<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gibran ke Mendikdasmen: Sistem Zonasi Harus Dihilangkan!</title><description>Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan pesannya kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&amp;#39;ti agar sistem Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), khususnya jalur zonasi dihilangkan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/21/337/3088228/gibran-ke-mendikdasmen-sistem-zonasi-harus-dihilangkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/21/337/3088228/gibran-ke-mendikdasmen-sistem-zonasi-harus-dihilangkan"/><item><title>Gibran ke Mendikdasmen: Sistem Zonasi Harus Dihilangkan!</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/21/337/3088228/gibran-ke-mendikdasmen-sistem-zonasi-harus-dihilangkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/21/337/3088228/gibran-ke-mendikdasmen-sistem-zonasi-harus-dihilangkan</guid><pubDate>Kamis 21 November 2024 16:59 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/21/337/3088228/wakil_presiden_gibran_rakabuming_raka-kyhl_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Foto: Okezone/Binti.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/21/337/3088228/wakil_presiden_gibran_rakabuming_raka-kyhl_large.jpg</image><title>Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Foto: Okezone/Binti.</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan pesannya kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&amp;#39;ti agar sistem Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), khususnya jalur zonasi dihilangkan.&#13;
&#13;
Mulanya, Wapres Gibran bercerita tentang pidatonya saat memberikan arahan kepada para Kepala Dinas Pendidikan beberapa waktu lalu. Hal ini diceritakan Wapres Gibran saat menghadiri Tanwir I Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah di Hotel Aryaduta Hotel Menteng, Tugu Tani, Jakarta Pusat, Kamis (21/11/ 2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin Bapak-Ibu melihat di YouTube pidato saya di depan para-para Kepala Dinas Pendidikan. Jadi kalau kita bicara masalah generasi emas, bicara masalah Indonesia emas, bicara masalah Indonesia emas di tahun 2045, ini kuncinya ada di pendidikan, kuncinya di anak-anak muda,&amp;quot; kata Gibran.&#13;
&#13;
Gibran pun mengatakan agar jalur zonasi harus dihilangkan. &amp;quot;Makanya kemarin pada waktu rakor dengan para-para Kepala Dinas Pendidikan, itu saya sampaikan secara tegas ke Pak Menteri Pendidikan, Pak, ini zonasi harus dihilangkan,&amp;quot; tegas Gibran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pada kesempatan itu, Gibran pun mengatakan pentingnya program coding bagi anak sekolah. &amp;quot;Pak, penting sekali untuk mengajarkan anak-anak kita dari muda, pentingnya coding, pentingnya belajar programming, pentingnya belajar digital marketing, karena sekarang kita tidak boleh ketinggalan dari negara-negara lain.&amp;quot;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan ini nanti yang bisa mengikuti itu anak-anak muda, jadi jangan sampai ketinggalan. Kemarin juga kita kedatangan tamu, bosnya Nvidia, itu nanti dia akan berinvestasi di beberapa kota. Salah satunya di Solo, dia buat sekolah AI,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Gibran pun mengatakan bahwa hal ini merupakan kesempatan untuk anak-anak Indonesia berkembang. &amp;quot;Jadi jangan sampai dari pemerintah sudah mendorong, tapi anak-anak mudanya tidak mengikuti.&amp;quot;&#13;
&#13;
Dia juga meyakini bahwa Pemuda Muhammadiyah menjadi bagian dari Indonesia Emas 2045. &amp;quot;Tapi saya yakin ini dari pemuda Muhammadiyah pasti sudah tidak sabar untuk menjadi bagian dari Indonesia Emas 2045,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan pesannya kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&amp;#39;ti agar sistem Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), khususnya jalur zonasi dihilangkan.&#13;
&#13;
Mulanya, Wapres Gibran bercerita tentang pidatonya saat memberikan arahan kepada para Kepala Dinas Pendidikan beberapa waktu lalu. Hal ini diceritakan Wapres Gibran saat menghadiri Tanwir I Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah di Hotel Aryaduta Hotel Menteng, Tugu Tani, Jakarta Pusat, Kamis (21/11/ 2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin Bapak-Ibu melihat di YouTube pidato saya di depan para-para Kepala Dinas Pendidikan. Jadi kalau kita bicara masalah generasi emas, bicara masalah Indonesia emas, bicara masalah Indonesia emas di tahun 2045, ini kuncinya ada di pendidikan, kuncinya di anak-anak muda,&amp;quot; kata Gibran.&#13;
&#13;
Gibran pun mengatakan agar jalur zonasi harus dihilangkan. &amp;quot;Makanya kemarin pada waktu rakor dengan para-para Kepala Dinas Pendidikan, itu saya sampaikan secara tegas ke Pak Menteri Pendidikan, Pak, ini zonasi harus dihilangkan,&amp;quot; tegas Gibran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pada kesempatan itu, Gibran pun mengatakan pentingnya program coding bagi anak sekolah. &amp;quot;Pak, penting sekali untuk mengajarkan anak-anak kita dari muda, pentingnya coding, pentingnya belajar programming, pentingnya belajar digital marketing, karena sekarang kita tidak boleh ketinggalan dari negara-negara lain.&amp;quot;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan ini nanti yang bisa mengikuti itu anak-anak muda, jadi jangan sampai ketinggalan. Kemarin juga kita kedatangan tamu, bosnya Nvidia, itu nanti dia akan berinvestasi di beberapa kota. Salah satunya di Solo, dia buat sekolah AI,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Gibran pun mengatakan bahwa hal ini merupakan kesempatan untuk anak-anak Indonesia berkembang. &amp;quot;Jadi jangan sampai dari pemerintah sudah mendorong, tapi anak-anak mudanya tidak mengikuti.&amp;quot;&#13;
&#13;
Dia juga meyakini bahwa Pemuda Muhammadiyah menjadi bagian dari Indonesia Emas 2045. &amp;quot;Tapi saya yakin ini dari pemuda Muhammadiyah pasti sudah tidak sabar untuk menjadi bagian dari Indonesia Emas 2045,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
