indo-Australia (intra-slab). Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust),&amp;rdquo; ujar Direktur Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Bengkunat dan Cukuh Balak dengan skala intensitas II-III MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
Hingga pukul 02.36 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Daryono mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan kekuatan M5,2 mengguncang Pesisir Barat, Lampung, Jumat (15/11/2024), sekira pukul 02.08. WIB.&#13;
&#13;
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,2. Episenter terletak pada koordinat 6,33&amp;deg; LS ; 104,04&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 118 Km arah Barat Daya Tanggamus, Lampung pada kedalaman 86 km.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya deformasi batuan dalam lempeng Indo-Australia (intra-slab). Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust),&amp;rdquo; ujar Direktur Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Bengkunat dan Cukuh Balak dengan skala intensitas II-III MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
Hingga pukul 02.36 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Daryono mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
