<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Siswa SMK Tewas Ditembak Polisi, Aipda Robig Letuskan Dua Tembakan ke Arah Pelaku Tawuran</title><description>Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto mengatakan, Aipda Robig Zainudin (38) anggota Satuan Resnarkoba Polrestabes Semarang yang melepaskan tembakkan hingga menyebabkan Gamma Rizkynata Oktafandy (17) tewas,&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/28/512/3090581/kasus-siswa-smk-tewas-ditembak-polisi-aipda-robig-letuskan-dua-tembakan-ke-arah-pelaku-tawuran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/28/512/3090581/kasus-siswa-smk-tewas-ditembak-polisi-aipda-robig-letuskan-dua-tembakan-ke-arah-pelaku-tawuran"/><item><title>Kasus Siswa SMK Tewas Ditembak Polisi, Aipda Robig Letuskan Dua Tembakan ke Arah Pelaku Tawuran</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/28/512/3090581/kasus-siswa-smk-tewas-ditembak-polisi-aipda-robig-letuskan-dua-tembakan-ke-arah-pelaku-tawuran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/28/512/3090581/kasus-siswa-smk-tewas-ditembak-polisi-aipda-robig-letuskan-dua-tembakan-ke-arah-pelaku-tawuran</guid><pubDate>Kamis 28 November 2024 19:56 WIB</pubDate><dc:creator>Eka Setiawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/28/512/3090581/kabid_humas_polda_jateng_kombes_artanto-4SNe_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto (foto: Okezone/Eka)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/28/512/3090581/kabid_humas_polda_jateng_kombes_artanto-4SNe_large.jpg</image><title>Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto (foto: Okezone/Eka)</title></images><description>&#13;
&#13;
SEMARANG &amp;ndash; Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto mengatakan, Aipda Robig Zainudin (38) anggota Satuan Resnarkoba Polrestabes Semarang yang melepaskan tembakkan hingga menyebabkan Gamma Rizkynata Oktafandy (17) tewas, dan melukai 2 orang lainnya, tak memberikan tembakan peringatan. Polisi menyebut, saat itu terjadi tawuran.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak ada (tembakkan peringatan),&amp;rdquo; kata Kombes Pol Artanto di Mapolda Jateng, Kota Semarang, Kamis (28/11/2024).&#13;
&#13;
Artanto menyebut, Aipda Robig ini melepaskan dua tembakan yang langsung diarahkan ke para korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tembakan itu mengarah ke korban atau pelaku tawuran tersebut,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ditanyakan apakah saat itu Aipda Robig mendapati ancaman serius, atau melihat ada orang lain yang terancam nyawanya, Kombes Artanto belum bisa menjelaskan detail.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi kita menyebut tindakan yang bersangkutan itu excessive action atau tindakan berlebihan, di mana sat dia menggunakan alat kepolisian khusus seperti senjata api seharusnya sesuai prosedur,&amp;rdquo; kata Artanto.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi excessive action itu artinya sebenarnya dia tidak perlu melakukan tembakan itu terhadap orang yang tawuran, kreak tersebut. Itu nanti hasil penyelidikan yang menentukan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
SEMARANG &amp;ndash; Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto mengatakan, Aipda Robig Zainudin (38) anggota Satuan Resnarkoba Polrestabes Semarang yang melepaskan tembakkan hingga menyebabkan Gamma Rizkynata Oktafandy (17) tewas, dan melukai 2 orang lainnya, tak memberikan tembakan peringatan. Polisi menyebut, saat itu terjadi tawuran.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak ada (tembakkan peringatan),&amp;rdquo; kata Kombes Pol Artanto di Mapolda Jateng, Kota Semarang, Kamis (28/11/2024).&#13;
&#13;
Artanto menyebut, Aipda Robig ini melepaskan dua tembakan yang langsung diarahkan ke para korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tembakan itu mengarah ke korban atau pelaku tawuran tersebut,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ditanyakan apakah saat itu Aipda Robig mendapati ancaman serius, atau melihat ada orang lain yang terancam nyawanya, Kombes Artanto belum bisa menjelaskan detail.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi kita menyebut tindakan yang bersangkutan itu excessive action atau tindakan berlebihan, di mana sat dia menggunakan alat kepolisian khusus seperti senjata api seharusnya sesuai prosedur,&amp;rdquo; kata Artanto.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi excessive action itu artinya sebenarnya dia tidak perlu melakukan tembakan itu terhadap orang yang tawuran, kreak tersebut. Itu nanti hasil penyelidikan yang menentukan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
