<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Relawan RIDO Ungkap Kecurangan Pilgub Jakarta: Ada Ribuan Warga Tak Dapat Form C-6</title><description>Dalam unjuk rasa itu, mereka mengaku telah mendapat laporan ihwal banyaknya warga Jakarta tak dapat Form C-6 atau surat undangan memilih untuk nyoblos.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/02/338/3091708/relawan-rido-ungkap-kecurangan-pilgub-jakarta-ada-ribuan-warga-tak-dapat-form-c-6</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/12/02/338/3091708/relawan-rido-ungkap-kecurangan-pilgub-jakarta-ada-ribuan-warga-tak-dapat-form-c-6"/><item><title>Relawan RIDO Ungkap Kecurangan Pilgub Jakarta: Ada Ribuan Warga Tak Dapat Form C-6</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/02/338/3091708/relawan-rido-ungkap-kecurangan-pilgub-jakarta-ada-ribuan-warga-tak-dapat-form-c-6</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/12/02/338/3091708/relawan-rido-ungkap-kecurangan-pilgub-jakarta-ada-ribuan-warga-tak-dapat-form-c-6</guid><pubDate>Senin 02 Desember 2024 19:07 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/02/338/3091708/relawan_rido-Un1p_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Relawan RIDO</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/02/338/3091708/relawan_rido-Un1p_large.JPG</image><title>Relawan RIDO</title></images><description>JAKARTA - Sejumlah relawan Paslon Cagub dan Cawagub DKI Jakarta Nomor Urut 1 Ridwan Kamil - Suswono (RIDO) menggelar unjuk rasa di depan Kantor KPUD Jakarta, Senin (2/12/2024). Dalam unjuk rasa itu, mereka mengaku telah mendapat laporan ihwal banyaknya warga Jakarta tak dapat Form C-6 atau surat undangan memilih untuk nyoblos.&#13;
&#13;
Hal itu seperti diungkapkan oleh Koordinator Lapangan Unjuk Rasa, Ramdan Alamsyah. Ia mengaku telah mendapat banyaknya laporan warga tak mendapat Form C-6. Menurutnya hal itu menjadi anomali pelaksanaan Pilkada 2024.&#13;
&#13;
&amp;quot;Warga banyak yang tidak menerima, yang namanya C-6. Dan ini adalah salah satu anomali yang dilakukan oleh KPU. Mereka menganggap dirinya sebagai penyelanggaran yang profesional, tapi pada faktanya tidak ada profesionalisme,&amp;quot; tutur Ramdan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan bahkan ada di beberapa titik, Pak RT-nya sendiri tidak mendapatkan yang namanya surat undangan. Nah ini menjadi sesuatu yang kita tanda tanyakam besar,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Ramdan pun menunukan sejumlah laporan ke Bawaslu ihwal banyaknya warga tak mendapat surat undangan memilih. &amp;quot;Masif sekali, banyak sekali laporan ke Bawaslu. Baik Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Bawah. Di seluruh wilayah DKI Jakarta. Ini bayangkan, mereka tidak pernah menerima form C6,&amp;quot; ucap Ramdan.&#13;
&#13;
Kendati demikian, Ramdan meminta Bawaslu Jakarta untuk segera memanggil KPU disemua tingkatan di Jakarta. Pasalnya, ia mengaku telah mendapat banyak laporan dari masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Mereka ini bertanya-tanya, kenapa mereka laporan? Karena mereka merasa, saya nggak pernah diundang, Pak. Mereka merasa punya hak tapi tidak dihargai.ini banyak, ini baru sebagian,&amp;quot; terang Ramdan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Total yang kita dapet itu sudah dapet laporan kita 2.000 dan itu masif. masih banyak lagi sampai hari ini,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Sejumlah relawan Paslon Cagub dan Cawagub DKI Jakarta Nomor Urut 1 Ridwan Kamil - Suswono (RIDO) menggelar unjuk rasa di depan Kantor KPUD Jakarta, Senin (2/12/2024). Dalam unjuk rasa itu, mereka mengaku telah mendapat laporan ihwal banyaknya warga Jakarta tak dapat Form C-6 atau surat undangan memilih untuk nyoblos.&#13;
&#13;
Hal itu seperti diungkapkan oleh Koordinator Lapangan Unjuk Rasa, Ramdan Alamsyah. Ia mengaku telah mendapat banyaknya laporan warga tak mendapat Form C-6. Menurutnya hal itu menjadi anomali pelaksanaan Pilkada 2024.&#13;
&#13;
&amp;quot;Warga banyak yang tidak menerima, yang namanya C-6. Dan ini adalah salah satu anomali yang dilakukan oleh KPU. Mereka menganggap dirinya sebagai penyelanggaran yang profesional, tapi pada faktanya tidak ada profesionalisme,&amp;quot; tutur Ramdan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan bahkan ada di beberapa titik, Pak RT-nya sendiri tidak mendapatkan yang namanya surat undangan. Nah ini menjadi sesuatu yang kita tanda tanyakam besar,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Ramdan pun menunukan sejumlah laporan ke Bawaslu ihwal banyaknya warga tak mendapat surat undangan memilih. &amp;quot;Masif sekali, banyak sekali laporan ke Bawaslu. Baik Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Bawah. Di seluruh wilayah DKI Jakarta. Ini bayangkan, mereka tidak pernah menerima form C6,&amp;quot; ucap Ramdan.&#13;
&#13;
Kendati demikian, Ramdan meminta Bawaslu Jakarta untuk segera memanggil KPU disemua tingkatan di Jakarta. Pasalnya, ia mengaku telah mendapat banyak laporan dari masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Mereka ini bertanya-tanya, kenapa mereka laporan? Karena mereka merasa, saya nggak pernah diundang, Pak. Mereka merasa punya hak tapi tidak dihargai.ini banyak, ini baru sebagian,&amp;quot; terang Ramdan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Total yang kita dapet itu sudah dapet laporan kita 2.000 dan itu masif. masih banyak lagi sampai hari ini,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
