<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Melanda Delapan Desa di Kabupaten Bandung, 11.082 Jiwa Terdampak&amp;nbsp;</title><description>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung jumlah warga terdampak akibat kejadian ini sebanyak 3.976 Kepala Keluarga (KK) atau 11.082 jiwa.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/25/525/3089425/banjir-melanda-delapan-desa-di-kabupaten-bandung-11-082-jiwa-terdampak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/25/525/3089425/banjir-melanda-delapan-desa-di-kabupaten-bandung-11-082-jiwa-terdampak"/><item><title>Banjir Melanda Delapan Desa di Kabupaten Bandung, 11.082 Jiwa Terdampak&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/25/525/3089425/banjir-melanda-delapan-desa-di-kabupaten-bandung-11-082-jiwa-terdampak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/25/525/3089425/banjir-melanda-delapan-desa-di-kabupaten-bandung-11-082-jiwa-terdampak</guid><pubDate>Senin 25 November 2024 15:34 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/25/525/3089425/banjir_bandung-JFfT_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Banjir Bandung (BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/25/525/3089425/banjir_bandung-JFfT_large.JPG</image><title>Banjir Bandung (BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Banjir masih menggenangi sedikitnya delapan desa di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, hingga Senin (25/11/2024). Banjir terjadi sejak Kamis (21/11) pasca hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kota dan Kabupaten Bandung hingga menyebabkan debit air Sungai Citarum meningkat dan meluap ke permukiman warga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Desa terdampak antara lain Desa Bojongsari, Bojongsoang, Tegalluar, Dayeuhkolot, Citeureup, Rancamanyar, Sukamukti, dan Desa Sumbersari. Ketinggian muka air bervariasi antara 30-150 meter,&amp;rdquo; ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Senin (25/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Aam sapaan Abdul Muhari mengatakan berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung jumlah warga terdampak akibat kejadian ini sebanyak 3.976 Kepala Keluarga (KK) atau 11.082 jiwa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sedikitnya 236 KK atau 707 jiwa terpaksa mengungsi di 10 titik pengungsian berupa masjid, sekolah, dan kantor desa terdekat,&amp;rdquo; ujar Aam.&#13;
&#13;
Berdasarkan informasi dari Badan SAR Kabupaten Bandung, tim pencarian dan pertolongan masih melakukan pencarian satu warga yang diduga hilang terseret arus.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil kaji cepat sementara melaporkan kerugian materil yaitu 1.169 unit rumah terendam banjir, tiga unit rumah rusak berat, dua unit fasilitas ibadah terdampak, dan satu unit gudang terdampak,&amp;rdquo; kata Aam.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Aam mengatakan hingga Senin pagi, BPBD Kabupaten Bandung terus melakukan asesmen di lapangan dan mendistribusi bantuan permakanan, sembako, dan logistik untuk warga terdampak.&#13;
&#13;
Pemerintah daerah setempat, kata Aam, mengupayakan percepatan penanganan darurat ini dengan upaya penyedotan genangan. Meskipun demikian, rencana ini akan dilaksanakan dengan melihat perkembangan cuaca.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, wilayah Kabupaten Bandung Barat masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dalam beberapa hari kedepan,&amp;rdquo; paparnya. &amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Banjir masih menggenangi sedikitnya delapan desa di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, hingga Senin (25/11/2024). Banjir terjadi sejak Kamis (21/11) pasca hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kota dan Kabupaten Bandung hingga menyebabkan debit air Sungai Citarum meningkat dan meluap ke permukiman warga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Desa terdampak antara lain Desa Bojongsari, Bojongsoang, Tegalluar, Dayeuhkolot, Citeureup, Rancamanyar, Sukamukti, dan Desa Sumbersari. Ketinggian muka air bervariasi antara 30-150 meter,&amp;rdquo; ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Senin (25/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Aam sapaan Abdul Muhari mengatakan berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung jumlah warga terdampak akibat kejadian ini sebanyak 3.976 Kepala Keluarga (KK) atau 11.082 jiwa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sedikitnya 236 KK atau 707 jiwa terpaksa mengungsi di 10 titik pengungsian berupa masjid, sekolah, dan kantor desa terdekat,&amp;rdquo; ujar Aam.&#13;
&#13;
Berdasarkan informasi dari Badan SAR Kabupaten Bandung, tim pencarian dan pertolongan masih melakukan pencarian satu warga yang diduga hilang terseret arus.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil kaji cepat sementara melaporkan kerugian materil yaitu 1.169 unit rumah terendam banjir, tiga unit rumah rusak berat, dua unit fasilitas ibadah terdampak, dan satu unit gudang terdampak,&amp;rdquo; kata Aam.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Aam mengatakan hingga Senin pagi, BPBD Kabupaten Bandung terus melakukan asesmen di lapangan dan mendistribusi bantuan permakanan, sembako, dan logistik untuk warga terdampak.&#13;
&#13;
Pemerintah daerah setempat, kata Aam, mengupayakan percepatan penanganan darurat ini dengan upaya penyedotan genangan. Meskipun demikian, rencana ini akan dilaksanakan dengan melihat perkembangan cuaca.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, wilayah Kabupaten Bandung Barat masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dalam beberapa hari kedepan,&amp;rdquo; paparnya. &amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
