<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Komentari Tragedi Carok di Sampang, Wapres Gibran: Jangan Sampai Beda Pilihan Kita Terpecah!</title><description>Gibran Rakabuming Raka mengingatkan tragedi carok atau saling melakukan aksi pembunuhan pada gelaran Pilkada di Sampang, Madura, Jawa Timur, tidak terjadi di daerah lainnya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/20/338/3087800/komentari-tragedi-carok-di-sampang-wapres-gibran-jangan-sampai-beda-pilihan-kita-terpecah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/20/338/3087800/komentari-tragedi-carok-di-sampang-wapres-gibran-jangan-sampai-beda-pilihan-kita-terpecah"/><item><title>Komentari Tragedi Carok di Sampang, Wapres Gibran: Jangan Sampai Beda Pilihan Kita Terpecah!</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/20/338/3087800/komentari-tragedi-carok-di-sampang-wapres-gibran-jangan-sampai-beda-pilihan-kita-terpecah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/20/338/3087800/komentari-tragedi-carok-di-sampang-wapres-gibran-jangan-sampai-beda-pilihan-kita-terpecah</guid><pubDate>Rabu 20 November 2024 15:47 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/20/338/3087800/wakil_presiden_gibran_rakabuming_raka-8kDU_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/20/338/3087800/wakil_presiden_gibran_rakabuming_raka-8kDU_large.JPG</image><title>Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengingatkan tragedi carok atau saling melakukan aksi pembunuhan pada gelaran Pilkada di Sampang, Madura, Jawa Timur, tidak terjadi di daerah lainnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Wapres Gibran juga mengingatkan jika ada potensi konflik, walau sekecil apapun, segera selesaikan. &amp;quot;Jangan sampai membesar dan jangan sampai menimbulkan korban jiwa. Kita tidak ingin apa yang terjadi di Sampang terjadi di tempat lain,&amp;quot; ujarnya dalam amanatnya saat memimpin Apel Siaga Pilkada Serentak 2024, di Area Selatan Kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Wapres Gibran pun mengingatkan jangan sampai beda pendapat karena pilihan politik bangsa menjadi terpecah dan baku hantam.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jangan sampai karena beda pendapat, karena beda pilihan politik, lalu kemudian kita terpecah, saling hujat, saling baku hantam, apalagi sampai menimbulkan korban jiwa,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Wapres pun mengimbau agar pesan damai tersebut terus disosialisasikan kepada masyarakat. Dia juga berharap Bawaslu sebagai garda terdepan dapat menjaga integritas dan transparansi pelaksanaan Pilkada.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pastikan pelaksanaan masa tenang benar-benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta terus kawal proses Pilkada ini mulai dari pencoblosan, proses perhitungan, sampai penetapan. Jika ada sengketa Pemilu, pastikan semua pihak mendapatkan haknya,&amp;rdquo; pungkas Wapres.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Warga Sampang Madura dihebohkan dengan peristiwa pembacokan yang menimpa seorang pria berkopiah putih oleh sekelompok orang, Minggu (17/11)&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Peristiwa pilu ini terjadi setelah Cabup Sampang, H Slamet Junaidi, bersilaturahmi ke salah satu kiai di Desa Ketapang Laok. Namun saat akan pulang, rombongan sang cabup diadang oleh sejumlah orang yang membawa celurit.&#13;
&#13;
Rombongan sang Cabup akhirnya memutar ke jalur lain dan bisa pulang, tetapi pengeroyokan tetap terjadi hingga menewaskan seorang warga bernama Jimmy Sugito Putra.&#13;
&#13;
Dalam video merekam detik-detik pembacokan oleh sejumlah pria yang menenteng senjata tajam jenis celurit. Terlihat korban yang mengenakan sarung dan kopiah putih tersungkur di tanah dengan kondisi bercucuran darah.&#13;
&#13;
Potongan video lain menampilkan suasana mencekam saat korban dieksekusi para pelaku. Informasi diperoleh korban akhirnya meninggal dunia meski sempat dilarikan ke rumah sakit.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengingatkan tragedi carok atau saling melakukan aksi pembunuhan pada gelaran Pilkada di Sampang, Madura, Jawa Timur, tidak terjadi di daerah lainnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Wapres Gibran juga mengingatkan jika ada potensi konflik, walau sekecil apapun, segera selesaikan. &amp;quot;Jangan sampai membesar dan jangan sampai menimbulkan korban jiwa. Kita tidak ingin apa yang terjadi di Sampang terjadi di tempat lain,&amp;quot; ujarnya dalam amanatnya saat memimpin Apel Siaga Pilkada Serentak 2024, di Area Selatan Kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Wapres Gibran pun mengingatkan jangan sampai beda pendapat karena pilihan politik bangsa menjadi terpecah dan baku hantam.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jangan sampai karena beda pendapat, karena beda pilihan politik, lalu kemudian kita terpecah, saling hujat, saling baku hantam, apalagi sampai menimbulkan korban jiwa,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Wapres pun mengimbau agar pesan damai tersebut terus disosialisasikan kepada masyarakat. Dia juga berharap Bawaslu sebagai garda terdepan dapat menjaga integritas dan transparansi pelaksanaan Pilkada.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pastikan pelaksanaan masa tenang benar-benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta terus kawal proses Pilkada ini mulai dari pencoblosan, proses perhitungan, sampai penetapan. Jika ada sengketa Pemilu, pastikan semua pihak mendapatkan haknya,&amp;rdquo; pungkas Wapres.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Warga Sampang Madura dihebohkan dengan peristiwa pembacokan yang menimpa seorang pria berkopiah putih oleh sekelompok orang, Minggu (17/11)&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Peristiwa pilu ini terjadi setelah Cabup Sampang, H Slamet Junaidi, bersilaturahmi ke salah satu kiai di Desa Ketapang Laok. Namun saat akan pulang, rombongan sang cabup diadang oleh sejumlah orang yang membawa celurit.&#13;
&#13;
Rombongan sang Cabup akhirnya memutar ke jalur lain dan bisa pulang, tetapi pengeroyokan tetap terjadi hingga menewaskan seorang warga bernama Jimmy Sugito Putra.&#13;
&#13;
Dalam video merekam detik-detik pembacokan oleh sejumlah pria yang menenteng senjata tajam jenis celurit. Terlihat korban yang mengenakan sarung dan kopiah putih tersungkur di tanah dengan kondisi bercucuran darah.&#13;
&#13;
Potongan video lain menampilkan suasana mencekam saat korban dieksekusi para pelaku. Informasi diperoleh korban akhirnya meninggal dunia meski sempat dilarikan ke rumah sakit.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
