<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saksi Paslon Jimad Sakteh Tewas Dicarok, Bawaslu: Jangan Pilkada Ditukar dengan Nyawa!</title><description>Polisi juga telah mengamankan pelaku yang terlibat carok.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/19/337/3087502/saksi-paslon-jimad-sakteh-tewas-dicarok-bawaslu-jangan-pilkada-ditukar-dengan-nyawa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/19/337/3087502/saksi-paslon-jimad-sakteh-tewas-dicarok-bawaslu-jangan-pilkada-ditukar-dengan-nyawa"/><item><title>Saksi Paslon Jimad Sakteh Tewas Dicarok, Bawaslu: Jangan Pilkada Ditukar dengan Nyawa!</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/19/337/3087502/saksi-paslon-jimad-sakteh-tewas-dicarok-bawaslu-jangan-pilkada-ditukar-dengan-nyawa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/19/337/3087502/saksi-paslon-jimad-sakteh-tewas-dicarok-bawaslu-jangan-pilkada-ditukar-dengan-nyawa</guid><pubDate>Selasa 19 November 2024 18:56 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/19/337/3087502/viral-1fei_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saksi Paslon Jimad Sakteh Tewas Dicarok, Bawaslu:&amp;nbsp; Jangan Pilkada Ditukar dengan Nyawa!</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/19/337/3087502/viral-1fei_large.jpg</image><title>Saksi Paslon Jimad Sakteh Tewas Dicarok, Bawaslu:&amp;nbsp; Jangan Pilkada Ditukar dengan Nyawa!</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Peristiwa pembacokan terhadap saksi dari pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Slamet Junaidi-Ahmad Mahfudz atau Jimad Sakteh&amp;nbsp;menggemparkan Sampang, Madura, Jawa Timur. Polisi juga telah mengamankan pelaku yang terlibat carok.&#13;
&#13;
Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan, wilayah Sampang, Madura jadi titik kerawanan di Pilkada serentak 2024. Atas kerawanan wilayah tersebut, Bawaslu pun telah memprediksi bakal ada kejadian yang tidak inginkan.&#13;
&#13;
Seperti halnya insiden berdarah yang menewaskan saksi salah satu pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sampang inisial JSP.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau Madura, Sampang itu termasuk daerah paling rawan, terindeks kerawanan pilkada pada pilihan kepala daerah tahun ini, 2024. Jadi sudah kita prediksikan akan ada hal-hal yang kemungkinan ada clash di antara akar rumput yang seharusnya tidak terjadi,&amp;quot; kata Bagja kepada wartawan di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Selasa (19/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Perbedaan pilihan dalam pilkada ini kata dia, merupakan hal yang biasa. Maka dari itu seharusnya tidak boleh ada nyawa melayang akibat perbedaan pilihan.&#13;
&#13;
Apalagi kata Bagja pemilihan calon kepala daerah ini merupakan proses penggantian kekuasaan secara damai. Maka tak ada kaitannya dengan kekerasan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak harus juga kemudian ditukar dengan nyawa. Ini hal yang tidak sepadan dan juga jangan sampai karena berbeda pendapat kemudian melakukan kekerasan itu yang dihindari dari pilkada,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Maka dari itu pihaknya sangat menyesali peristiwa yang terjadi di Sampang tersebut. Kini kasus tersebut telah mendapatkan pengawasan dari pihak kepolisian setempat.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Pol Imam Sugianto,&amp;nbsp;menjelaskan, kronologi insiden berdarah tersebut berawal saat salah satu rombongan relawan bersama calon Bupati Sampang, Slamet Djunaidi kunjungan silaturahmi dengan tokoh setempat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Usai acara, rombongan ini membubarkan diri, namun tiba-tiba di jalan keluar rumah diadang oleh sekelompok orang membawa celurit. Calon Bupati Sampang nomor urut 02 itu kemudian menghindar melalui jalan lain.&#13;
