<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>300 Rumah Warga Kebon Pala Kebanjiran hingga 2,5 Meter, 12 Jam Belum Surut</title><description>Banjir di permukiman ini terhitung terjadi sejak Rabu 27 November 2024, sekira pukul 21.00 WIB. Artinya sudah sekira 12 jam lebih banjir ini tak kunjung surut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/28/338/3090355/300-rumah-warga-kebon-pala-kebanjiran-hingga-2-5-meter-12-jam-belum-surut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/28/338/3090355/300-rumah-warga-kebon-pala-kebanjiran-hingga-2-5-meter-12-jam-belum-surut"/><item><title>300 Rumah Warga Kebon Pala Kebanjiran hingga 2,5 Meter, 12 Jam Belum Surut</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/28/338/3090355/300-rumah-warga-kebon-pala-kebanjiran-hingga-2-5-meter-12-jam-belum-surut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/28/338/3090355/300-rumah-warga-kebon-pala-kebanjiran-hingga-2-5-meter-12-jam-belum-surut</guid><pubDate>Kamis 28 November 2024 10:30 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/28/338/3090355/300_rumah_warga_kebon_pala_kebanjiran-37x2_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">300 rumah warga Kebon Pala kebanjiran (Foto : MNC Media)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/28/338/3090355/300_rumah_warga_kebon_pala_kebanjiran-37x2_large.jpg</image><title>300 rumah warga Kebon Pala kebanjiran (Foto : MNC Media)</title></images><description>JAKARTA - Permukiman di Jalan Kebon Pala II, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, kebanjiran dengan ketinggian mencapai 2,5 meter, Kamis (28/11/2024). Banjir setidaknya berdampak pada 300 rumah warga.&#13;
&#13;
Ketinggian banjir mengganggu aktivitas warga setempat. Warga pn terpaksa harus mengevakuasi diri dan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.&#13;
&#13;
Kendati demikian masih ada beberapa warga yang bertahan di lantai atas rumahnya masing-masing. Banjir di permukiman ini terhitung terjadi sejak Rabu 27 November 2024, sekira pukul 21.00 WIB. Artinya sudah sekira 12 jam lebih banjir ini tak kunjung surut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masih ada genangan sampai dua meter (ketinggian tertinggi 2,5 meter). (banjir) terjadi sejak jam sembilan malam,&amp;quot; kata Warga setempat, Sanusi, Kamis (28/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sanusi menyebut banjir di permukiman ini memang kerap terjadi. Kali ini banjir disebabkan meluapnya Kali Ciliwung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Air (kali Ciliwung) naik, penyebabnya air kiriman dari Bogor ditambah hujan cukup deras,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Meluapnya air merata membanjiri permukiman itu. Sanusi bahkan menyebut 300 lebih rumah terendam banjir.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemungkinan total rumah terdampak banjir di atas 300,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Permukiman di Jalan Kebon Pala II, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, kebanjiran dengan ketinggian mencapai 2,5 meter, Kamis (28/11/2024). Banjir setidaknya berdampak pada 300 rumah warga.&#13;
&#13;
Ketinggian banjir mengganggu aktivitas warga setempat. Warga pn terpaksa harus mengevakuasi diri dan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.&#13;
&#13;
Kendati demikian masih ada beberapa warga yang bertahan di lantai atas rumahnya masing-masing. Banjir di permukiman ini terhitung terjadi sejak Rabu 27 November 2024, sekira pukul 21.00 WIB. Artinya sudah sekira 12 jam lebih banjir ini tak kunjung surut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masih ada genangan sampai dua meter (ketinggian tertinggi 2,5 meter). (banjir) terjadi sejak jam sembilan malam,&amp;quot; kata Warga setempat, Sanusi, Kamis (28/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sanusi menyebut banjir di permukiman ini memang kerap terjadi. Kali ini banjir disebabkan meluapnya Kali Ciliwung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Air (kali Ciliwung) naik, penyebabnya air kiriman dari Bogor ditambah hujan cukup deras,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Meluapnya air merata membanjiri permukiman itu. Sanusi bahkan menyebut 300 lebih rumah terendam banjir.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemungkinan total rumah terdampak banjir di atas 300,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
