<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gus Miftah Hina Penjual Es Teh, Gerindra: Patut Jadi Evaluasi</title><description>Keponakan Presiden Prabowo Subianto ini pun menilai, Gus Miftah patut dievaluasi lantaran telah membuat pernyataan yang tak baik.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/05/337/3092527/gus-miftah-hina-penjual-es-teh-gerindra-patut-jadi-evaluasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/12/05/337/3092527/gus-miftah-hina-penjual-es-teh-gerindra-patut-jadi-evaluasi"/><item><title>Gus Miftah Hina Penjual Es Teh, Gerindra: Patut Jadi Evaluasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/05/337/3092527/gus-miftah-hina-penjual-es-teh-gerindra-patut-jadi-evaluasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/12/05/337/3092527/gus-miftah-hina-penjual-es-teh-gerindra-patut-jadi-evaluasi</guid><pubDate>Kamis 05 Desember 2024 09:16 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/05/337/3092527/gus_miftah-wkQC_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Gus Miftah. Foto: Dok IST.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/05/337/3092527/gus_miftah-wkQC_large.jpeg</image><title>Gus Miftah. Foto: Dok IST.</title></images><description>JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Budi Djiwandono menyayangkan tindakan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah, yang menhina penjual es teh.&#13;
&#13;
Keponakan Presiden Prabowo Subianto ini pun menilai, Gus Miftah patut dievaluasi lantaran telah membuat pernyataan yang tak baik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Apa namanya ya kita menyayangkan kalau ada apa namanya mungkin pernyataan yang tidak baik, tentu itu patut menjadi evaluasi apalagi namanya pemimpin,&amp;quot; kata Budi, Kamis (5/12/2024).&#13;
&#13;
Kendati demikian, Budi menyerahkan sepenuhnya keputusan untuk mengevaluasi Miftah kepada Prabowo. Ia pun menyampaikan, pihaknya menerima segala masukan dan kritik dari masyarakat terkait pernyataan Miftah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi apapun itu, kita serahkan keputusan-keputusan kalau ada, kita terima sebagai masukan dan kritik yang baik dari masyarakat. Saya kira itu,&amp;quot; tandas Budi.&#13;
&#13;
Sementara itu, Prabowo pun disebut telah menegur Miftah atas pernyataan yang mengolok pedagang es. Hal itu disampaikan oleh Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Presiden sudah memberikan teguran kepada yang bersangkutan melalui Sekretaris Kabinet untuk segera meminta maaf kepada Bapak Sunhaji yang mungkin saja dan sangat mungkin terluka perasaannya karena kejadian kemarin,&amp;rdquo; ungkap Hasan, Rabu (4/12/2024).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bahkan, kata Hasan, Presiden Prabowo juga sudah mendapatkan informasi bahwa Miftah sudah mendatangi Sunhaji secara langsung ke Desa Banyusari, Kecamatan Grabak, Kabupaten Magelang, untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga melihat dalam berbagai video Bapak Sonhaji sudah memberikan maaf beliau,&amp;rdquo;lanjut Hasan Nasbi.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Budi Djiwandono menyayangkan tindakan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah, yang menhina penjual es teh.&#13;
&#13;
Keponakan Presiden Prabowo Subianto ini pun menilai, Gus Miftah patut dievaluasi lantaran telah membuat pernyataan yang tak baik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Apa namanya ya kita menyayangkan kalau ada apa namanya mungkin pernyataan yang tidak baik, tentu itu patut menjadi evaluasi apalagi namanya pemimpin,&amp;quot; kata Budi, Kamis (5/12/2024).&#13;
&#13;
Kendati demikian, Budi menyerahkan sepenuhnya keputusan untuk mengevaluasi Miftah kepada Prabowo. Ia pun menyampaikan, pihaknya menerima segala masukan dan kritik dari masyarakat terkait pernyataan Miftah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi apapun itu, kita serahkan keputusan-keputusan kalau ada, kita terima sebagai masukan dan kritik yang baik dari masyarakat. Saya kira itu,&amp;quot; tandas Budi.&#13;
&#13;
Sementara itu, Prabowo pun disebut telah menegur Miftah atas pernyataan yang mengolok pedagang es. Hal itu disampaikan oleh Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Presiden sudah memberikan teguran kepada yang bersangkutan melalui Sekretaris Kabinet untuk segera meminta maaf kepada Bapak Sunhaji yang mungkin saja dan sangat mungkin terluka perasaannya karena kejadian kemarin,&amp;rdquo; ungkap Hasan, Rabu (4/12/2024).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bahkan, kata Hasan, Presiden Prabowo juga sudah mendapatkan informasi bahwa Miftah sudah mendatangi Sunhaji secara langsung ke Desa Banyusari, Kecamatan Grabak, Kabupaten Magelang, untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga melihat dalam berbagai video Bapak Sonhaji sudah memberikan maaf beliau,&amp;rdquo;lanjut Hasan Nasbi.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
