<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pilkada Jakarta 2024, Warga Jaktim Lapor Bawaslu karena Tidak Dapat Formulir C6</title><description>Mereka melapor karena tidak mendapatkan formulir C6.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/03/338/3092080/pilkada-jakarta-2024-warga-jaktim-lapor-bawaslu-karena-tidak-dapat-formulir-c6</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/12/03/338/3092080/pilkada-jakarta-2024-warga-jaktim-lapor-bawaslu-karena-tidak-dapat-formulir-c6"/><item><title>Pilkada Jakarta 2024, Warga Jaktim Lapor Bawaslu karena Tidak Dapat Formulir C6</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/03/338/3092080/pilkada-jakarta-2024-warga-jaktim-lapor-bawaslu-karena-tidak-dapat-formulir-c6</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/12/03/338/3092080/pilkada-jakarta-2024-warga-jaktim-lapor-bawaslu-karena-tidak-dapat-formulir-c6</guid><pubDate>Selasa 03 Desember 2024 19:19 WIB</pubDate><dc:creator>Yulia Sri Kanti </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/03/338/3092080/pilkada-EIt9_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga Jaktim Lapor Bawaslu karena Tidak Dapat Formulir C6</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/03/338/3092080/pilkada-EIt9_large.jpg</image><title>Warga Jaktim Lapor Bawaslu karena Tidak Dapat Formulir C6</title></images><description>JAKARTA- Sejumlah warga Pasar Rebo, Ciracas dan Cipayung mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Jakarta Timur di Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Warga yang mengadu terdiri dari ibu-ibu hingga pemilih pemula.&#13;
&#13;
Mereka melapor karena tidak mendapatkan formulir C6 atau undangan untuk mencoblos dari panitia penyelenggara Pilkada Jakarta 2024.&#13;
&#13;
Warga Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Nur Hayati mengatakan, bahwa dirinya beserta beberapa warga tidak mendapatkan undangan atau formulir C6 untuk melakukan pencoblosan dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tidak mendapatkan undangan atau formulir C6 dari panitia atau KPPS. Sangat minim sosialisasi untuk Pilkada ini. Untuk itu, kami melapor ke Bawaslu Jakarta Timur,&amp;quot;ujarnya, Selasa (3/12/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hal senada juga disampaikan M. Ardiansyah pemuda asal Munjul, Cipayung, Jakarta Timur, bahwa sosialisasi dan penyebaran undangan atau formulir C6 tidak semasif ketika Pilpres dan Pileg 2024.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pilkada Serentak 2024 ini rasanya sangat sepi, kami sebagai warga menjadi bingung apalagi ini kami tidak menerima undangan untuk mencoblosnya&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, beberapa warga Pasar Rebo lainnya&amp;nbsp;juga telah menyampaikan laporannya ke Bawaslu Jakarta Timur.&#13;
&#13;
Diantaranya Aldi warga Cijantung, Jakarta Timur, Riyan warga Pasar Rebo,&amp;nbsp;M. Arya warga Cijantung, Jakarta Timur,&amp;nbsp;M. Topik warga&amp;nbsp;Pasar Rebo, Jakarta Timur. Mba Zahwa Jayadi, Warga Ciracas, Jakarta Timur dan&amp;nbsp;Ibu Rosilah, warga Cijantung, Jakarta Timur.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA- Sejumlah warga Pasar Rebo, Ciracas dan Cipayung mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Jakarta Timur di Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Warga yang mengadu terdiri dari ibu-ibu hingga pemilih pemula.&#13;
&#13;
Mereka melapor karena tidak mendapatkan formulir C6 atau undangan untuk mencoblos dari panitia penyelenggara Pilkada Jakarta 2024.&#13;
&#13;
Warga Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Nur Hayati mengatakan, bahwa dirinya beserta beberapa warga tidak mendapatkan undangan atau formulir C6 untuk melakukan pencoblosan dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tidak mendapatkan undangan atau formulir C6 dari panitia atau KPPS. Sangat minim sosialisasi untuk Pilkada ini. Untuk itu, kami melapor ke Bawaslu Jakarta Timur,&amp;quot;ujarnya, Selasa (3/12/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hal senada juga disampaikan M. Ardiansyah pemuda asal Munjul, Cipayung, Jakarta Timur, bahwa sosialisasi dan penyebaran undangan atau formulir C6 tidak semasif ketika Pilpres dan Pileg 2024.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pilkada Serentak 2024 ini rasanya sangat sepi, kami sebagai warga menjadi bingung apalagi ini kami tidak menerima undangan untuk mencoblosnya&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, beberapa warga Pasar Rebo lainnya&amp;nbsp;juga telah menyampaikan laporannya ke Bawaslu Jakarta Timur.&#13;
&#13;
Diantaranya Aldi warga Cijantung, Jakarta Timur, Riyan warga Pasar Rebo,&amp;nbsp;M. Arya warga Cijantung, Jakarta Timur,&amp;nbsp;M. Topik warga&amp;nbsp;Pasar Rebo, Jakarta Timur. Mba Zahwa Jayadi, Warga Ciracas, Jakarta Timur dan&amp;nbsp;Ibu Rosilah, warga Cijantung, Jakarta Timur.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
