<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Breaking News! Gunung Dukono Meletus Hebat Pagi Ini, Muntahkan Abu Vulkanik 1.300 Meter</title><description>Belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/22/340/3088398/breaking-news-gunung-dukono-meletus-hebat-pagi-ini-muntahkan-abu-vulkanik-1-300-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/22/340/3088398/breaking-news-gunung-dukono-meletus-hebat-pagi-ini-muntahkan-abu-vulkanik-1-300-meter"/><item><title>Breaking News! Gunung Dukono Meletus Hebat Pagi Ini, Muntahkan Abu Vulkanik 1.300 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/22/340/3088398/breaking-news-gunung-dukono-meletus-hebat-pagi-ini-muntahkan-abu-vulkanik-1-300-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/22/340/3088398/breaking-news-gunung-dukono-meletus-hebat-pagi-ini-muntahkan-abu-vulkanik-1-300-meter</guid><pubDate>Jum'at 22 November 2024 07:27 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/22/340/3088398/gunung-fdSB_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Gunung Dukono Meletus Hebat Pagi Ini/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/22/340/3088398/gunung-fdSB_large.jpg</image><title> Gunung Dukono Meletus Hebat Pagi Ini/ist</title></images><description>JAKARTA- &amp;nbsp;Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, meletus pada pukul 06.37 WIT, Jumat (22/11/2024). Belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.&#13;
&#13;
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi letusan 1300 meter di atas puncak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Dukono pada hari Jumat, 22 November 2024, pukul 06:37 WIT dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 1300 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2387 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Bambang Sugiono dalam keterangannya.&#13;
&#13;
Bambang melaporkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung, wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 3 km.&#13;
&#13;
Dia mengatakan, mengingat letusan dengan abu vulkanik Gunung Dukono secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker penutup hidung dan mulut,&amp;quot;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA- &amp;nbsp;Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, meletus pada pukul 06.37 WIT, Jumat (22/11/2024). Belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.&#13;
&#13;
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi letusan 1300 meter di atas puncak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Dukono pada hari Jumat, 22 November 2024, pukul 06:37 WIT dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 1300 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2387 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Bambang Sugiono dalam keterangannya.&#13;
&#13;
Bambang melaporkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung, wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 3 km.&#13;
&#13;
Dia mengatakan, mengingat letusan dengan abu vulkanik Gunung Dukono secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker penutup hidung dan mulut,&amp;quot;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
