<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kembali Datangi Bawaslu, PMJAK Bawa Bukti Tambahan Soal Dana Kampanye Pilkada Jakarta yang Diduga Bersumber dari Judol</title><description>Tak sekedar menyerahkan bukti tambahan, pihaknya pun turut melakukan aksi unjuk rasa, yang mana poin tuntutannya mendesak Bawaslu Jakarta untuk segera memproses laporan yang telah dilayangkan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/22/340/3088713/kembali-datangi-bawaslu-pmjak-bawa-bukti-tambahan-soal-dana-kampanye-pilkada-jakarta-yang-diduga-bersumber-dari-judol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/22/340/3088713/kembali-datangi-bawaslu-pmjak-bawa-bukti-tambahan-soal-dana-kampanye-pilkada-jakarta-yang-diduga-bersumber-dari-judol"/><item><title>Kembali Datangi Bawaslu, PMJAK Bawa Bukti Tambahan Soal Dana Kampanye Pilkada Jakarta yang Diduga Bersumber dari Judol</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/22/340/3088713/kembali-datangi-bawaslu-pmjak-bawa-bukti-tambahan-soal-dana-kampanye-pilkada-jakarta-yang-diduga-bersumber-dari-judol</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/22/340/3088713/kembali-datangi-bawaslu-pmjak-bawa-bukti-tambahan-soal-dana-kampanye-pilkada-jakarta-yang-diduga-bersumber-dari-judol</guid><pubDate>Jum'at 22 November 2024 23:40 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/22/340/3088713/pilkada_2024-E5c9_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PMJAK</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/22/340/3088713/pilkada_2024-E5c9_large.jpg</image><title>PMJAK</title></images><description>JAKARTA - Ketua Petisi Masyarakat Jakarta Anti Korupsi (PMJAK), Hasan Assegaf kembali mendatangi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta, pada Jumat (22/11/2024). Kedatangannya untuk menyerahkan bukti tambahan soal dugaan dana kampanye Pilkada yang bersumber dari judi online (Judol).&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya, hari ini ada tambahan bukti untuk memperkuat laporan kami pada tanggal 14 November itu,&amp;quot; kata Hasan kepada wartawan.&#13;
&#13;
Tak sekedar menyerahkan bukti tambahan, pihaknya pun turut melakukan aksi unjuk rasa, yang mana poin tuntutannya mendesak Bawaslu Jakarta untuk segera memproses laporan yang telah dilayangkan.&#13;
&#13;
Adapun, pelaporan Hasan ini buntut beredarnya foto salah satu peserta pilkada dengan sosok yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus judi online di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).&#13;
&#13;
Usai beredar foto tersebut, dia menduga dana kampanye yang digunakan peserta pilkada Jakarta tersebut bersumber dari judol.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita mendesak Bawaslu untuk bisa memanggil calon wakil gubernur nomor urut tiga untuk diperiksa,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Sementara terkait bukti tambahan yang ia lampirkan hari ini, berupa surat keputusan partai politik, kalau salah satu tersangka judol di lingkungan Komdigi merupakan bagian dari tim pemenangan peserta pilkada Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini bukti kami mengkonfirmasi bahwa tersangka itu masuk di dalam tim kampanye Pilkada 2024. SK-nya ada, dan SK itulah yang kami serahkan ke Bawaslu Jakarta hari ini,&amp;quot; sambungnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Petisi Masyarakat Jakarta Anti Korupsi (PMJAK), Hasan Assegaf kembali mendatangi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta, pada Jumat (22/11/2024). Kedatangannya untuk menyerahkan bukti tambahan soal dugaan dana kampanye Pilkada yang bersumber dari judi online (Judol).&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya, hari ini ada tambahan bukti untuk memperkuat laporan kami pada tanggal 14 November itu,&amp;quot; kata Hasan kepada wartawan.&#13;
&#13;
Tak sekedar menyerahkan bukti tambahan, pihaknya pun turut melakukan aksi unjuk rasa, yang mana poin tuntutannya mendesak Bawaslu Jakarta untuk segera memproses laporan yang telah dilayangkan.&#13;
&#13;
Adapun, pelaporan Hasan ini buntut beredarnya foto salah satu peserta pilkada dengan sosok yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus judi online di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).&#13;
&#13;
Usai beredar foto tersebut, dia menduga dana kampanye yang digunakan peserta pilkada Jakarta tersebut bersumber dari judol.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita mendesak Bawaslu untuk bisa memanggil calon wakil gubernur nomor urut tiga untuk diperiksa,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Sementara terkait bukti tambahan yang ia lampirkan hari ini, berupa surat keputusan partai politik, kalau salah satu tersangka judol di lingkungan Komdigi merupakan bagian dari tim pemenangan peserta pilkada Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini bukti kami mengkonfirmasi bahwa tersangka itu masuk di dalam tim kampanye Pilkada 2024. SK-nya ada, dan SK itulah yang kami serahkan ke Bawaslu Jakarta hari ini,&amp;quot; sambungnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
