<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lapor Polda Jateng, Kubu Luthfi-Yasin Murka Buntut Hoaks Gambar TNI Diikat Polisi</title><description>Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dan Gus Yasin, menjadi korban penyebaran hoaks.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/17/512/3086807/lapor-polda-jateng-kubu-luthfi-yasin-murka-buntut-hoaks-gambar-tni-diikat-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/17/512/3086807/lapor-polda-jateng-kubu-luthfi-yasin-murka-buntut-hoaks-gambar-tni-diikat-polisi"/><item><title>Lapor Polda Jateng, Kubu Luthfi-Yasin Murka Buntut Hoaks Gambar TNI Diikat Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/17/512/3086807/lapor-polda-jateng-kubu-luthfi-yasin-murka-buntut-hoaks-gambar-tni-diikat-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/17/512/3086807/lapor-polda-jateng-kubu-luthfi-yasin-murka-buntut-hoaks-gambar-tni-diikat-polisi</guid><pubDate>Minggu 17 November 2024 22:30 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/17/512/3086807/hoaks-xSPO_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kubu Luthfi-Yasin lapor Polda Jateng buntut hoaks gambar TNI diikat polisi (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/17/512/3086807/hoaks-xSPO_large.jpg</image><title>Kubu Luthfi-Yasin lapor Polda Jateng buntut hoaks gambar TNI diikat polisi (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dan Taj&amp;nbsp;Yasin, menjadi sasaran penyebaran hoaks. Sebuah gambar ilustrasi bernada provokatif tersebar melalui media sosial dan menimbulkan keresahan.&#13;
&#13;
Ilustrasi tersebut menampilkan sosok diduga anggota TNI dalam keadaan terikat, sementara sosok diduga berseragam Polri tampak berdiri di belakangnya. Di gambar tersebut terdapat tulisan provokatif yang berbunyi, &amp;quot;Jateng Pilih Polisi, Gak Butuh Loreng TNI, Ayo Coblos Ahmad Luthfi,&amp;quot; yang bertujuan memancing emosi publik.&#13;
&#13;
Dewan Pembina Tim Pemenangan pasangan Luthfi-Yasin, Letjen TNI (Purn) Bakti Agus Fadjari, angkat bicara terkait hal ini. Ia mengecam tindakan pihak-pihak yang menyebarkan gambar hoaks yang berpotensi memecah belah hubungan baik antara TNI dan Polri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami dari Tim 02 tidak mungkin menyebarkan gambar yang mempertentangkan antara TNI dan Polri. Saya sendiri seorang tentara, tidak mungkin saya menistakan diri sendiri atau institusi TNI-Polri yang harus kita jaga bersama,&amp;rdquo; tegas Bakti Agus saat kampanye akbar di Benteng Vastenburg, Solo, dikutip dari keterangannya, Minggu (17/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bakti Agus juga mengimbau masyarakat dan media agar tidak mudah termakan oleh informasi yang bersifat provokatif dan menyesatkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tolong masyarakat paham bahwa ini adalah berita tidak benar. Kami telah melaporkan sebaran gambar ilustrasi tersebut ke Polda Jawa Tengah, dan kasus ini tengah ditangani sesuai hukum yang berlaku,&amp;rdquo; ujar Mantan Pangdam IV/ Diponegoro itu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia mengingatkan, bahwa hubungan harmonis antara TNI dan Polri adalah kunci stabilitas negara.&#13;
Menurutnya, segala upaya yang bertujuan memprovokasi atau menciptakan ketegangan antara kedua institusi tersebut merupakan ancaman terhadap persatuan bangsa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selama ini, kami saling menjaga antara TNI dan Polri. Siapa pun yang mencoba membenturkan kedua institusi ini, jelas tidak memiliki niat baik untuk bangsa dan negara,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
Ilustrasi tersebut masih tersebar di platform TikTok dalam seminggu terakhir melalui dua akun, yaitu relawankomjenluthfi dan RelawanLuthfi. Solo.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dan Taj&amp;nbsp;Yasin, menjadi sasaran penyebaran hoaks. Sebuah gambar ilustrasi bernada provokatif tersebar melalui media sosial dan menimbulkan keresahan.&#13;
&#13;
Ilustrasi tersebut menampilkan sosok diduga anggota TNI dalam keadaan terikat, sementara sosok diduga berseragam Polri tampak berdiri di belakangnya. Di gambar tersebut terdapat tulisan provokatif yang berbunyi, &amp;quot;Jateng Pilih Polisi, Gak Butuh Loreng TNI, Ayo Coblos Ahmad Luthfi,&amp;quot; yang bertujuan memancing emosi publik.&#13;
&#13;
Dewan Pembina Tim Pemenangan pasangan Luthfi-Yasin, Letjen TNI (Purn) Bakti Agus Fadjari, angkat bicara terkait hal ini. Ia mengecam tindakan pihak-pihak yang menyebarkan gambar hoaks yang berpotensi memecah belah hubungan baik antara TNI dan Polri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami dari Tim 02 tidak mungkin menyebarkan gambar yang mempertentangkan antara TNI dan Polri. Saya sendiri seorang tentara, tidak mungkin saya menistakan diri sendiri atau institusi TNI-Polri yang harus kita jaga bersama,&amp;rdquo; tegas Bakti Agus saat kampanye akbar di Benteng Vastenburg, Solo, dikutip dari keterangannya, Minggu (17/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bakti Agus juga mengimbau masyarakat dan media agar tidak mudah termakan oleh informasi yang bersifat provokatif dan menyesatkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tolong masyarakat paham bahwa ini adalah berita tidak benar. Kami telah melaporkan sebaran gambar ilustrasi tersebut ke Polda Jawa Tengah, dan kasus ini tengah ditangani sesuai hukum yang berlaku,&amp;rdquo; ujar Mantan Pangdam IV/ Diponegoro itu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia mengingatkan, bahwa hubungan harmonis antara TNI dan Polri adalah kunci stabilitas negara.&#13;
Menurutnya, segala upaya yang bertujuan memprovokasi atau menciptakan ketegangan antara kedua institusi tersebut merupakan ancaman terhadap persatuan bangsa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selama ini, kami saling menjaga antara TNI dan Polri. Siapa pun yang mencoba membenturkan kedua institusi ini, jelas tidak memiliki niat baik untuk bangsa dan negara,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
Ilustrasi tersebut masih tersebar di platform TikTok dalam seminggu terakhir melalui dua akun, yaitu relawankomjenluthfi dan RelawanLuthfi. Solo.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
