<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Survei Pilkada NTT, Elektabilitas Melki-Johni Unggul Jelang Pencoblosan</title><description>Elektabilitas pasangan calon kepala daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut 2 Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma unggul seminggu jelang pencoblosan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/21/340/3088178/survei-pilkada-ntt-elektabilitas-melki-johni-unggul-jelang-pencoblosan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/21/340/3088178/survei-pilkada-ntt-elektabilitas-melki-johni-unggul-jelang-pencoblosan"/><item><title>Survei Pilkada NTT, Elektabilitas Melki-Johni Unggul Jelang Pencoblosan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/21/340/3088178/survei-pilkada-ntt-elektabilitas-melki-johni-unggul-jelang-pencoblosan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/21/340/3088178/survei-pilkada-ntt-elektabilitas-melki-johni-unggul-jelang-pencoblosan</guid><pubDate>Kamis 21 November 2024 14:43 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/21/340/3088178/pilkada_2024-nKxD_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Pilkada (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/21/340/3088178/pilkada_2024-nKxD_large.jpeg</image><title>Ilustrasi Pilkada (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Elektabilitas pasangan calon kepala daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut 2 Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma unggul seminggu jelang pencoblosan Pilkada serentak 27 November 2024. Hal itu terpotret dalam survei Warna Research Center (WRC).&#13;
&#13;
Ketika diberikan pertanyaan terbuka terhadap 1.488 responden tentang pasangan calon Kepala Daerah NTT yang akan dipilih jika pilkada digelar saat ini? pasangan yang diusung Partai Perindo, Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma itu unggul 38,7%.&#13;
&#13;
Mereka dibuntuti pasangan nomor urut 1 Yohanis Fransiskus Lema- Jane Natalia Suryanto 25,2%. Kemudian, pasangan nomor urut 3 Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu 18,4%. Sebanyak 17,7% tidak memilih dan menjawab atau merahasiakan pilihannya.&#13;
&#13;
Saat diajukan pertanyaan secara tertutup menggunakan kertas kuisioner berisi pertanyaaan &amp;quot;Dari ketiga nama pasangan calon kepala daerah NTT mana yang akan anda pilih saat ini sebagai Kepala Daerah NTT? Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma kembali unggul 42,9%.&#13;
&#13;
Sementara Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto 27,2%, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu 24,8%. Adapun yang tidak memilih sebanyak 5,1%&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Survei kembali dilakukan melalui surat suara yang ada gambar dan nomor urut dari ketiga pasangan calon. Kemudian, diberikan pada 1.488 respoden untuk dipilih.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasilnya, pasangan nomor urut 2 Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma meraih 646 suara atau sebanyak 43,45% suara,&amp;quot; ujar Direktur Eksekutive WRC Dedi Rohman dalam keterangan tertulis, Kamis (21/11/2024).&#13;
&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto hanya meraih 420 suara atau 28,29 %. Lalu, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu meraih 382 suara atau sebanyak 25,68 %. Sedangkan suara kosong 40 lembar.&#13;
&#13;
Elektabilitas Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma mendominasi hasil survei, bahkan elektabilitas paling tinggi di Kota Kupang dan 19 Kabupaten selain Kabupaten Kupang dan Kabupaten Timor Tengah Selatan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Dedi Rohman, fakto yang membuat Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma unggul, salah satunya karena kuatnya keinginan masyarakat NTT memiliki pemimpin yang mampu melobi pemerintah pusat untuk membuat NTT lebih baik. Sebab, pembangunan NTT masih sangat bergantung pada pusat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wajar harapan itu muncul mengingat Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma memang merupakan pasangan yang diusung partai koalisi partai yang sama dengan Presiden Prabowo Subianto. Faktor kesukaan terhadap Presiden ke-7 RI Joko Widodo, ternyata dianggap juga ikut andil membuat masyarakat NTT memberikan suaranya untuk Melkiades Laka Lena Johni Asadoma.&#13;
&#13;
Survei yang memperlihatkan sebaran keterpilihan pada ketiga pasangan calon Kepala Daerah di tiap Kota/Kabupaten di NTT. Berikut rinciannya:&#13;
&#13;
1. &amp;nbsp;Kabupaten Kupang&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (17,1%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (30,3%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (49,2%).&#13;
&#13;
2. Kabupaten Timor Tengah Selatan&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (15,7%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (28,1%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (49,1%).&#13;
&#13;
3. Kabupaten Alor&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (19,1%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (52,1%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (23,2%).&#13;
&#13;
