<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Amplop Bergambar Rohidim, KPK: Sebagian Sudah Ada yang Terdistribusi</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyita amplop bergambar Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah saat operasi tangkap tangan (OTT) pada Sabtu (23/11/2024). Amplop tersebut disinyalir digunakan untuk &amp;#39;serangan fajar&amp;#39;. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/26/337/3089843/soal-amplop-bergambar-rohidim-kpk-sebagian-sudah-ada-yang-terdistribusi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/26/337/3089843/soal-amplop-bergambar-rohidim-kpk-sebagian-sudah-ada-yang-terdistribusi"/><item><title>Soal Amplop Bergambar Rohidim, KPK: Sebagian Sudah Ada yang Terdistribusi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/26/337/3089843/soal-amplop-bergambar-rohidim-kpk-sebagian-sudah-ada-yang-terdistribusi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/26/337/3089843/soal-amplop-bergambar-rohidim-kpk-sebagian-sudah-ada-yang-terdistribusi</guid><pubDate>Selasa 26 November 2024 19:05 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/26/337/3089843/amplop_serangan_fajar_rohidin_mersyah-j8Ma_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Amplop serangan fajar Rohidin Mersyah (foto: Okezone/Nur Khabibi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/26/337/3089843/amplop_serangan_fajar_rohidin_mersyah-j8Ma_large.jpg</image><title>Amplop serangan fajar Rohidin Mersyah (foto: Okezone/Nur Khabibi)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyita amplop bergambar Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah saat operasi tangkap tangan (OTT) pada Sabtu (23/11/2024). Amplop tersebut disinyalir digunakan untuk &amp;#39;serangan fajar&amp;#39;.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto menyatakan, beberapa amplop yang sama sudah beredar di masyarakat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang jelas memang diduga kuat amplop-amplop tersebut sebagian sudah ada yang terdistribusi,&amp;quot; kata Tessa Mahardhika Sugiarto, Selasa (26/11/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Bagi yang terlanjur diamankan, ditujukan untuk dibagikan dalam rangka agar si penerima memilih yang bersangkutan untuk pencalonan sebagai kepala daerah dalam hal ini Gubernur di Bengkulu,&amp;quot; sambungnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kendati begitu, Tessa belum bisa menyebutkan total amplop yang disita pihaknya saat menggelar OTT.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Masih didalami,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, KPK meng-update perihal isi amplop yang bergambar Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang akan digunakan untuk &amp;#39;serangan fajar&amp;#39;.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto menyatakan, jumlah amplop tersebut bervariasi antara puluhan hingga ratusan ribu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Informasi yang saya dapatkan bervariasi antara Rp100 ribu, Rp50 ribu, dan Rp20 ribu,&amp;quot; kata Tessa di Gedung Merah Putih KPM, Selasa (26/11/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Namun, Tessa belum bisa memastikan jumlah total uang yang akan disebarkan ke masyarakat setempat untuk memengaruhi hak suara mereka. Termasuk juga siapa saja target penerima amplop-amplop tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Belum ada penghitungan total berapanya, belum ada informasi yang lengkap untuk siapa saja,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyita amplop bergambar Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah saat operasi tangkap tangan (OTT) pada Sabtu (23/11/2024). Amplop tersebut disinyalir digunakan untuk &amp;#39;serangan fajar&amp;#39;.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto menyatakan, beberapa amplop yang sama sudah beredar di masyarakat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang jelas memang diduga kuat amplop-amplop tersebut sebagian sudah ada yang terdistribusi,&amp;quot; kata Tessa Mahardhika Sugiarto, Selasa (26/11/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Bagi yang terlanjur diamankan, ditujukan untuk dibagikan dalam rangka agar si penerima memilih yang bersangkutan untuk pencalonan sebagai kepala daerah dalam hal ini Gubernur di Bengkulu,&amp;quot; sambungnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kendati begitu, Tessa belum bisa menyebutkan total amplop yang disita pihaknya saat menggelar OTT.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Masih didalami,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, KPK meng-update perihal isi amplop yang bergambar Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang akan digunakan untuk &amp;#39;serangan fajar&amp;#39;.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto menyatakan, jumlah amplop tersebut bervariasi antara puluhan hingga ratusan ribu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Informasi yang saya dapatkan bervariasi antara Rp100 ribu, Rp50 ribu, dan Rp20 ribu,&amp;quot; kata Tessa di Gedung Merah Putih KPM, Selasa (26/11/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Namun, Tessa belum bisa memastikan jumlah total uang yang akan disebarkan ke masyarakat setempat untuk memengaruhi hak suara mereka. Termasuk juga siapa saja target penerima amplop-amplop tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Belum ada penghitungan total berapanya, belum ada informasi yang lengkap untuk siapa saja,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
