<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Dukono Meletus Pagi Tadi, Luncurkan Abu Vulkanik 1.200 Meter</title><description>Gunung Api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, meletus pagi ini, Minggu (1/12/2024), pukul 08.27 WIT.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/01/340/3091276/gunung-dukono-meletus-pagi-tadi-luncurkan-abu-vulkanik-1-200-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/12/01/340/3091276/gunung-dukono-meletus-pagi-tadi-luncurkan-abu-vulkanik-1-200-meter"/><item><title>Gunung Dukono Meletus Pagi Tadi, Luncurkan Abu Vulkanik 1.200 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/01/340/3091276/gunung-dukono-meletus-pagi-tadi-luncurkan-abu-vulkanik-1-200-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/12/01/340/3091276/gunung-dukono-meletus-pagi-tadi-luncurkan-abu-vulkanik-1-200-meter</guid><pubDate>Minggu 01 Desember 2024 11:22 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/01/340/3091276/gunung_dukano_meletus-JsFw_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Dukano meletus (Foto : Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/01/340/3091276/gunung_dukano_meletus-JsFw_large.JPG</image><title>Gunung Dukano meletus (Foto : Istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Gunung Api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, meletus pagi ini, Minggu (1/12/2024), pukul 08.27 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi letusan 1.200 meter di atas puncak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terjadi erupsi Gunung Dukono pada hari Minggu, 01 Desember 2024, pukul 08:27 WIT dengan tinggi kolom abu teramati lebih kurang 1.200 meter di atas puncak (&amp;plusmn; 2.287 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Bambang Sugiono dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Bambang melaporkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 20 mm dan durasi 276.93 detik.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung, wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 3 km.&#13;
&#13;
Bambang mengatakan mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, meletus pagi ini, Minggu (1/12/2024), pukul 08.27 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi letusan 1.200 meter di atas puncak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terjadi erupsi Gunung Dukono pada hari Minggu, 01 Desember 2024, pukul 08:27 WIT dengan tinggi kolom abu teramati lebih kurang 1.200 meter di atas puncak (&amp;plusmn; 2.287 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Bambang Sugiono dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Bambang melaporkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 20 mm dan durasi 276.93 detik.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung, wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 3 km.&#13;
&#13;
Bambang mengatakan mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
