<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Transaksi Judi Online Mulai Melonjak Tajam hingga Ratusan Triliun saat Pandemi Covid-19</title><description>Koordinator Kelompok Humas Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Natsir Kongah mengungkapkan jumlah peningkatan perputaran uang terkait judi online (judol) dari tahun ke tahun.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/30/337/3091165/transaksi-judi-online-mulai-melonjak-tajam-hingga-ratusan-triliun-saat-pandemi-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/30/337/3091165/transaksi-judi-online-mulai-melonjak-tajam-hingga-ratusan-triliun-saat-pandemi-covid-19"/><item><title>Transaksi Judi Online Mulai Melonjak Tajam hingga Ratusan Triliun saat Pandemi Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/30/337/3091165/transaksi-judi-online-mulai-melonjak-tajam-hingga-ratusan-triliun-saat-pandemi-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/30/337/3091165/transaksi-judi-online-mulai-melonjak-tajam-hingga-ratusan-triliun-saat-pandemi-covid-19</guid><pubDate>Sabtu 30 November 2024 19:50 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/30/337/3091165/polemik_trijaya-X9LP_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Polemik Trijaya</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/30/337/3091165/polemik_trijaya-X9LP_large.JPG</image><title>Polemik Trijaya</title></images><description>JAKARTA - Koordinator Kelompok Humas Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Natsir Kongah mengungkapkan jumlah peningkatan perputaran uang terkait judi online (judol) dari tahun ke tahun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal itu ia sampaikan dalam diskusi Polemik bertajuk &amp;#39;Judi Online, Anak Muda, dan Kita&amp;#39;, Sabtu (30/11/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Awalnya, Natsir menyatakan pihaknya memulai melakukan tracing transaksi judol sejak 2017. Menurutnya, jumlah peningkatan perputaran uang per tahun mengalami peningkatan 100 persen.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Di awal 2017, kita mendeteksi ada perputaran Rp2 triliun, meningkat menjadi hampir 100 persen menjadi Rp3,9 triliun (2018),&amp;quot; kata Natsir.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Di 2019, ini melonjak lagi menjadi Rp6,1 triliun,&amp;quot; sambungnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kemudian, pada 2020 Indonesia dilanda Pandemi Covid-19. Menurutnya, pada waktu tersebut jumlah perputaran uang judol meningkat cukup tajam.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Masuk masa covid ketika itu 2020, lonjakannya luar biasa signifikan menjadi Rp 15,7 triliun. Lalu kemudian tahun 2021, melonjak lagi menjadi Rp57 triliun,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kenaikan masih terus terjadi setiap tahunnya. Bahkan, kenaikan yang signifikan kembali terjadi pada 2023.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Melonjak lagi 2022 menjadi Rp104 triliun, 2023 Rp327 triliun,&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Budi Gunawan mengungkapkan, bahwa perputaran judi online yang ada di Indonesia ini telah mencapai kurang lebih Rp900 triliun di tahun 2024.&#13;
&#13;
Hal tersebut disampaikan Budi Gunawan pada Konferensi pers capaian deks pemberantasan perjudian daring dan deks keamanan siber dan pelindungan data, di Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta, Kamis (21/11/2024).&#13;
&#13;
&amp;quot;Bapak presiden pada beberapa kesempatan telah menyampaikan perputaran judi online yang ada di Indonesia ini telah mencapai kurang lebih Rp 900 triliun di tahun 2024,&amp;quot; kata Budi dalam paparannya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Budi menyebut bahwa judi online dinilai sudah sangat meresahkan, mengkhawatirkan dan darurat. Bahkan jutaan masyarakat Indonesia telah ikut terjerumus judi online.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemainnya kurang lebih 8,8 juta masyarakat Indonesia yang mayoritas para pemainnya adalah kelas menengah ke bawah,&amp;quot; kata Budi.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Koordinator Kelompok Humas Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Natsir Kongah mengungkapkan jumlah peningkatan perputaran uang terkait judi online (judol) dari tahun ke tahun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal itu ia sampaikan dalam diskusi Polemik bertajuk &amp;#39;Judi Online, Anak Muda, dan Kita&amp;#39;, Sabtu (30/11/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Awalnya, Natsir menyatakan pihaknya memulai melakukan tracing transaksi judol sejak 2017. Menurutnya, jumlah peningkatan perputaran uang per tahun mengalami peningkatan 100 persen.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Di awal 2017, kita mendeteksi ada perputaran Rp2 triliun, meningkat menjadi hampir 100 persen menjadi Rp3,9 triliun (2018),&amp;quot; kata Natsir.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Di 2019, ini melonjak lagi menjadi Rp6,1 triliun,&amp;quot; sambungnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kemudian, pada 2020 Indonesia dilanda Pandemi Covid-19. Menurutnya, pada waktu tersebut jumlah perputaran uang judol meningkat cukup tajam.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Masuk masa covid ketika itu 2020, lonjakannya luar biasa signifikan menjadi Rp 15,7 triliun. Lalu kemudian tahun 2021, melonjak lagi menjadi Rp57 triliun,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kenaikan masih terus terjadi setiap tahunnya. Bahkan, kenaikan yang signifikan kembali terjadi pada 2023.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Melonjak lagi 2022 menjadi Rp104 triliun, 2023 Rp327 triliun,&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Budi Gunawan mengungkapkan, bahwa perputaran judi online yang ada di Indonesia ini telah mencapai kurang lebih Rp900 triliun di tahun 2024.&#13;
&#13;
Hal tersebut disampaikan Budi Gunawan pada Konferensi pers capaian deks pemberantasan perjudian daring dan deks keamanan siber dan pelindungan data, di Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta, Kamis (21/11/2024).&#13;
&#13;
&amp;quot;Bapak presiden pada beberapa kesempatan telah menyampaikan perputaran judi online yang ada di Indonesia ini telah mencapai kurang lebih Rp 900 triliun di tahun 2024,&amp;quot; kata Budi dalam paparannya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Budi menyebut bahwa judi online dinilai sudah sangat meresahkan, mengkhawatirkan dan darurat. Bahkan jutaan masyarakat Indonesia telah ikut terjerumus judi online.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemainnya kurang lebih 8,8 juta masyarakat Indonesia yang mayoritas para pemainnya adalah kelas menengah ke bawah,&amp;quot; kata Budi.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
