<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kabareskrim Ungkap Daerah di Indonesia Terbanyak Jadi Korban TPPO: NTT, Jatim dan Jabar</title><description>Bareskrim Polri mengungkap jumlah penindakan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dalam kurun waktu satu bulan terakhir.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/22/337/3088662/kabareskrim-ungkap-daerah-di-indonesia-terbanyak-jadi-korban-tppo-ntt-jatim-dan-jabar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/22/337/3088662/kabareskrim-ungkap-daerah-di-indonesia-terbanyak-jadi-korban-tppo-ntt-jatim-dan-jabar"/><item><title>Kabareskrim Ungkap Daerah di Indonesia Terbanyak Jadi Korban TPPO: NTT, Jatim dan Jabar</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/22/337/3088662/kabareskrim-ungkap-daerah-di-indonesia-terbanyak-jadi-korban-tppo-ntt-jatim-dan-jabar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/22/337/3088662/kabareskrim-ungkap-daerah-di-indonesia-terbanyak-jadi-korban-tppo-ntt-jatim-dan-jabar</guid><pubDate>Jum'at 22 November 2024 20:25 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/22/337/3088662/tppo-PnRh_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">TPPO</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/22/337/3088662/tppo-PnRh_large.JPG</image><title>TPPO</title></images><description>JAKARTA - Bareskrim Polri mengungkap jumlah penindakan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Total ada 397 kasus TPPO dengan 482 tersangka.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kabareskrim Polri, Komjen Pol Wahyu Widada menuturkan korban TPPO yang paling banyak berasal dari tiga wilayah di Indonesia yakni Nusa Tenggara Timur (NTT), Jawa Timur dan Jawa Barat.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari NTT, kemudian Jatim, Jabar, ada salah satunya,&amp;rdquo; kata Wahyu Widada kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan Jumat (22/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wahyu Widada menjelaskan, para korban sering kali dikirim ke Malaysia yang mana letaknya berdekatan dengan wilayah Indonesia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sebagian besar berangkat menuju kalimantan itu, ibarat nunukan, itu menggunakan kapal. Aksesnya juga lebih mudah,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bahkan, Wahyu menuturkan saat ini muncul modus baru yang dilakukan para pelaku yakni dengan menggunakan kapal kecil menuju ke Malaysia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada modus baru, menggunakan kapal-kapal kecil, ditampung di tengah laut lalu dikirim lagi ke Malaysia. Kalau ke tempat lain pasti kan harus menggunakan pesawat dan sebagainya, itu lebih mudah untuk kita ketahui,&amp;rdquo; jelas dia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selamatkan Keuangan Negara Rp284 Miliar&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wahyu menambahkan, dari pengungkapan tersebut keuangan negara yang diselamatkan sebesar Rp284 miliar.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau rekan-rekan mendengar ada kerugian yang diselamatkan kerugian ini, kita bisa hitung juga kalau tadi keseluruhan yang ada seluruh Indonesia, kerugian yang bisa kita selamatkan sekitar Rp284.760.000.000,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bareskrim Polri mengungkap jumlah penindakan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Total ada 397 kasus TPPO dengan 482 tersangka.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kabareskrim Polri, Komjen Pol Wahyu Widada menuturkan korban TPPO yang paling banyak berasal dari tiga wilayah di Indonesia yakni Nusa Tenggara Timur (NTT), Jawa Timur dan Jawa Barat.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari NTT, kemudian Jatim, Jabar, ada salah satunya,&amp;rdquo; kata Wahyu Widada kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan Jumat (22/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wahyu Widada menjelaskan, para korban sering kali dikirim ke Malaysia yang mana letaknya berdekatan dengan wilayah Indonesia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sebagian besar berangkat menuju kalimantan itu, ibarat nunukan, itu menggunakan kapal. Aksesnya juga lebih mudah,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bahkan, Wahyu menuturkan saat ini muncul modus baru yang dilakukan para pelaku yakni dengan menggunakan kapal kecil menuju ke Malaysia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada modus baru, menggunakan kapal-kapal kecil, ditampung di tengah laut lalu dikirim lagi ke Malaysia. Kalau ke tempat lain pasti kan harus menggunakan pesawat dan sebagainya, itu lebih mudah untuk kita ketahui,&amp;rdquo; jelas dia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selamatkan Keuangan Negara Rp284 Miliar&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Wahyu menambahkan, dari pengungkapan tersebut keuangan negara yang diselamatkan sebesar Rp284 miliar.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau rekan-rekan mendengar ada kerugian yang diselamatkan kerugian ini, kita bisa hitung juga kalau tadi keseluruhan yang ada seluruh Indonesia, kerugian yang bisa kita selamatkan sekitar Rp284.760.000.000,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
