<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AKP Ryanto Ulil Anshar Curhat ke Ibunya Sebelum Ditembak, Ingin Berhenti Jadi Polisi</title><description>AKP Ryanto pernah curhat kepada ibundanya, Kristina Yun Abubakar soal tugas berat yang diembannya sebagai Kasatreskrim dan sempat bilang ingin berhenti jadi polisi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/23/609/3088876/akp-ryanto-ulil-anshar-curhat-ke-ibunya-sebelum-ditembak-ingin-berhenti-jadi-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/23/609/3088876/akp-ryanto-ulil-anshar-curhat-ke-ibunya-sebelum-ditembak-ingin-berhenti-jadi-polisi"/><item><title>AKP Ryanto Ulil Anshar Curhat ke Ibunya Sebelum Ditembak, Ingin Berhenti Jadi Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/23/609/3088876/akp-ryanto-ulil-anshar-curhat-ke-ibunya-sebelum-ditembak-ingin-berhenti-jadi-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/23/609/3088876/akp-ryanto-ulil-anshar-curhat-ke-ibunya-sebelum-ditembak-ingin-berhenti-jadi-polisi</guid><pubDate>Sabtu 23 November 2024 15:50 WIB</pubDate><dc:creator>Abdoellah Nicolha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/23/609/3088876/tangis_haru_keluarga_akp_ryanto_ulil_anshar-m3Zu_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tangis haru keluarga AKP Ryanto Ulil Anshar (Foto : MNC Media)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/23/609/3088876/tangis_haru_keluarga_akp_ryanto_ulil_anshar-m3Zu_large.jpg</image><title>Tangis haru keluarga AKP Ryanto Ulil Anshar (Foto : MNC Media)</title></images><description>MAKASSAR - Duka mendalam menyelimuti kediaman almarhum AKP Ryanto Ulil Anshar di Perumahan Antarg Jaya Kecamatan Manggala Kota Makassar, Sulsel, Sabtu (23/11/2024). Kematian tragis menimpa Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Solok Selatan ditembak rekan kerjanya, AKP Dadang Iskandar&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun, sebulan sebelum kepergiannya, AKP Ryanto Ulil sempat menyampaikan curahan hati (curhat) kepada ibundanya, Kristina Yun Abubakar soal tugas berat yang diembannya sebagai Kasatreskrim dan sempat bilang ingin berhenti jadi polisi.&#13;
&#13;
Sepupu korban, Fery Mangin mengaku mengenal sosok Ryanto sebagai orang yang tulus, berprestasi, dan loyal kepada atasan. Tak hanya itu, Ryanto dikenal keluarga sebagai sosok yang taat beribadah&#13;
&#13;
&amp;quot;Ryan (Ryanto) ini orangnya tulus, berprestasi, loyal pada pimpinan dan keluarga. Juga sangat perhatian, penyayang, hormat pada orangtua lalu tekun beribadah,&amp;quot; ujarnya kepada wartawan, Jumat (22/11/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Fery mengungkapkan tidak ada tanda-tanda didapatkan keluarga terkait kematian Ryanto. Meski demikian, Fery mengaku sebulan lalu Ryanto sempat curhat dengan ibundanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita memang, tidak ada tanda-tanda (kematian). Itu saja dia bilang doakan saya, tugas saya berat. Jadi kalau ada informasi liar mohon diinformasikan. Curhatannya ini bulan lalu ke ibunya,&amp;quot; ungkap dia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Bahkan kata Fery, Ryanto sempat mengutarakan ingin berhenti sebagai anggota Polri. Hanya saja, ibundanya menguatkan dan terus memberikan dukungan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bukan pindah, malah dia bilang bolehkah saya keluar dari polisi? Tugas saya berat. Cuma ibunya kuatkan dan bilang &amp;#39;jangan nak, kita dukung dengan doa&amp;#39;,&amp;quot; tutur Fery menirukan penyampaian ibunda Ryanto.&#13;
&#13;
Fery kembali mengenang sosok Ryanto yang lurus dalam bekerja. Ia mengaku jika menurut Ryanto itu buruk, maka akan mengatakan buruk.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau Ryan itu lurus atau lambusuki, tidak bisa ditawar-tawar. Jadi itulah mungkin risiko, konsekuensi,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Fery berharap ada keadilan bagi sepupunya tersebut. Ia mengaku pelaku harus mendapatkan hukuman yang setimpal. &amp;quot;Semoga ada keadilan, ini adalah pembelajaran untuk negara,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Sementara ibunda Ryanto, Kristina Yun Abubakar mengaku tidak memiliki firasat terkait kematian putranya. Ia pun berharap AKP Dadang Iskandar mendapatkan hukuman berat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya tidak ada firasat, karena ini sesuatu yang tiba-tiba terjadi. Harapan saya cuma bisa berharap yang melakukannya itu, yah dihukum seperti apa yang dia lakukan,&amp;quot; ujarnya penuh haru.&#13;
