<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Densus Tangkap 8 Tersangka Teroris Jaringan NII di 4 Wilayah Indonesia</title><description>Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap delapan tersangka kasus tindak pidana terorisme di empat wilayah Indonesia, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan dan Jawa Barat. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/21/337/3088217/densus-tangkap-8-tersangka-teroris-jaringan-nii-di-4-wilayah-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/21/337/3088217/densus-tangkap-8-tersangka-teroris-jaringan-nii-di-4-wilayah-indonesia"/><item><title>Densus Tangkap 8 Tersangka Teroris Jaringan NII di 4 Wilayah Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/21/337/3088217/densus-tangkap-8-tersangka-teroris-jaringan-nii-di-4-wilayah-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/21/337/3088217/densus-tangkap-8-tersangka-teroris-jaringan-nii-di-4-wilayah-indonesia</guid><pubDate>Kamis 21 November 2024 16:29 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/21/337/3088217/ilustrasi_densus_99_antiteror_polri_tangkap_tersangka_teroris-h7i4_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Densus 99 Antiteror Polri Tangkap Tersangka Teroris . Foto: Dok IST.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/21/337/3088217/ilustrasi_densus_99_antiteror_polri_tangkap_tersangka_teroris-h7i4_large.jpg</image><title>Ilustrasi Densus 99 Antiteror Polri Tangkap Tersangka Teroris . Foto: Dok IST.</title></images><description>JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap delapan tersangka kasus tindak pidana terorisme di empat wilayah Indonesia, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan dan Jawa Barat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar, ke-delapan tersangka teroris tersebut merupakan jaringan dari Negara Islam Indonesia (NII).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Penegakkan hukum terhadap delapan tersangka kelompok Negara Islam Indonesia (NII) di beberapa wilayah di Indonesia,&amp;quot; kata Aswin, Jakarta, Kamis (21/11/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ke-delapan tersangka yang ditangkap itu, yakni, NAA, JN, ER, IS, SW, DYT, MA dan SY. Mereka diciduk di lokasi berbeda-beda.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam penangkapan itu, penyidik detasemen berlambang burung hantu tersebut menyita sejumlah barang bukti.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Aswin menuturkan, kelompok teror/radikal akan terus berupaya menanamkan pengaruh dan pemikiran radikal kepada masyarakat melalui kegiatan terselubung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Diharapkan masyarakat selalu waspada terhadap adanya penyebaran pengaruh radikal dengan memiliki kepekaan terhadap hal tersebut, menjaga diri, keluarga, dan lingkungan, serta menyampaikan kepada pihak berwenang apabila menemukan adanya penyebaran paham-paham yang tidak sesuai dengan ideologi negara,&amp;quot; tutup Aswin.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap delapan tersangka kasus tindak pidana terorisme di empat wilayah Indonesia, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan dan Jawa Barat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar, ke-delapan tersangka teroris tersebut merupakan jaringan dari Negara Islam Indonesia (NII).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Penegakkan hukum terhadap delapan tersangka kelompok Negara Islam Indonesia (NII) di beberapa wilayah di Indonesia,&amp;quot; kata Aswin, Jakarta, Kamis (21/11/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ke-delapan tersangka yang ditangkap itu, yakni, NAA, JN, ER, IS, SW, DYT, MA dan SY. Mereka diciduk di lokasi berbeda-beda.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam penangkapan itu, penyidik detasemen berlambang burung hantu tersebut menyita sejumlah barang bukti.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Aswin menuturkan, kelompok teror/radikal akan terus berupaya menanamkan pengaruh dan pemikiran radikal kepada masyarakat melalui kegiatan terselubung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Diharapkan masyarakat selalu waspada terhadap adanya penyebaran pengaruh radikal dengan memiliki kepekaan terhadap hal tersebut, menjaga diri, keluarga, dan lingkungan, serta menyampaikan kepada pihak berwenang apabila menemukan adanya penyebaran paham-paham yang tidak sesuai dengan ideologi negara,&amp;quot; tutup Aswin.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
