<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK Sebut Dugaan Korupsi Pengolahan Karet di Kementan Rugikan Negara Rp75 Miliar</title><description>KPK mengusut dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa sarana pengolahan karet pada Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2021-2023. Dalam perkara ini, kerugian negara mencapai Rp75 miliar.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/03/337/3091817/kpk-sebut-dugaan-korupsi-pengolahan-karet-di-kementan-rugikan-negara-rp75-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/12/03/337/3091817/kpk-sebut-dugaan-korupsi-pengolahan-karet-di-kementan-rugikan-negara-rp75-miliar"/><item><title>KPK Sebut Dugaan Korupsi Pengolahan Karet di Kementan Rugikan Negara Rp75 Miliar</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/03/337/3091817/kpk-sebut-dugaan-korupsi-pengolahan-karet-di-kementan-rugikan-negara-rp75-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/12/03/337/3091817/kpk-sebut-dugaan-korupsi-pengolahan-karet-di-kementan-rugikan-negara-rp75-miliar</guid><pubDate>Selasa 03 Desember 2024 07:39 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/03/337/3091817/ilustrasi_kpk-kVoc_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi KPK. Foto: Dok Okezone.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/03/337/3091817/ilustrasi_kpk-kVoc_large.jpeg</image><title>Ilustrasi KPK. Foto: Dok Okezone.</title></images><description>JAKARTA - KPK mengusut dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa sarana pengolahan karet pada Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2021-2023. Dalam perkara ini, kerugian negara mencapai Rp75 miliar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kerugian negara Rp75 miliar,&amp;rdquo; kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika, Selasa (3/12/2024).&#13;
&#13;
Tessa menjelaskan, perkara ini diawali dari adanya pengaduan masyarakat atau dumas kepada lembaga antirasuah. &amp;ldquo;Awal mula adanya dumas,&amp;rdquo; jelas dia.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, KPK kini memang tengah mengusut kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementan RI 2021&amp;ndash;2023. Kasus ini merupakan kasus baru terkait dugaan korupsi pengadaan fasilitas pengolahan karet.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa dalam kasus tersebut, Kementan melakukan pengadaan fasilitas pengolahan karet untuk disalurkan kepada petani karet.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah asam ini, pengadaan asam ini itu, jadi sudah ada barangnya gitu, ada pabrik pupuk di Jawa Barat ini menghasilkan asam itu. Nah ini diperlukan dalam pengentalan karet,&amp;quot; kata Asep saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (28/11).&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah, pihak Kementan lalu mengadakanlah atau membeli pengadaan produk itu untuk nantinya disalurkan kepada para petani karet,&amp;quot; paparnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Akan tetapi, Asep mengungkapkan bahwa dalam pengadaan tersebut justru terjadi penggelembungan harga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Cuma yang terjadi adalah, terjadi penggelembungan harga di situ, jadi harganya tadinya yang dijual misalnya Rp 10 ribu per sekian liter, menjadi Rp 50 ribu per sekian liter,&amp;quot; ucap Asep.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi lebih mahal gitu, dinaikkan harganya. Di situ, jadi terjadi penggelembungan harga,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - KPK mengusut dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa sarana pengolahan karet pada Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2021-2023. Dalam perkara ini, kerugian negara mencapai Rp75 miliar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kerugian negara Rp75 miliar,&amp;rdquo; kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika, Selasa (3/12/2024).&#13;
&#13;
Tessa menjelaskan, perkara ini diawali dari adanya pengaduan masyarakat atau dumas kepada lembaga antirasuah. &amp;ldquo;Awal mula adanya dumas,&amp;rdquo; jelas dia.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, KPK kini memang tengah mengusut kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementan RI 2021&amp;ndash;2023. Kasus ini merupakan kasus baru terkait dugaan korupsi pengadaan fasilitas pengolahan karet.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa dalam kasus tersebut, Kementan melakukan pengadaan fasilitas pengolahan karet untuk disalurkan kepada petani karet.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah asam ini, pengadaan asam ini itu, jadi sudah ada barangnya gitu, ada pabrik pupuk di Jawa Barat ini menghasilkan asam itu. Nah ini diperlukan dalam pengentalan karet,&amp;quot; kata Asep saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (28/11).&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah, pihak Kementan lalu mengadakanlah atau membeli pengadaan produk itu untuk nantinya disalurkan kepada para petani karet,&amp;quot; paparnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Akan tetapi, Asep mengungkapkan bahwa dalam pengadaan tersebut justru terjadi penggelembungan harga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Cuma yang terjadi adalah, terjadi penggelembungan harga di situ, jadi harganya tadinya yang dijual misalnya Rp 10 ribu per sekian liter, menjadi Rp 50 ribu per sekian liter,&amp;quot; ucap Asep.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi lebih mahal gitu, dinaikkan harganya. Di situ, jadi terjadi penggelembungan harga,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
