<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral 6 Mobil Hanyut Terbawa Banjir di Sukabumi</title><description>Peristiwa ini terekam dalam sebuah video berdurasi 19 detik yang kini viral di media sosial.  &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/04/525/3092249/viral-6-mobil-hanyut-terbawa-banjir-di-sukabumi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/12/04/525/3092249/viral-6-mobil-hanyut-terbawa-banjir-di-sukabumi"/><item><title>Viral 6 Mobil Hanyut Terbawa Banjir di Sukabumi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/04/525/3092249/viral-6-mobil-hanyut-terbawa-banjir-di-sukabumi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/12/04/525/3092249/viral-6-mobil-hanyut-terbawa-banjir-di-sukabumi</guid><pubDate>Rabu 04 Desember 2024 12:25 WIB</pubDate><dc:creator>Ilham Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/04/525/3092249/banjir_sukabumi-JTG1_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Banjir Sukabumi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/04/525/3092249/banjir_sukabumi-JTG1_large.JPG</image><title>Banjir Sukabumi</title></images><description>SUKABUMI - Enam minibus terseret arus deras akibat banjir yang melanda Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (4/12/2024). Peristiwa ini terekam dalam sebuah video berdurasi 19 detik yang kini viral di media sosial. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam video tersebut, terlihat derasnya aliran air menghantam deretan kendaraan yang sedang terparkir. Tanpa mampu bertahan, satu per satu minibus hanyut terbawa arus hingga hilang dari pandangan. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut saksi mata, insiden ini terjadi setelah curah hujan tinggi menyebabkan luapan sungai di sekitar kawasan Sagaranten.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Air datang tiba-tiba, sangat deras. Mobil-mobil itu awalnya terparkir di tempat yang aman, tapi arusnya terlalu kuat hingga menghanyutkannya,&amp;quot; ujar Deni (35), seorang warga setempat. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, Pusdalop BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengonfirmasi bahwa kejadian tersebut terjadi di Kampung Cierih, Desa Datarnangka, Kecamatan Sagaranten, yang berbatasan dengan Kecamatan Pabuaran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penyebab utamanya adalah luapan Sungai Cikaso setelah curah hujan yang tinggi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini adalah salah satu wilayah rawan banjir di Kabupaten Sukabumi. Beruntung tidak ada korban jiwa, meskipun kerugian material cukup besar,&amp;quot; ujar Daeng.&#13;
&#13;
Kini, Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan mengidentifikasi kendaraan yang hanyut. &amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>SUKABUMI - Enam minibus terseret arus deras akibat banjir yang melanda Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (4/12/2024). Peristiwa ini terekam dalam sebuah video berdurasi 19 detik yang kini viral di media sosial. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam video tersebut, terlihat derasnya aliran air menghantam deretan kendaraan yang sedang terparkir. Tanpa mampu bertahan, satu per satu minibus hanyut terbawa arus hingga hilang dari pandangan. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut saksi mata, insiden ini terjadi setelah curah hujan tinggi menyebabkan luapan sungai di sekitar kawasan Sagaranten.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Air datang tiba-tiba, sangat deras. Mobil-mobil itu awalnya terparkir di tempat yang aman, tapi arusnya terlalu kuat hingga menghanyutkannya,&amp;quot; ujar Deni (35), seorang warga setempat. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, Pusdalop BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengonfirmasi bahwa kejadian tersebut terjadi di Kampung Cierih, Desa Datarnangka, Kecamatan Sagaranten, yang berbatasan dengan Kecamatan Pabuaran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penyebab utamanya adalah luapan Sungai Cikaso setelah curah hujan yang tinggi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini adalah salah satu wilayah rawan banjir di Kabupaten Sukabumi. Beruntung tidak ada korban jiwa, meskipun kerugian material cukup besar,&amp;quot; ujar Daeng.&#13;
&#13;
Kini, Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan mengidentifikasi kendaraan yang hanyut. &amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
