<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PDIP: Partisipasi Pemilih di Pilkada 2024 Rendah Adalah Sebuah Hukuman!</title><description>Salah satunya, adalah banyak pemilih pemula yang tak puas atas sengkarut pelaksanaan Pilkada 2024.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/02/337/3091433/pdip-partisipasi-pemilih-di-pilkada-2024-rendah-adalah-sebuah-hukuman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/12/02/337/3091433/pdip-partisipasi-pemilih-di-pilkada-2024-rendah-adalah-sebuah-hukuman"/><item><title>PDIP: Partisipasi Pemilih di Pilkada 2024 Rendah Adalah Sebuah Hukuman!</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/02/337/3091433/pdip-partisipasi-pemilih-di-pilkada-2024-rendah-adalah-sebuah-hukuman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/12/02/337/3091433/pdip-partisipasi-pemilih-di-pilkada-2024-rendah-adalah-sebuah-hukuman</guid><pubDate>Senin 02 Desember 2024 01:03 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/02/337/3091433/pilkada_2024-rgVl_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Pencoblosan Pilkada 2024 di TPS Khusus Lapas Kelas I Malang/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/02/337/3091433/pilkada_2024-rgVl_large.jpeg</image><title>Pencoblosan Pilkada 2024 di TPS Khusus Lapas Kelas I Malang/Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;nbsp;- Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus mengungkap sejumlah faktor penyebab turunnya partisipasi pemilih di Pilkada Serentak 2024. Salah satunya, adalah banyak pemilih pemula yang tak puas atas sengkarut pelaksanaan Pilkada 2024.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mayoritas pemilih sekarang datang dari kalangan pemilih muda dan memilih pemula yang tentu melihat rekam jejak para calon yang bertanding,&amp;rdquo;ujarnya di Kantor DPP PDIP pada Minggu (1/12/2024).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan kemudian menyimak bagaimana sengkarut pelaksanaan Pilkada kali ini sehingga mereka tidak memiliki motivasi untuk menggunakan hak suaranya,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Selain itu, kata dia, faktor lainnya yakni anggapan para pemilih bahwa para kepala daerah yang terpilih sudah ditentukan oleh para elit politik.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia pun mengibaratkan turunnya partisipasi pemilih di Pilkada Serentak 2024 adalah sebagai suatu hukuman.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi kami menangkap ini juga sebagai hukuman dari para pemilih terhadap kualitas Pilkada dan para pasangan calon yang disodorkan pada Pemilukada kali ini,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kecuali daerah-daerah di mana proses dan money politic itu cukup tinggi sudah tentu biasanya partisipasi publik akan meningkat secara umum,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;nbsp;- Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus mengungkap sejumlah faktor penyebab turunnya partisipasi pemilih di Pilkada Serentak 2024. Salah satunya, adalah banyak pemilih pemula yang tak puas atas sengkarut pelaksanaan Pilkada 2024.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mayoritas pemilih sekarang datang dari kalangan pemilih muda dan memilih pemula yang tentu melihat rekam jejak para calon yang bertanding,&amp;rdquo;ujarnya di Kantor DPP PDIP pada Minggu (1/12/2024).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan kemudian menyimak bagaimana sengkarut pelaksanaan Pilkada kali ini sehingga mereka tidak memiliki motivasi untuk menggunakan hak suaranya,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Selain itu, kata dia, faktor lainnya yakni anggapan para pemilih bahwa para kepala daerah yang terpilih sudah ditentukan oleh para elit politik.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia pun mengibaratkan turunnya partisipasi pemilih di Pilkada Serentak 2024 adalah sebagai suatu hukuman.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi kami menangkap ini juga sebagai hukuman dari para pemilih terhadap kualitas Pilkada dan para pasangan calon yang disodorkan pada Pemilukada kali ini,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kecuali daerah-daerah di mana proses dan money politic itu cukup tinggi sudah tentu biasanya partisipasi publik akan meningkat secara umum,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