4. Kabupaten Belu&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (34,7%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (40,1%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (23,5%).&#13;
&#13;
5. &amp;nbsp;Kabupaten Ende Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (37,9%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (41,3%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (18,5%).&#13;
&#13;
6. Kabupaten Flores Timur&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (35,8%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (45,2%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (17,8%).&#13;
&#13;
7. &amp;nbsp;Kabupaten Lembata Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (35,6%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (54,2%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (8,1%).&#13;
&#13;
8. Kabupaten Malaka&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (35,2%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (40,2%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (23,9%).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
9. Kabupaten Manggarai&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (30,9%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (42,9%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (24,2%).&#13;
&#13;
10. Kabupaten Manggarai Barat&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (29,7%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (39,8%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (29,5%).&#13;
&#13;
11. Kabupaten Manggarai Timur&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (34,1%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (43,1%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (23,3%).&#13;
&#13;
12. Kabupaten Nagekeo&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (30,7%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (41,1%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (27,9%).&#13;
&#13;
13. Kabupaten Ngada&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (27,9%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (35,1%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (30,1%).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
14. Kabupaten Rote Ndao&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (16,3%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (39,1%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (22,9%).&#13;
&#13;
15. Kabupaten Sabu Raijua&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (26,1%).&amp;nbsp;&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (39,1%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (35,9%).&#13;
&#13;
16. Sikka&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (21,2%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (56,9%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (21,8%)&amp;nbsp;&#13;
&#13;
17. &amp;nbsp;Kabupaten Sumba Barat&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (24,9%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (561%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (18,2%).&#13;
&#13;
18. Kabupaten Sumba Barat Daya&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (34,7%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (41,1%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (23,9%).&#13;
&#13;
19. Kabupaten Sumba Tengah&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (20,1%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (48,8%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (30,9%).&#13;
&#13;
20. Kabupaten Sumba Timur&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (40,9%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (46,9%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (12,8%).&#13;
&#13;
21 . Kabupaten Timor Tengah Utara&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (33,9%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (39,7%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (26,1%).&#13;
&#13;
22 . Kota Kupang&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (19,9%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (54,9%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (24,3%).&#13;
&#13;
Survei dilakukan terhadap 1.488 warga NTT sebagai responden mewakili sebanyak 3.988.372 Pemilih di Pilkada NTT.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jumlah responden sebanyak 1.488 orang ini tersebar &amp;nbsp;di 21 kabupaten dan satu kota. Mereka dipilih secara proposional dengan Metode multistage random sampling,&amp;quot; kata Dedi Rohman.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Margin of error kurang lebih 2,54% pada tingkat kepercayaan 95%. Pengambilan data survei dengan wawancara tatap muka langsung dan melalui sambungan video whatsap call.&#13;
&#13;
