<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir dan Longsor di Sukabumi, 3 Orang Tewas dan 4 Masih Dalam Pencarian&amp;nbsp;</title><description>Pj Gubernur Jawa Barat (Jabar), Bey Machmudin mengungkapkan korban bencana alam di Sukabumi bertambah menjadi 3 orang meninggal dunia, dan 4 orang masih dalam pencarian. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/05/525/3092740/banjir-dan-longsor-di-sukabumi-3-orang-tewas-dan-4-masih-dalam-pencarian-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/12/05/525/3092740/banjir-dan-longsor-di-sukabumi-3-orang-tewas-dan-4-masih-dalam-pencarian-nbsp"/><item><title>Banjir dan Longsor di Sukabumi, 3 Orang Tewas dan 4 Masih Dalam Pencarian&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/05/525/3092740/banjir-dan-longsor-di-sukabumi-3-orang-tewas-dan-4-masih-dalam-pencarian-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/12/05/525/3092740/banjir-dan-longsor-di-sukabumi-3-orang-tewas-dan-4-masih-dalam-pencarian-nbsp</guid><pubDate>Kamis 05 Desember 2024 19:00 WIB</pubDate><dc:creator>Dharmawan Hadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/05/525/3092740/pj_gubernur_jawa_barat_bey_machmudin-jdUx_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin (foto: Okezone/Dharmawan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/05/525/3092740/pj_gubernur_jawa_barat_bey_machmudin-jdUx_large.jpg</image><title>Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin (foto: Okezone/Dharmawan)</title></images><description>&#13;
&#13;
SUKABUMI - Pj Gubernur Jawa Barat (Jabar), Bey Machmudin mengungkapkan korban bencana alam di Sukabumi bertambah menjadi 3 orang meninggal dunia, dan 4 orang masih dalam pencarian.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Total keseluruhan 7 korban yang merupakan dampak dari bencana longsor tersebut, 1 orang korban meninggal dunia terjadi di Kecamatan Simpenan, 2 orang korban terjadi di Kecamatan Tegalbuleud.&#13;
&#13;
Sedangkan untuk korban yang tertimbun masih dalam pencarian, 1 orang korban terjadi di Kecamatan Gegerbitung, 1 orang korban di Kecamatan Pabuaran dan 2 orang korban terjadi di Kecamatan Tegalbuleud.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hal tersebut dikatakan Bey Machmudin saat melakukan peninjauan ke lokasi bencana pergerakan tanah di Kampung Cihonje, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya, barusan dapat laporan lagi, katanya ada 3 warga yang meninggal dunia akibat terdampak bencana tanah longsor,&amp;rdquo; ujar Bey Machmudin yang didampingi Kapolda Jabar, Irjen Akhmad Wiyagus di lokasi penampungan, Kamis (5/12/2024).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut Bey mengatakan, untuk jumlah warga yang tertimbun material longsor dan masih dalam tahap pencarian berjumlah 4 orang. Data tersebut bersifat sementara dan terus dilakukan pemutakhiran setiap waktu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini, kami fokus mengevakuasi warga yang terdampak bencana ke tempat aman serta melakukan penanganan akses jalan yang terputus dan terus menyalurkan bantuan logistik,&amp;quot; ujar Bey.&#13;
&#13;
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena mengatakan, jasad 3 korban tertimbun longsor sudah ditemukan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nah, kenapa korban yang di Kecamatan Gegerbitung itu, belum dinyatakan meninggal dunia, karena belum ditemukan korbannya dan saat ini masih dalam proses pencarian,&amp;quot; ujar Deden.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
SUKABUMI - Pj Gubernur Jawa Barat (Jabar), Bey Machmudin mengungkapkan korban bencana alam di Sukabumi bertambah menjadi 3 orang meninggal dunia, dan 4 orang masih dalam pencarian.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Total keseluruhan 7 korban yang merupakan dampak dari bencana longsor tersebut, 1 orang korban meninggal dunia terjadi di Kecamatan Simpenan, 2 orang korban terjadi di Kecamatan Tegalbuleud.&#13;
&#13;
Sedangkan untuk korban yang tertimbun masih dalam pencarian, 1 orang korban terjadi di Kecamatan Gegerbitung, 1 orang korban di Kecamatan Pabuaran dan 2 orang korban terjadi di Kecamatan Tegalbuleud.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hal tersebut dikatakan Bey Machmudin saat melakukan peninjauan ke lokasi bencana pergerakan tanah di Kampung Cihonje, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya, barusan dapat laporan lagi, katanya ada 3 warga yang meninggal dunia akibat terdampak bencana tanah longsor,&amp;rdquo; ujar Bey Machmudin yang didampingi Kapolda Jabar, Irjen Akhmad Wiyagus di lokasi penampungan, Kamis (5/12/2024).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut Bey mengatakan, untuk jumlah warga yang tertimbun material longsor dan masih dalam tahap pencarian berjumlah 4 orang. Data tersebut bersifat sementara dan terus dilakukan pemutakhiran setiap waktu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini, kami fokus mengevakuasi warga yang terdampak bencana ke tempat aman serta melakukan penanganan akses jalan yang terputus dan terus menyalurkan bantuan logistik,&amp;quot; ujar Bey.&#13;
&#13;
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena mengatakan, jasad 3 korban tertimbun longsor sudah ditemukan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nah, kenapa korban yang di Kecamatan Gegerbitung itu, belum dinyatakan meninggal dunia, karena belum ditemukan korbannya dan saat ini masih dalam proses pencarian,&amp;quot; ujar Deden.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
