<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menguak Teka-Teki Siapa Sosok Pemilik Tambang Solok Selatan Bos Besar AKP Dadang?</title><description>Diketahui, AKP Dadang menghabisi nyawa Kompol Ryanto Ulil Anshar terkait tambang ilegal.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/25/337/3089468/menguak-teka-teki-siapa-sosok-pemilik-tambang-solok-selatan-bos-besar-akp-dadang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/25/337/3089468/menguak-teka-teki-siapa-sosok-pemilik-tambang-solok-selatan-bos-besar-akp-dadang"/><item><title>Menguak Teka-Teki Siapa Sosok Pemilik Tambang Solok Selatan Bos Besar AKP Dadang?</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/25/337/3089468/menguak-teka-teki-siapa-sosok-pemilik-tambang-solok-selatan-bos-besar-akp-dadang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/25/337/3089468/menguak-teka-teki-siapa-sosok-pemilik-tambang-solok-selatan-bos-besar-akp-dadang</guid><pubDate>Senin 25 November 2024 17:06 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/25/337/3089468/penembakan-pAhT_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menguak Teka-Teki Siapa Sosok Pemilik Tambang Solok Selatan Bos Besar AKP Dadang?</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/25/337/3089468/penembakan-pAhT_large.jpg</image><title>Menguak Teka-Teki Siapa Sosok Pemilik Tambang Solok Selatan Bos Besar AKP Dadang?</title></images><description>JAKARTA - Teka-teki siapa sosok pemilik tambang Solok Selatan bos besar AKP Dadang Iskadar akan dibahas lengkap dalam artikel ini. Diketahui, AKP Dadang menghabisi nyawa Kompol Ryanto Ulil Anshar terkait tambang ilegal.&#13;
&#13;
Saat inu, polisi memasang garis polisi di lokasi galian C ilegal terkait kasus polisi tembak polisi yang menghebohkan masyarakat. Pemasangan garis polisi ini guna memastikan tidak adanya lagi aktivitas galian C ilegal di lokasi tersebut. &amp;quot;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita tidak mentolerir segala bentuk aktivitas ilegal di wilayah ini, dan berkomitmen untuk memberantas hingga tuntas&amp;quot;, kata Kapolres Solok Selatan AKBP Arief Mukti melalui Kasi Humas Iptu Tri Martin, Senin (25/11/2024)&#13;
&#13;
Lokasi tambang galian C yang diduga terkait dengan peristiwa penembakan polisi di Solok Selatan terletak di aliran Sungai Batang Bangko, Jorong Bangko, Nagari Bomas, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat anggota kepolisian memasang garis polisi ini tidak terlihat seorang pun pekerja di lokasi tambang galian C ilegal tersebut.&#13;
&#13;
Direskrimum Polda Sumatra Barat Kombes Pol Andri Kurniawan, mengungkapkan motif AKP Dadang Iskandar membunuh AKP Ulil Ryanto Anshar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan pemeriksaan terhadap tersangka terkait dengan motif yang bersangkutan adalah rasa tidak senang, di mana rekanan pelaku ini dilakukan penegakan hukum oleh korban di Polres Solok Selatan,&amp;rdquo; kata Andri beberapa waktu lalu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sehingga ketika yang bersangkutan mencoba meminta tolong, kemudian tidak ada respons, selanjutnya yang bersangkutan melakukan penembakan,&amp;rdquo;sambungnya.&#13;
&#13;
Dikatakan Andri, dugaan rekan AKP Dadang itu merupakan pengusaha tambang ilegal masih dilakukan pendalaman.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya, ini akan kita dalami kembali. Itu sementara keterangan dari tersangka yang kita dapatkan, tentu kami penyidik akan terus mendalami,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Teka-teki siapa sosok pemilik tambang Solok Selatan bos besar AKP Dadang Iskadar akan dibahas lengkap dalam artikel ini. Diketahui, AKP Dadang menghabisi nyawa Kompol Ryanto Ulil Anshar terkait tambang ilegal.&#13;
&#13;
Saat inu, polisi memasang garis polisi di lokasi galian C ilegal terkait kasus polisi tembak polisi yang menghebohkan masyarakat. Pemasangan garis polisi ini guna memastikan tidak adanya lagi aktivitas galian C ilegal di lokasi tersebut. &amp;quot;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita tidak mentolerir segala bentuk aktivitas ilegal di wilayah ini, dan berkomitmen untuk memberantas hingga tuntas&amp;quot;, kata Kapolres Solok Selatan AKBP Arief Mukti melalui Kasi Humas Iptu Tri Martin, Senin (25/11/2024)&#13;
&#13;
Lokasi tambang galian C yang diduga terkait dengan peristiwa penembakan polisi di Solok Selatan terletak di aliran Sungai Batang Bangko, Jorong Bangko, Nagari Bomas, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat anggota kepolisian memasang garis polisi ini tidak terlihat seorang pun pekerja di lokasi tambang galian C ilegal tersebut.&#13;
&#13;
Direskrimum Polda Sumatra Barat Kombes Pol Andri Kurniawan, mengungkapkan motif AKP Dadang Iskandar membunuh AKP Ulil Ryanto Anshar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan pemeriksaan terhadap tersangka terkait dengan motif yang bersangkutan adalah rasa tidak senang, di mana rekanan pelaku ini dilakukan penegakan hukum oleh korban di Polres Solok Selatan,&amp;rdquo; kata Andri beberapa waktu lalu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sehingga ketika yang bersangkutan mencoba meminta tolong, kemudian tidak ada respons, selanjutnya yang bersangkutan melakukan penembakan,&amp;rdquo;sambungnya.&#13;
&#13;
Dikatakan Andri, dugaan rekan AKP Dadang itu merupakan pengusaha tambang ilegal masih dilakukan pendalaman.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya, ini akan kita dalami kembali. Itu sementara keterangan dari tersangka yang kita dapatkan, tentu kami penyidik akan terus mendalami,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