&#13;
&amp;quot;Awalnya pada Minggu (17/11/2024) pasangan 02 Pak Haji Slamet Djunaidi silaturahim ke Kiai Mualif. Keluar dari kediaman pesantren Kiai Mualif tiba-tiba rombongan 02 dicegat oleh orang-orang yang kita belum tahu dari mana,&amp;quot; kata Imam dalam konferensi pers di Polres Sampang, Senin (18/11/2024).&#13;
&#13;
Saat ini, kata dia salah satu pelaku pembacokan berinisial FS sudah ditangkap dan ditahan di Polda Jatim. Sementara para pelaku lainnya masih diburu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelaku lebih dari satu dan baru ketangkap satu orang. Sekarang ada empat yang sedang bekerja mengejar pelaku-pelaku yang lain,&amp;quot;pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Peristiwa pembacokan terhadap saksi dari pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Slamet Junaidi-Ahmad Mahfudz atau Jimad Sakteh&amp;nbsp;menggemparkan Sampang, Madura, Jawa Timur. Polisi juga telah mengamankan pelaku yang terlibat carok.&#13;
&#13;
Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan, wilayah Sampang, Madura jadi titik kerawanan di Pilkada serentak 2024. Atas kerawanan wilayah tersebut, Bawaslu pun telah memprediksi bakal ada kejadian yang tidak inginkan.&#13;
&#13;
Seperti halnya insiden berdarah yang menewaskan saksi salah satu pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sampang inisial JSP.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau Madura, Sampang itu termasuk daerah paling rawan, terindeks kerawanan pilkada pada pilihan kepala daerah tahun ini, 2024. Jadi sudah kita prediksikan akan ada hal-hal yang kemungkinan ada clash di antara akar rumput yang seharusnya tidak terjadi,&amp;quot; kata Bagja kepada wartawan di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Selasa (19/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Perbedaan pilihan dalam pilkada ini kata dia, merupakan hal yang biasa. Maka dari itu seharusnya tidak boleh ada nyawa melayang akibat perbedaan pilihan.&#13;
&#13;
Apalagi kata Bagja pemilihan calon kepala daerah ini merupakan proses penggantian kekuasaan secara damai. Maka tak ada kaitannya dengan kekerasan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak harus juga kemudian ditukar dengan nyawa. Ini hal yang tidak sepadan dan juga jangan sampai karena berbeda pendapat kemudian melakukan kekerasan itu yang dihindari dari pilkada,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Maka dari itu pihaknya sangat menyesali peristiwa yang terjadi di Sampang tersebut. Kini kasus tersebut telah mendapatkan pengawasan dari pihak kepolisian setempat.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Pol Imam Sugianto,&amp;nbsp;menjelaskan, kronologi insiden berdarah tersebut berawal saat salah satu rombongan relawan bersama calon Bupati Sampang, Slamet Djunaidi kunjungan silaturahmi dengan tokoh setempat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Usai acara, rombongan ini membubarkan diri, namun tiba-tiba di jalan keluar rumah diadang oleh sekelompok orang membawa celurit. Calon Bupati Sampang nomor urut 02 itu kemudian menghindar melalui jalan lain.&#13;
&#13;
&amp;quot;Awalnya pada Minggu (17/11/2024) pasangan 02 Pak Haji Slamet Djunaidi silaturahim ke Kiai Mualif. Keluar dari kediaman pesantren Kiai Mualif tiba-tiba rombongan 02 dicegat oleh orang-orang yang kita belum tahu dari mana,&amp;quot; kata Imam dalam konferensi pers di Polres Sampang, Senin (18/11/2024).&#13;
&#13;
Saat ini, kata dia salah satu pelaku pembacokan berinisial FS sudah ditangkap dan ditahan di Polda Jatim. Sementara para pelaku lainnya masih diburu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelaku lebih dari satu dan baru ketangkap satu orang. Sekarang ada empat yang sedang bekerja mengejar pelaku-pelaku yang lain,&amp;quot;pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
