<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Pelemparan Bus Transjakarta di Lenteng Agung Berujung Damai, Pelaku Bayar Ganti Rugi Rp13 Juta&amp;nbsp;</title><description>Kasus pelemparan batu ke armada bus Transjakarta di Jalan Raya Lenteng Agung mengarah ke Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan berujung damai. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/19/338/3087277/kasus-pelemparan-bus-transjakarta-di-lenteng-agung-berujung-damai-pelaku-bayar-ganti-rugi-rp13-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/19/338/3087277/kasus-pelemparan-bus-transjakarta-di-lenteng-agung-berujung-damai-pelaku-bayar-ganti-rugi-rp13-juta"/><item><title>Kasus Pelemparan Bus Transjakarta di Lenteng Agung Berujung Damai, Pelaku Bayar Ganti Rugi Rp13 Juta&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/19/338/3087277/kasus-pelemparan-bus-transjakarta-di-lenteng-agung-berujung-damai-pelaku-bayar-ganti-rugi-rp13-juta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/19/338/3087277/kasus-pelemparan-bus-transjakarta-di-lenteng-agung-berujung-damai-pelaku-bayar-ganti-rugi-rp13-juta</guid><pubDate>Selasa 19 November 2024 10:32 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/19/338/3087277/bus_transjakarta-LNVe_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bus TransJakarta (foto: Okezone) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/19/338/3087277/bus_transjakarta-LNVe_large.jpg</image><title>Bus TransJakarta (foto: Okezone) </title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kasus pelemparan batu ke armada bus Transjakarta di Jalan Raya Lenteng Agung mengarah ke Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan berujung damai.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pelaku HE (49) akhirnya bersedia membayar ganti rugi atas aksi pelemparan itu senilai Rp13 juta kepada pihak Transjakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Betul. Terima kasih kepada polsek Jagakarsa yang sudah menangani kasus ini. Saat ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan,&amp;quot; kata Kadep Humas dan CSR PT Transjakarta, Ayu Wardhani saat dikonfirmasi, Selasa (19/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Estimasi Rp13 juta untuk kaca yang pecah,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ayu membeberkan, armada bus Transjakarta dengan nomor lambung 672 saat ini masih dalam perbaikan, dan belum beroperasi kembali.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi tentu ada kerugian lain, bus TJ 672 belum kembali beroperasi melayani pelanggan sejak kejadian, sampai dengan hari ini,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Ayu berharap aksi pelemparan batu ke kaca bus Transjakarta menjadi pembelajaran agar tidak merugikan pihak lain.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semoga menjadi pelajaran untuk semua orang, agar tidak melakukan hal yang sama dan merugikan pelayanan publik,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kasus pelemparan batu ke armada bus Transjakarta di Jalan Raya Lenteng Agung mengarah ke Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan berujung damai.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pelaku HE (49) akhirnya bersedia membayar ganti rugi atas aksi pelemparan itu senilai Rp13 juta kepada pihak Transjakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Betul. Terima kasih kepada polsek Jagakarsa yang sudah menangani kasus ini. Saat ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan,&amp;quot; kata Kadep Humas dan CSR PT Transjakarta, Ayu Wardhani saat dikonfirmasi, Selasa (19/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Estimasi Rp13 juta untuk kaca yang pecah,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ayu membeberkan, armada bus Transjakarta dengan nomor lambung 672 saat ini masih dalam perbaikan, dan belum beroperasi kembali.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi tentu ada kerugian lain, bus TJ 672 belum kembali beroperasi melayani pelanggan sejak kejadian, sampai dengan hari ini,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Ayu berharap aksi pelemparan batu ke kaca bus Transjakarta menjadi pembelajaran agar tidak merugikan pihak lain.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semoga menjadi pelajaran untuk semua orang, agar tidak melakukan hal yang sama dan merugikan pelayanan publik,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