&#13;
Kini, jenazah AKP Ryanto Ulil Anshar telah tiba di Makassar dan sementara disemayamkan di rumah duka di Perumahan Antang Jaya Manggala Kota Makassar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Untuk jadwal pemakaman masih menunggu keluarga yang berada di luar Sulsel. Namun rencananya berada satu lokasi dengan almarhum kakek korban di TPU Panaikang Makassar.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>MAKASSAR - Duka mendalam menyelimuti kediaman almarhum AKP Ryanto Ulil Anshar di Perumahan Antarg Jaya Kecamatan Manggala Kota Makassar, Sulsel, Sabtu (23/11/2024). Kematian tragis menimpa Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Solok Selatan ditembak rekan kerjanya, AKP Dadang Iskandar&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun, sebulan sebelum kepergiannya, AKP Ryanto Ulil sempat menyampaikan curahan hati (curhat) kepada ibundanya, Kristina Yun Abubakar soal tugas berat yang diembannya sebagai Kasatreskrim dan sempat bilang ingin berhenti jadi polisi.&#13;
&#13;
Sepupu korban, Fery Mangin mengaku mengenal sosok Ryanto sebagai orang yang tulus, berprestasi, dan loyal kepada atasan. Tak hanya itu, Ryanto dikenal keluarga sebagai sosok yang taat beribadah&#13;
&#13;
&amp;quot;Ryan (Ryanto) ini orangnya tulus, berprestasi, loyal pada pimpinan dan keluarga. Juga sangat perhatian, penyayang, hormat pada orangtua lalu tekun beribadah,&amp;quot; ujarnya kepada wartawan, Jumat (22/11/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Fery mengungkapkan tidak ada tanda-tanda didapatkan keluarga terkait kematian Ryanto. Meski demikian, Fery mengaku sebulan lalu Ryanto sempat curhat dengan ibundanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita memang, tidak ada tanda-tanda (kematian). Itu saja dia bilang doakan saya, tugas saya berat. Jadi kalau ada informasi liar mohon diinformasikan. Curhatannya ini bulan lalu ke ibunya,&amp;quot; ungkap dia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Bahkan kata Fery, Ryanto sempat mengutarakan ingin berhenti sebagai anggota Polri. Hanya saja, ibundanya menguatkan dan terus memberikan dukungan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bukan pindah, malah dia bilang bolehkah saya keluar dari polisi? Tugas saya berat. Cuma ibunya kuatkan dan bilang &amp;#39;jangan nak, kita dukung dengan doa&amp;#39;,&amp;quot; tutur Fery menirukan penyampaian ibunda Ryanto.&#13;
&#13;
Fery kembali mengenang sosok Ryanto yang lurus dalam bekerja. Ia mengaku jika menurut Ryanto itu buruk, maka akan mengatakan buruk.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau Ryan itu lurus atau lambusuki, tidak bisa ditawar-tawar. Jadi itulah mungkin risiko, konsekuensi,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Fery berharap ada keadilan bagi sepupunya tersebut. Ia mengaku pelaku harus mendapatkan hukuman yang setimpal. &amp;quot;Semoga ada keadilan, ini adalah pembelajaran untuk negara,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Sementara ibunda Ryanto, Kristina Yun Abubakar mengaku tidak memiliki firasat terkait kematian putranya. Ia pun berharap AKP Dadang Iskandar mendapatkan hukuman berat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya tidak ada firasat, karena ini sesuatu yang tiba-tiba terjadi. Harapan saya cuma bisa berharap yang melakukannya itu, yah dihukum seperti apa yang dia lakukan,&amp;quot; ujarnya penuh haru.&#13;
&#13;
Kini, jenazah AKP Ryanto Ulil Anshar telah tiba di Makassar dan sementara disemayamkan di rumah duka di Perumahan Antang Jaya Manggala Kota Makassar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Untuk jadwal pemakaman masih menunggu keluarga yang berada di luar Sulsel. Namun rencananya berada satu lokasi dengan almarhum kakek korban di TPU Panaikang Makassar.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
