<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sentuhan Kemanusiaan Ahmad Ali di Balik Kampanye</title><description>Malam itu, Lapangan Abadi, Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, membeku sejenak. Di tengah riuhnya kampanye, sepasang mata bertemu antara seorang calon Gubernur dan seorang pria berkaki satu.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/19/1/3087403/sentuhan-kemanusiaan-ahmad-ali-di-balik-kampanye</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/19/1/3087403/sentuhan-kemanusiaan-ahmad-ali-di-balik-kampanye"/><item><title>Sentuhan Kemanusiaan Ahmad Ali di Balik Kampanye</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/19/1/3087403/sentuhan-kemanusiaan-ahmad-ali-di-balik-kampanye</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/19/1/3087403/sentuhan-kemanusiaan-ahmad-ali-di-balik-kampanye</guid><pubDate>Selasa 19 November 2024 15:41 WIB</pubDate><dc:creator>Caesar Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/19/1/3087403/sentuhan_kemanusiaan_ahmad_ali_di_balik_kampanye-FAtf_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sentuhan Kemanusiaan Ahmad Ali di Balik Kampanye. Foto: Caesar Pratama. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/19/1/3087403/sentuhan_kemanusiaan_ahmad_ali_di_balik_kampanye-FAtf_large.jpg</image><title>Sentuhan Kemanusiaan Ahmad Ali di Balik Kampanye. Foto: Caesar Pratama. </title></images><description>PALU - Malam itu, Lapangan Abadi, Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, membeku sejenak. Di tengah riuhnya kampanye, sepasang mata bertemu antara seorang calon Gubernur dan seorang pria berkaki satu.&#13;
&#13;
Roni Launi (39 tahun) adalah potret ketangguhan. Kecelakaan motor telah merampas separuh kaki kanannya, memaksanya menjalani hidup dengan tongkat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun, dalam keterbatasannya, ia datang dengan semangat yang tak terbendung, ingin mendengar orasi &amp;quot;Harapan Baru&amp;quot; yang dijanjikan calon Gubernur Sulawesi Tengah nomor urut 1, Ahmad HM Ali.&#13;
&#13;
Ketika Ahmad Ali turun dari panggung, ia tak sekadar melewati kerumunan. Matanya tertangkap sosok Roni, pria sederhana yang tetap teguh menghadapi nasib.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tanpa protokoler, ia menghampiri, merangkul, dan mendengarkan kisah hidup Roni.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita harus bangkit bersama dan tidak boleh ada yang tertinggal,&amp;quot; ucap Ahmad Ali, yang saat itu tidak hanya berbicara sebagai calon pemimpin, tetapi sebagai manusia, dikutip Selasa (19/11/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Yayasan Insan Cita Indonesia (ICI) yang didirikannya segera bergerak. Bukan sekadar janji, Ahmad Ali langsung menginstruksikan timnya untuk membuatkan kaki palsu berkualitas terbaik untuk Roni.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hal itu sebuah komitmen nyata yang melampaui retorika politik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya tidak menyangka bisa data bantuan langsung dari Pak Ahmad Ali. Terima kasih,&amp;rdquo; ujar Roni, air mata membasahi pipinya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Baginya, kaki palsu itu lebih dari sekadar alat bantu. Namun sebagai simbol bahwa masih ada yang peduli kepadanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Jejak kemanusiaan Ahmad Ali tak hanya malam itu, Pada 2018 silam, ia telah membuktikan kepeduliannya kepada korban gempa, tsunami, dan likuefaksi di Palu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Setiap tindakannya mengukir makna bahwa politik sejatinya adalah tentang pemberdayaan.&#13;
&#13;
Di Lapangan Abadi itu, di antara ribuan pasang mata, Ahmad Ali memperlihatkan bahwa kepemimpinan bukanlah tentang pidato atau janji, melainkan sentuhan kemanusiaan yang mampu mengubah hidup.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita semua bisa bangkit dan maju bersama,&amp;quot; tegas Ahmad Ali.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam momen itu, &amp;quot;Harapan Baru&amp;quot; tidak lagi sekadar tagline Ahmad Ali bersama calon Wakil Gubernur Abdul Karim Aljufri, namun telah menjadi kenyataan.&#13;
</description><content:encoded>PALU - Malam itu, Lapangan Abadi, Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, membeku sejenak. Di tengah riuhnya kampanye, sepasang mata bertemu antara seorang calon Gubernur dan seorang pria berkaki satu.&#13;
&#13;
Roni Launi (39 tahun) adalah potret ketangguhan. Kecelakaan motor telah merampas separuh kaki kanannya, memaksanya menjalani hidup dengan tongkat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun, dalam keterbatasannya, ia datang dengan semangat yang tak terbendung, ingin mendengar orasi &amp;quot;Harapan Baru&amp;quot; yang dijanjikan calon Gubernur Sulawesi Tengah nomor urut 1, Ahmad HM Ali.&#13;
&#13;
Ketika Ahmad Ali turun dari panggung, ia tak sekadar melewati kerumunan. Matanya tertangkap sosok Roni, pria sederhana yang tetap teguh menghadapi nasib.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tanpa protokoler, ia menghampiri, merangkul, dan mendengarkan kisah hidup Roni.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita harus bangkit bersama dan tidak boleh ada yang tertinggal,&amp;quot; ucap Ahmad Ali, yang saat itu tidak hanya berbicara sebagai calon pemimpin, tetapi sebagai manusia, dikutip Selasa (19/11/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Yayasan Insan Cita Indonesia (ICI) yang didirikannya segera bergerak. Bukan sekadar janji, Ahmad Ali langsung menginstruksikan timnya untuk membuatkan kaki palsu berkualitas terbaik untuk Roni.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hal itu sebuah komitmen nyata yang melampaui retorika politik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya tidak menyangka bisa data bantuan langsung dari Pak Ahmad Ali. Terima kasih,&amp;rdquo; ujar Roni, air mata membasahi pipinya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Baginya, kaki palsu itu lebih dari sekadar alat bantu. Namun sebagai simbol bahwa masih ada yang peduli kepadanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Jejak kemanusiaan Ahmad Ali tak hanya malam itu, Pada 2018 silam, ia telah membuktikan kepeduliannya kepada korban gempa, tsunami, dan likuefaksi di Palu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Setiap tindakannya mengukir makna bahwa politik sejatinya adalah tentang pemberdayaan.&#13;
&#13;
Di Lapangan Abadi itu, di antara ribuan pasang mata, Ahmad Ali memperlihatkan bahwa kepemimpinan bukanlah tentang pidato atau janji, melainkan sentuhan kemanusiaan yang mampu mengubah hidup.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita semua bisa bangkit dan maju bersama,&amp;quot; tegas Ahmad Ali.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam momen itu, &amp;quot;Harapan Baru&amp;quot; tidak lagi sekadar tagline Ahmad Ali bersama calon Wakil Gubernur Abdul Karim Aljufri, namun telah menjadi kenyataan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
