<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragis! Longsor Timbun Rumah, Ibu dan 3 Anaknya Tewas Mengenaskan</title><description>Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah mengakibatkan tebing setinggi 15 meter longsor.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/20/512/3087604/tragis-longsor-timbun-rumah-ibu-dan-3-anaknya-tewas-mengenaskan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/20/512/3087604/tragis-longsor-timbun-rumah-ibu-dan-3-anaknya-tewas-mengenaskan"/><item><title>Tragis! Longsor Timbun Rumah, Ibu dan 3 Anaknya Tewas Mengenaskan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/20/512/3087604/tragis-longsor-timbun-rumah-ibu-dan-3-anaknya-tewas-mengenaskan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/20/512/3087604/tragis-longsor-timbun-rumah-ibu-dan-3-anaknya-tewas-mengenaskan</guid><pubDate>Rabu 20 November 2024 00:47 WIB</pubDate><dc:creator>Joe Hartoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/20/512/3087604/longsor-fXn2_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah hancur tertimbun longsor di Purworejo (Foto: Joe Hartoyo/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/20/512/3087604/longsor-fXn2_large.jpg</image><title>Rumah hancur tertimbun longsor di Purworejo (Foto: Joe Hartoyo/Okezone)</title></images><description>PURWOREJO - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah mengakibatkan tebing setinggi 15 meter longsor dan menimpa rumah warga bernama Subur di Desa Plipiran, Kecamatan Bruno, Purworejo, Jawa Tengah, Selasa (19/11/2024).&#13;
&#13;
Subur selamat, namun istri dan tiga anaknya meninggal dunia. Kondisi rumahnya yang tertimbun longsor nyaris rata dengan tanah.&#13;
&#13;
Longsor dipicu curah hujan yang tinggi dan terus menerus dari pagi hingga sore hari. Saat terjadi longsor, kebetulan Subur beserta istri dan anaknya sedang berada di rumah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Subur awalnya mendengar suara gemuruh dan pohon tumbang. Kemudian, sempat keluar rumah untuk melihat kondisi di luar.&#13;
&#13;
Tak disangka rumah miliknya terkena longsor. Subur sempat lari menyelamatkan diri, sementara istri dan ketiga anaknya berada di dalam rumah tidak sempat menyelamatkan diri.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tebing setinggi 15 meter menimpa rumah milik Subur disertai batu besar. &amp;quot;Masih ada empat korban yang belum bisa dievakuasi, karena cuaca masih gerimis dan tanah masih turun. Posisi masih disterilkan,&amp;quot; ujar salah seorang warga, Damar.&#13;
&#13;
Sementara warga masih siaga dan belum bisa mengevakuasi korban. Pasalnya masih hujan dan listrik padam. Selain itu, juga sulitnya medan pencarian serta adanya batu besar sehingga masih menunggu alat berat.&#13;
</description><content:encoded>PURWOREJO - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah mengakibatkan tebing setinggi 15 meter longsor dan menimpa rumah warga bernama Subur di Desa Plipiran, Kecamatan Bruno, Purworejo, Jawa Tengah, Selasa (19/11/2024).&#13;
&#13;
Subur selamat, namun istri dan tiga anaknya meninggal dunia. Kondisi rumahnya yang tertimbun longsor nyaris rata dengan tanah.&#13;
&#13;
Longsor dipicu curah hujan yang tinggi dan terus menerus dari pagi hingga sore hari. Saat terjadi longsor, kebetulan Subur beserta istri dan anaknya sedang berada di rumah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Subur awalnya mendengar suara gemuruh dan pohon tumbang. Kemudian, sempat keluar rumah untuk melihat kondisi di luar.&#13;
&#13;
Tak disangka rumah miliknya terkena longsor. Subur sempat lari menyelamatkan diri, sementara istri dan ketiga anaknya berada di dalam rumah tidak sempat menyelamatkan diri.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tebing setinggi 15 meter menimpa rumah milik Subur disertai batu besar. &amp;quot;Masih ada empat korban yang belum bisa dievakuasi, karena cuaca masih gerimis dan tanah masih turun. Posisi masih disterilkan,&amp;quot; ujar salah seorang warga, Damar.&#13;
&#13;
Sementara warga masih siaga dan belum bisa mengevakuasi korban. Pasalnya masih hujan dan listrik padam. Selain itu, juga sulitnya medan pencarian serta adanya batu besar sehingga masih menunggu alat berat.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
