<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BNPB: 4 Kecamatan di Kabupaten Sekadau Kalbar Terendam Banjir hingga 80 Cm</title><description>Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat empat kecamatan di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat terendam banjir dengan ketinggian bervariasi mencapai 80 centimeter&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/30/340/3091123/bnpb-4-kecamatan-di-kabupaten-sekadau-kalbar-terendam-banjir-hingga-80-cm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/30/340/3091123/bnpb-4-kecamatan-di-kabupaten-sekadau-kalbar-terendam-banjir-hingga-80-cm"/><item><title>BNPB: 4 Kecamatan di Kabupaten Sekadau Kalbar Terendam Banjir hingga 80 Cm</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/30/340/3091123/bnpb-4-kecamatan-di-kabupaten-sekadau-kalbar-terendam-banjir-hingga-80-cm</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/30/340/3091123/bnpb-4-kecamatan-di-kabupaten-sekadau-kalbar-terendam-banjir-hingga-80-cm</guid><pubDate>Sabtu 30 November 2024 16:18 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/30/340/3091123/banjir_sekadau-EcFb_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Banjir Sekadau</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/30/340/3091123/banjir_sekadau-EcFb_large.JPG</image><title>Banjir Sekadau</title></images><description>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat empat kecamatan di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat terendam banjir dengan ketinggian bervariasi mencapai 80 centimeter sejak Rabu (27/11) hingga Sabtu (30/11/2024) pagi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Empat kecamatan terdampak ialah Kecamatan Nanga Mahap, Nanga Taman, Sekadau Hulu dan Sekadau Hilir. Sebanyak 24.236 jiwa / 6.699 Kepala Keluarga yang berada di keempat desa tersebut alami kebanjiran, sementara tujuh kepala keluarga di antaranya memilihi mengungsi ke tempat lebih aman,&amp;quot; kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya dikutip, Sabtu (30/11/2024).&#13;
&#13;
&amp;quot;Sejumlah infrastruktur dan fasilitas umum turut terendam, seperti 6.505 unit rumah warga dan akses jalan dari desa ke kecamatan terganggu diakibatkan oleh terendamnya jalan,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Aam menyebut terkait Proses pemilihan kepala daerah yang ada di sejumlah TPS sempat terhambat pada Rabu (27/11). BPBD bersama tim gabungan bahu membahu berusaha agar proses pemilihan dapat berjalan dengan lancar, dengan menyediakan perahu karet dan juga personel untuk membantu akses masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tim Gabungan hingga kini masih bersiaga di lokasi terdampak sekaligus melakukan monitoring dan distribusi bantuan bagi warga yang masih bertahan di rumah masing-masing,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, BNPB mengimbau untuk tetap waspada dikarenakan potensi hujan lebat masih akan terjadi, pemerintah daerah diharapkan memastikan kebutuhan bagi warga terdampak agar terpenuhi selama banjir ini berlangsung.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat empat kecamatan di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat terendam banjir dengan ketinggian bervariasi mencapai 80 centimeter sejak Rabu (27/11) hingga Sabtu (30/11/2024) pagi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Empat kecamatan terdampak ialah Kecamatan Nanga Mahap, Nanga Taman, Sekadau Hulu dan Sekadau Hilir. Sebanyak 24.236 jiwa / 6.699 Kepala Keluarga yang berada di keempat desa tersebut alami kebanjiran, sementara tujuh kepala keluarga di antaranya memilihi mengungsi ke tempat lebih aman,&amp;quot; kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya dikutip, Sabtu (30/11/2024).&#13;
&#13;
&amp;quot;Sejumlah infrastruktur dan fasilitas umum turut terendam, seperti 6.505 unit rumah warga dan akses jalan dari desa ke kecamatan terganggu diakibatkan oleh terendamnya jalan,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Aam menyebut terkait Proses pemilihan kepala daerah yang ada di sejumlah TPS sempat terhambat pada Rabu (27/11). BPBD bersama tim gabungan bahu membahu berusaha agar proses pemilihan dapat berjalan dengan lancar, dengan menyediakan perahu karet dan juga personel untuk membantu akses masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tim Gabungan hingga kini masih bersiaga di lokasi terdampak sekaligus melakukan monitoring dan distribusi bantuan bagi warga yang masih bertahan di rumah masing-masing,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, BNPB mengimbau untuk tetap waspada dikarenakan potensi hujan lebat masih akan terjadi, pemerintah daerah diharapkan memastikan kebutuhan bagi warga terdampak agar terpenuhi selama banjir ini berlangsung.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