Untuk mengukur elektabilitas dilakukan dua tahap pertanyaan kepada responden. Lalu, simulasi dengan surat suara bergambar wajah dan nomor urut ke tiga pasangan calon kepala daerah. &amp;quot;Penelitian dilakukan sejak tanggal 12 hingga 20 November 2024,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Menurut Pengamat Sosial Politik Universitas Nusa Cendana (Undana) NTT Lasarus Jeramus, ada dua faktor penting yang membuat Melkiades Laka Lena Johni Asadoma unggul. Faktor utama adalah elektoral Melki sangat tinggi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kedua, posisi Melki sekarang sangat strategis, karena menjadi salah satu pimpinan di Partai Golkar,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia menilai faktor tersebut mempengaruhi variabel lain, misalnya kinerja Melki merealisasikan programnya selama ini. Banyak yang mengganggap terasa manfaatnya bagi masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang paling penting itu masyarakat melihat bukti, bukan seperti elit-elit politik, kalau ini masyarakat melihat langsung dan merasakan. Saya kira Melki tepat memanfaatkan isu kesehatan dan kerja nyata untuk masyarakat NTT,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Elektabilitas pasangan calon kepala daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut 2 Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma unggul seminggu jelang pencoblosan Pilkada serentak 27 November 2024. Hal itu terpotret dalam survei Warna Research Center (WRC).&#13;
&#13;
Ketika diberikan pertanyaan terbuka terhadap 1.488 responden tentang pasangan calon Kepala Daerah NTT yang akan dipilih jika pilkada digelar saat ini? pasangan yang diusung Partai Perindo, Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma itu unggul 38,7%.&#13;
&#13;
Mereka dibuntuti pasangan nomor urut 1 Yohanis Fransiskus Lema- Jane Natalia Suryanto 25,2%. Kemudian, pasangan nomor urut 3 Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu 18,4%. Sebanyak 17,7% tidak memilih dan menjawab atau merahasiakan pilihannya.&#13;
&#13;
Saat diajukan pertanyaan secara tertutup menggunakan kertas kuisioner berisi pertanyaaan &amp;quot;Dari ketiga nama pasangan calon kepala daerah NTT mana yang akan anda pilih saat ini sebagai Kepala Daerah NTT? Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma kembali unggul 42,9%.&#13;
&#13;
Sementara Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto 27,2%, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu 24,8%. Adapun yang tidak memilih sebanyak 5,1%&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Survei kembali dilakukan melalui surat suara yang ada gambar dan nomor urut dari ketiga pasangan calon. Kemudian, diberikan pada 1.488 respoden untuk dipilih.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasilnya, pasangan nomor urut 2 Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma meraih 646 suara atau sebanyak 43,45% suara,&amp;quot; ujar Direktur Eksekutive WRC Dedi Rohman dalam keterangan tertulis, Kamis (21/11/2024).&#13;
&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto hanya meraih 420 suara atau 28,29 %. Lalu, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu meraih 382 suara atau sebanyak 25,68 %. Sedangkan suara kosong 40 lembar.&#13;
&#13;
Elektabilitas Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma mendominasi hasil survei, bahkan elektabilitas paling tinggi di Kota Kupang dan 19 Kabupaten selain Kabupaten Kupang dan Kabupaten Timor Tengah Selatan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Dedi Rohman, fakto yang membuat Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma unggul, salah satunya karena kuatnya keinginan masyarakat NTT memiliki pemimpin yang mampu melobi pemerintah pusat untuk membuat NTT lebih baik. Sebab, pembangunan NTT masih sangat bergantung pada pusat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wajar harapan itu muncul mengingat Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma memang merupakan pasangan yang diusung partai koalisi partai yang sama dengan Presiden Prabowo Subianto. Faktor kesukaan terhadap Presiden ke-7 RI Joko Widodo, ternyata dianggap juga ikut andil membuat masyarakat NTT memberikan suaranya untuk Melkiades Laka Lena Johni Asadoma.&#13;
&#13;
Survei yang memperlihatkan sebaran keterpilihan pada ketiga pasangan calon Kepala Daerah di tiap Kota/Kabupaten di NTT. Berikut rinciannya:&#13;
&#13;
1. &amp;nbsp;Kabupaten Kupang&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (17,1%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (30,3%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (49,2%).&#13;
&#13;
2. Kabupaten Timor Tengah Selatan&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (15,7%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (28,1%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (49,1%).&#13;
&#13;
3. Kabupaten Alor&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (19,1%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (52,1%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (23,2%).&#13;
&#13;
4. Kabupaten Belu&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (34,7%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (40,1%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (23,5%).&#13;
&#13;
5. &amp;nbsp;Kabupaten Ende Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (37,9%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (41,3%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (18,5%).&#13;
&#13;
6. Kabupaten Flores Timur&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (35,8%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (45,2%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (17,8%).&#13;
&#13;
7. &amp;nbsp;Kabupaten Lembata Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (35,6%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (54,2%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (8,1%).&#13;
