<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenapa Hanya Jakarta yang Bisa 2 Putaran Pilkada 2024? Ini Penjelasannya</title><description>Sebagai ibu kota negara dengan populasi besar dan kompleksitas politik yang tinggi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/28/338/3090449/kenapa-hanya-jakarta-yang-bisa-2-putaran-pilkada-2024-ini-penjelasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/28/338/3090449/kenapa-hanya-jakarta-yang-bisa-2-putaran-pilkada-2024-ini-penjelasannya"/><item><title>Kenapa Hanya Jakarta yang Bisa 2 Putaran Pilkada 2024? Ini Penjelasannya</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/28/338/3090449/kenapa-hanya-jakarta-yang-bisa-2-putaran-pilkada-2024-ini-penjelasannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/28/338/3090449/kenapa-hanya-jakarta-yang-bisa-2-putaran-pilkada-2024-ini-penjelasannya</guid><pubDate>Kamis 28 November 2024 13:31 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/28/338/3090449/pilkada-ol1q_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kenapa Hanya Jakarta yang Bisa 2 Putaran Pilkada 2024? Ini Penjelasannya</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/28/338/3090449/pilkada-ol1q_large.jpg</image><title>Kenapa Hanya Jakarta yang Bisa 2 Putaran Pilkada 2024? Ini Penjelasannya</title></images><description>JAKARTA - Kenapa hanya Jakarta yang bisa 2 putaran Pilkada 2024? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Okezone akan mengulas lengkap dalam artikel ini.&#13;
&#13;
Diketahui, berdasarkan hasil hitung cepat (quick qount), sejumlah lembaga survei memastikan pasangan Pramono-Rano Karno meraih 50 % plus 1.&#13;
&#13;
Namun, pasangan Ridwan Kamil &amp;ndash; Suswono &amp;nbsp;masih menunggu hasil penghitungan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta yang akan diumumkan oleh KPU Provinsi Jakarta.&#13;
&#13;
Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil - Suswono (RIDO), Ahmad Riza Patria mengungkap hasil real count yang dilakukan oleh internalnya. Dari hasil perhitungan suara itu, ia memastikan, Pilkada Jakarta 2024 akan terjadi dua putaran.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari total suara yang masuk yaitu 4.353.683 suara paslon nomor urut 1 memperoleh suara 40,17% dengan perolehan suara 1.748.714. Paslon nomor 2 10,55% dengan peroleh suara 459.475,&amp;quot; kata Riza saat jumpa pers di Kantor DPD Golkar, Jakarta Pusat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian paslon nomor urut 3 dengan perolehan 2.145.494 dengan perolehan 49% atau 49,28%, data masuk sudah mencapai 99,9%&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Berdasarkan data yang masuk dan hasil Form C-1 yang terinput, Riza menyimpulkan bahwa Pilkada Jakarta 2024 akan terjadi dua putaran.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan ini kami menyampaikan hasil input data yang kami terima menyatakan bahwa Pilkada Serentak 2024 di DKI Jakarta akan berlangsung dua putaran,&amp;quot; ujar Riza.&#13;
&#13;
Sekadar diketahui, aturan Pilkada dua putaran di Jakarta diatur khusus dalam Pasal 36 Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2016.&#13;
&#13;
Sebagai ibu kota negara dengan populasi besar dan kompleksitas politik yang tinggi, syarat kemenangan di DKI Jakarta memang lebih ketat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pasangan dinyatakan menang jika meraih lebih dari 50 persen suara. Jika tidak ada yang memenuhi syarat ini, dua paslon dengan suara terbanyak di putaran pertama akan maju ke putaran kedua.&#13;
&#13;
Sistem ini memastikan pemimpin yang terpilih memiliki dukungan mayoritas warga Jakarta, bukan hanya menang tipis dari pesaingnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kenapa hanya Jakarta yang bisa 2 putaran Pilkada 2024? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Okezone akan mengulas lengkap dalam artikel ini.&#13;
&#13;
Diketahui, berdasarkan hasil hitung cepat (quick qount), sejumlah lembaga survei memastikan pasangan Pramono-Rano Karno meraih 50 % plus 1.&#13;
&#13;
Namun, pasangan Ridwan Kamil &amp;ndash; Suswono &amp;nbsp;masih menunggu hasil penghitungan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta yang akan diumumkan oleh KPU Provinsi Jakarta.&#13;
&#13;
Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil - Suswono (RIDO), Ahmad Riza Patria mengungkap hasil real count yang dilakukan oleh internalnya. Dari hasil perhitungan suara itu, ia memastikan, Pilkada Jakarta 2024 akan terjadi dua putaran.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari total suara yang masuk yaitu 4.353.683 suara paslon nomor urut 1 memperoleh suara 40,17% dengan perolehan suara 1.748.714. Paslon nomor 2 10,55% dengan peroleh suara 459.475,&amp;quot; kata Riza saat jumpa pers di Kantor DPD Golkar, Jakarta Pusat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian paslon nomor urut 3 dengan perolehan 2.145.494 dengan perolehan 49% atau 49,28%, data masuk sudah mencapai 99,9%&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Berdasarkan data yang masuk dan hasil Form C-1 yang terinput, Riza menyimpulkan bahwa Pilkada Jakarta 2024 akan terjadi dua putaran.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan ini kami menyampaikan hasil input data yang kami terima menyatakan bahwa Pilkada Serentak 2024 di DKI Jakarta akan berlangsung dua putaran,&amp;quot; ujar Riza.&#13;
&#13;
Sekadar diketahui, aturan Pilkada dua putaran di Jakarta diatur khusus dalam Pasal 36 Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2016.&#13;
&#13;
Sebagai ibu kota negara dengan populasi besar dan kompleksitas politik yang tinggi, syarat kemenangan di DKI Jakarta memang lebih ketat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pasangan dinyatakan menang jika meraih lebih dari 50 persen suara. Jika tidak ada yang memenuhi syarat ini, dua paslon dengan suara terbanyak di putaran pertama akan maju ke putaran kedua.&#13;
&#13;
Sistem ini memastikan pemimpin yang terpilih memiliki dukungan mayoritas warga Jakarta, bukan hanya menang tipis dari pesaingnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
