<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alat Pemadam Meledak di Kelapa Gading Satu Orang Meninggal Dunia</title><description>Seorang pria inisial AS (57) dinyatakan meninggal dunia akibat terkena tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR) meledak di sebuah rumah di Kelapa Gading.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/21/338/3088175/alat-pemadam-meledak-di-kelapa-gading-satu-orang-meninggal-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/21/338/3088175/alat-pemadam-meledak-di-kelapa-gading-satu-orang-meninggal-dunia"/><item><title>Alat Pemadam Meledak di Kelapa Gading Satu Orang Meninggal Dunia</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/21/338/3088175/alat-pemadam-meledak-di-kelapa-gading-satu-orang-meninggal-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/21/338/3088175/alat-pemadam-meledak-di-kelapa-gading-satu-orang-meninggal-dunia</guid><pubDate>Kamis 21 November 2024 14:34 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Ma'ruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/21/338/3088175/alat_pemadam_meledak_tewaskan_satu_orang-JxK4_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alat pemadam meledak tewaskan satu orang (Foto : Ilustrasi/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/21/338/3088175/alat_pemadam_meledak_tewaskan_satu_orang-JxK4_large.jpg</image><title>Alat pemadam meledak tewaskan satu orang (Foto : Ilustrasi/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Seorang pria inisial AS (57) dinyatakan meninggal dunia akibat terkena tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR) meledak di sebuah rumah Jalan Kelapa Puyuh, IV Blok, Kepala Gading Jakarta Utara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Rabu, 20 November 2024 sekira pukul 15:30 WIB. Kejadian berawal saat korban dan rekan-rekannya K, MS, dan YM melaksankan kegiatan rutin pengisian APAR di lokasi.&#13;
&#13;
Ketika itu, K melihat cairan di dalam APAR kurang. Korban AS kemudian menyuruh K untuk menambah. Namun, saat itu terjadi kendala yang mengakibatkan isi di dalam tabung APAR tak berubah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jarum di pengisian tidak naik, kemudian korban menyuruh K mematikan keran yang digunakan untuk pengisian,&amp;quot; kata Ade Ary melalui keterangan tertulis, Kamis (21/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ade Ary mengatakan, tabung APAR yang bermasalah itupun kemudian meledak. Sementara itu, K yang tak bisa melihat akibat terkena semburan cairan bergegas ke kamar mandi untuk mencuci muka. Sementara korban AS terlihat sudah tergeletak dengan kondisi bersimbah darah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Melihat hal itu, K memanggil rekan-rekannya yang lain yakni MS dan YM. Korban lalu dibawa ke rumah sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading guna mendapatkan pertolongan medis. Namun, upaya penyelamatan gagal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Korban dinyatakan meninggal dunia,&amp;quot; ucap dia.&#13;
&#13;
Sementara itu, Kapolsek Kelapa Gading Kompol Maulana Mukarom menambahkan, pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hasil pemeriksaan, meledaknya tabung APAR terjadi pada saat proses pengisian di rumahnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Korban sudah 2 tahun tinggal di rumah tersebut dan usaha pengisian APAR,&amp;quot; ujar dia.&#13;
&#13;
Mukarom mengatakan, hasil visum sementara tidak ditemukan luka lain penyebab kematian. Kini, proses penyelidikan masih berjalan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Seorang pria inisial AS (57) dinyatakan meninggal dunia akibat terkena tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR) meledak di sebuah rumah Jalan Kelapa Puyuh, IV Blok, Kepala Gading Jakarta Utara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Rabu, 20 November 2024 sekira pukul 15:30 WIB. Kejadian berawal saat korban dan rekan-rekannya K, MS, dan YM melaksankan kegiatan rutin pengisian APAR di lokasi.&#13;
&#13;
Ketika itu, K melihat cairan di dalam APAR kurang. Korban AS kemudian menyuruh K untuk menambah. Namun, saat itu terjadi kendala yang mengakibatkan isi di dalam tabung APAR tak berubah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jarum di pengisian tidak naik, kemudian korban menyuruh K mematikan keran yang digunakan untuk pengisian,&amp;quot; kata Ade Ary melalui keterangan tertulis, Kamis (21/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ade Ary mengatakan, tabung APAR yang bermasalah itupun kemudian meledak. Sementara itu, K yang tak bisa melihat akibat terkena semburan cairan bergegas ke kamar mandi untuk mencuci muka. Sementara korban AS terlihat sudah tergeletak dengan kondisi bersimbah darah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Melihat hal itu, K memanggil rekan-rekannya yang lain yakni MS dan YM. Korban lalu dibawa ke rumah sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading guna mendapatkan pertolongan medis. Namun, upaya penyelamatan gagal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Korban dinyatakan meninggal dunia,&amp;quot; ucap dia.&#13;
&#13;
Sementara itu, Kapolsek Kelapa Gading Kompol Maulana Mukarom menambahkan, pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hasil pemeriksaan, meledaknya tabung APAR terjadi pada saat proses pengisian di rumahnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Korban sudah 2 tahun tinggal di rumah tersebut dan usaha pengisian APAR,&amp;quot; ujar dia.&#13;
&#13;
Mukarom mengatakan, hasil visum sementara tidak ditemukan luka lain penyebab kematian. Kini, proses penyelidikan masih berjalan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
