<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gegara Angin Kencang, Atap Ruko di Bandarlampung Berterbangan</title><description>Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bandarlampung Sarkoni mengatakan, atap tersebut berasal dari atas bangunan ruko yang berada di wilayah Teluk Betung Barat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/04/340/3092325/gegara-angin-kencang-atap-ruko-di-bandarlampung-berterbangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/12/04/340/3092325/gegara-angin-kencang-atap-ruko-di-bandarlampung-berterbangan"/><item><title>Gegara Angin Kencang, Atap Ruko di Bandarlampung Berterbangan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/04/340/3092325/gegara-angin-kencang-atap-ruko-di-bandarlampung-berterbangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/12/04/340/3092325/gegara-angin-kencang-atap-ruko-di-bandarlampung-berterbangan</guid><pubDate>Rabu 04 Desember 2024 15:48 WIB</pubDate><dc:creator>Ira Widyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/04/340/3092325/angin_kencang_di_lampung-zfMA_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Angin Kencang di Lampung</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/04/340/3092325/angin_kencang_di_lampung-zfMA_large.JPG</image><title>Angin Kencang di Lampung</title></images><description>LAMPUNG - Angin kencang yang berhembus di Bandarlampung menyebabkan sebuah atap baja ringan sebuah ruko berterbangan, Rabu (4/12/2024).&#13;
&#13;
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bandarlampung Sarkoni mengatakan, atap tersebut berasal dari atas bangunan ruko yang berada di wilayah Teluk Betung Barat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tadi kami melakukan pengecekan ternyata dari atap bagian atas ruko, awalnya kami mengira bagian teras ternyata bagian untuk menutup coran di atas,&amp;quot; ujar Sarkoni.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sarkoni menuturkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 wib saat angin sedang berhembus dengan kencang.&#13;
&#13;
Menurut Sarkoni, pihaknya langsung bergegas ketika mendengar adanya laporan terkait dengan atap terbang tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sampai lokasi tadi sekitar pukul 09.00 WIB dan langsung kami singkirkan,&amp;quot; kata dia.&#13;
&#13;
Sarkoni menambahkan, pihaknya melakukan upaya pembersihan terhadap atap terbang tersebut kurang lebih selama dua jam dengan menurunkan 15 personel.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita menerjunkan 15 personel dengan pembersihan selama dua jam, dikarenakan ukurannya yang cukup besar ya jadi bersama tim berupaya untuk membersihkan dengan cepat,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut Sarkoni mengimbau masyarakat untuk menjauhi pohon besar dan rimbun guna menghindari tertimpa dari ranting yang rubuh saat terjadi angin kencang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika ada pohon besar jangan dekat-dekat, kalau dahannya sudah rimbun apalagi ada di pohon besar untuk ditebang,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>LAMPUNG - Angin kencang yang berhembus di Bandarlampung menyebabkan sebuah atap baja ringan sebuah ruko berterbangan, Rabu (4/12/2024).&#13;
&#13;
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bandarlampung Sarkoni mengatakan, atap tersebut berasal dari atas bangunan ruko yang berada di wilayah Teluk Betung Barat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tadi kami melakukan pengecekan ternyata dari atap bagian atas ruko, awalnya kami mengira bagian teras ternyata bagian untuk menutup coran di atas,&amp;quot; ujar Sarkoni.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sarkoni menuturkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 wib saat angin sedang berhembus dengan kencang.&#13;
&#13;
Menurut Sarkoni, pihaknya langsung bergegas ketika mendengar adanya laporan terkait dengan atap terbang tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sampai lokasi tadi sekitar pukul 09.00 WIB dan langsung kami singkirkan,&amp;quot; kata dia.&#13;
&#13;
Sarkoni menambahkan, pihaknya melakukan upaya pembersihan terhadap atap terbang tersebut kurang lebih selama dua jam dengan menurunkan 15 personel.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita menerjunkan 15 personel dengan pembersihan selama dua jam, dikarenakan ukurannya yang cukup besar ya jadi bersama tim berupaya untuk membersihkan dengan cepat,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut Sarkoni mengimbau masyarakat untuk menjauhi pohon besar dan rimbun guna menghindari tertimpa dari ranting yang rubuh saat terjadi angin kencang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika ada pohon besar jangan dekat-dekat, kalau dahannya sudah rimbun apalagi ada di pohon besar untuk ditebang,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
