<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Timses Cabup di Serang Terjaring OTT Serangan Fajar: Ada Uang Rp7,5 Juta</title><description>Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Serang melakukan operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan politik uang yang dilakukan tim sukses salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten Serang.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/27/340/3089920/timses-cabup-di-serang-terjaring-ott-serangan-fajar-ada-uang-rp7-5-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/27/340/3089920/timses-cabup-di-serang-terjaring-ott-serangan-fajar-ada-uang-rp7-5-juta"/><item><title>Timses Cabup di Serang Terjaring OTT Serangan Fajar: Ada Uang Rp7,5 Juta</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/27/340/3089920/timses-cabup-di-serang-terjaring-ott-serangan-fajar-ada-uang-rp7-5-juta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/27/340/3089920/timses-cabup-di-serang-terjaring-ott-serangan-fajar-ada-uang-rp7-5-juta</guid><pubDate>Rabu 27 November 2024 04:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fariz Abdullah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/27/340/3089920/ilustrasi-SjbG_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/27/340/3089920/ilustrasi-SjbG_large.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>SERANG&amp;nbsp;- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Serang melakukan operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan politik uang yang dilakukan tim sukses salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten Serang.&#13;
&#13;
Mereka adalah S dan R. Keduanya diamankan di Desa Walikukun, Kecamatan Carenang sesaat akan melakukan serangan fajar dengan uang pecahan Rp50 ribu dengan total Rp7,5 juta.&#13;
&#13;
Ketua Bawaslu Kabupaten Serang Furqon menjelaskan peristiwa itu terjadi pada 25 November 2024 sekitar pukul 20.30 WIB. &amp;quot;Ya betul, tapi peristiwanya belum dibagiakan waktu waktu itu,&amp;quot;kata Furqon dikutip, Selasa (26/11/2024).&#13;
&#13;
Kata Furqon kedua orang itu disinyalir merupakan koordinator desa (Kordes). Mereka terjaring ketika Bawaslu bersama dengan Gakkumdu melakukan patroli pengawasan. &amp;ldquo;Ada pak kasat reskrim dan menemukan perihal dugaan politik uang titik lokasinya di Kampung Astana, walikukun, carenang. Kalau dari hasil klarifikasi, itu yang kena kordes (koordinator desa),&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Kata dia, Sudah ada 3 orang yang diperiksa oleh gakkumdu dan masih terus berlanjut melakukan pemeriksaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang udah diperiksa, ada 3 sudah diklarifikasi, dan masih berlanjut, kan memang sama-sama dengan gakkumdu, kita nanti setelah klarifikasi, akan kita plenokan di bawaslu kabupaten. ini kan sifatnya informasi awal otomatis belum diregister,&amp;rdquo; tutupnya.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>SERANG&amp;nbsp;- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Serang melakukan operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan politik uang yang dilakukan tim sukses salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten Serang.&#13;
&#13;
Mereka adalah S dan R. Keduanya diamankan di Desa Walikukun, Kecamatan Carenang sesaat akan melakukan serangan fajar dengan uang pecahan Rp50 ribu dengan total Rp7,5 juta.&#13;
&#13;
Ketua Bawaslu Kabupaten Serang Furqon menjelaskan peristiwa itu terjadi pada 25 November 2024 sekitar pukul 20.30 WIB. &amp;quot;Ya betul, tapi peristiwanya belum dibagiakan waktu waktu itu,&amp;quot;kata Furqon dikutip, Selasa (26/11/2024).&#13;
&#13;
Kata Furqon kedua orang itu disinyalir merupakan koordinator desa (Kordes). Mereka terjaring ketika Bawaslu bersama dengan Gakkumdu melakukan patroli pengawasan. &amp;ldquo;Ada pak kasat reskrim dan menemukan perihal dugaan politik uang titik lokasinya di Kampung Astana, walikukun, carenang. Kalau dari hasil klarifikasi, itu yang kena kordes (koordinator desa),&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Kata dia, Sudah ada 3 orang yang diperiksa oleh gakkumdu dan masih terus berlanjut melakukan pemeriksaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang udah diperiksa, ada 3 sudah diklarifikasi, dan masih berlanjut, kan memang sama-sama dengan gakkumdu, kita nanti setelah klarifikasi, akan kita plenokan di bawaslu kabupaten. ini kan sifatnya informasi awal otomatis belum diregister,&amp;rdquo; tutupnya.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