&#13;
8. Kabupaten Malaka&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (35,2%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (40,2%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (23,9%).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
9. Kabupaten Manggarai&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (30,9%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (42,9%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (24,2%).&#13;
&#13;
10. Kabupaten Manggarai Barat&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (29,7%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (39,8%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (29,5%).&#13;
&#13;
11. Kabupaten Manggarai Timur&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (34,1%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (43,1%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (23,3%).&#13;
&#13;
12. Kabupaten Nagekeo&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (30,7%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (41,1%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (27,9%).&#13;
&#13;
13. Kabupaten Ngada&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (27,9%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (35,1%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (30,1%).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
14. Kabupaten Rote Ndao&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (16,3%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (39,1%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (22,9%).&#13;
&#13;
15. Kabupaten Sabu Raijua&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (26,1%).&amp;nbsp;&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (39,1%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (35,9%).&#13;
&#13;
16. Sikka&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (21,2%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (56,9%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (21,8%)&amp;nbsp;&#13;
&#13;
17. &amp;nbsp;Kabupaten Sumba Barat&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (24,9%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (561%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (18,2%).&#13;
&#13;
18. Kabupaten Sumba Barat Daya&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (34,7%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (41,1%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (23,9%).&#13;
&#13;
19. Kabupaten Sumba Tengah&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (20,1%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (48,8%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (30,9%).&#13;
&#13;
20. Kabupaten Sumba Timur&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (40,9%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (46,9%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (12,8%).&#13;
&#13;
21 . Kabupaten Timor Tengah Utara&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (33,9%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (39,7%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (26,1%).&#13;
&#13;
22 . Kota Kupang&amp;nbsp;&#13;
Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (19,9%).&#13;
Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (54,9%).&#13;
Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (24,3%).&#13;
&#13;
Survei dilakukan terhadap 1.488 warga NTT sebagai responden mewakili sebanyak 3.988.372 Pemilih di Pilkada NTT.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jumlah responden sebanyak 1.488 orang ini tersebar &amp;nbsp;di 21 kabupaten dan satu kota. Mereka dipilih secara proposional dengan Metode multistage random sampling,&amp;quot; kata Dedi Rohman.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Margin of error kurang lebih 2,54% pada tingkat kepercayaan 95%. Pengambilan data survei dengan wawancara tatap muka langsung dan melalui sambungan video whatsap call.&#13;
&#13;
Untuk mengukur elektabilitas dilakukan dua tahap pertanyaan kepada responden. Lalu, simulasi dengan surat suara bergambar wajah dan nomor urut ke tiga pasangan calon kepala daerah. &amp;quot;Penelitian dilakukan sejak tanggal 12 hingga 20 November 2024,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Menurut Pengamat Sosial Politik Universitas Nusa Cendana (Undana) NTT Lasarus Jeramus, ada dua faktor penting yang membuat Melkiades Laka Lena Johni Asadoma unggul. Faktor utama adalah elektoral Melki sangat tinggi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kedua, posisi Melki sekarang sangat strategis, karena menjadi salah satu pimpinan di Partai Golkar,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia menilai faktor tersebut mempengaruhi variabel lain, misalnya kinerja Melki merealisasikan programnya selama ini. Banyak yang mengganggap terasa manfaatnya bagi masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang paling penting itu masyarakat melihat bukti, bukan seperti elit-elit politik, kalau ini masyarakat melihat langsung dan merasakan. Saya kira Melki tepat memanfaatkan isu kesehatan dan kerja nyata untuk masyarakat NTT,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
