<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Breaking News! Gunung Dukono Meletus Dahsyat Sore Ini, Muntahkan Abu Vulkanik 3.500 Meter</title><description>Bambang melaporkan, kolom abu teramati berwarna putih, kelabu hingga hitam.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/04/340/3092360/breaking-news-gunung-dukono-meletus-dahsyat-sore-ini-muntahkan-abu-vulkanik-3-500-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/12/04/340/3092360/breaking-news-gunung-dukono-meletus-dahsyat-sore-ini-muntahkan-abu-vulkanik-3-500-meter"/><item><title>Breaking News! Gunung Dukono Meletus Dahsyat Sore Ini, Muntahkan Abu Vulkanik 3.500 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/04/340/3092360/breaking-news-gunung-dukono-meletus-dahsyat-sore-ini-muntahkan-abu-vulkanik-3-500-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/12/04/340/3092360/breaking-news-gunung-dukono-meletus-dahsyat-sore-ini-muntahkan-abu-vulkanik-3-500-meter</guid><pubDate>Rabu 04 Desember 2024 17:02 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/04/340/3092360/gunung-y8D9_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Dukono Meletus Dahsyat Sore Ini, Muntahkan Abu Vulkanik 3.500 Meter</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/04/340/3092360/gunung-y8D9_large.jpg</image><title>Gunung Dukono Meletus Dahsyat Sore Ini, Muntahkan Abu Vulkanik 3.500 Meter</title></images><description>JAKARTA - Gunung Api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara meletus dahsyat, pada pukul 17.14 WIT, Rabu (4/12/2024). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi letusan 3.500 meter di atas puncak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terjadi erupsi Gunung Dukono dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 3500 m di atas puncak (&amp;plusmn; 4587 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Bambang Sugiono.&#13;
&#13;
Bambang melaporkan, kolom abu teramati berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu dia mengimbau, masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung, wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 3 km.&#13;
&#13;
Bambang melanjutkan, mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara meletus dahsyat, pada pukul 17.14 WIT, Rabu (4/12/2024). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi letusan 3.500 meter di atas puncak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terjadi erupsi Gunung Dukono dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 3500 m di atas puncak (&amp;plusmn; 4587 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Bambang Sugiono.&#13;
&#13;
Bambang melaporkan, kolom abu teramati berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu dia mengimbau, masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung, wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 3 km.&#13;
&#13;
Bambang melanjutkan, mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
