<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung&amp;nbsp;Dukono&amp;nbsp;Meletus Dahsyat Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 4.800 Meter</title><description>Gunung Api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara meletus dahsyat pagi ini, Sabtu (7/12/2024), sekira pukul 06.15 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi letusan mencapai 4.800 meter di atas puncak.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/07/340/3093169/gunung-dukono-meletus-dahsyat-pagi-ini-luncurkan-abu-vulkanik-4-800-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/12/07/340/3093169/gunung-dukono-meletus-dahsyat-pagi-ini-luncurkan-abu-vulkanik-4-800-meter"/><item><title>Gunung&amp;nbsp;Dukono&amp;nbsp;Meletus Dahsyat Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 4.800 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/07/340/3093169/gunung-dukono-meletus-dahsyat-pagi-ini-luncurkan-abu-vulkanik-4-800-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/12/07/340/3093169/gunung-dukono-meletus-dahsyat-pagi-ini-luncurkan-abu-vulkanik-4-800-meter</guid><pubDate>Sabtu 07 Desember 2024 06:24 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/07/340/3093169/gunung_dukono_meletus-YAlp_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Dukono Meletus. Foto: Dok IST.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/07/340/3093169/gunung_dukono_meletus-YAlp_large.png</image><title>Gunung Dukono Meletus. Foto: Dok IST.</title></images><description>JAKARTA - Gunung Api&amp;nbsp;Dukono&amp;nbsp;di Halmahera Utara, Maluku Utara meletus dahsyat pagi ini, Sabtu (7/12/2024), sekira pukul 06.15 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi letusan mencapai 4.800 meter di atas puncak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terjadi erupsi Gunung Dukono pada hari Sabtu, 7 Desember 2024, pukul 06:15 WIT. Tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 4.800 meter di atas puncak (5.887 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Sarjan Roboke dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Sarjan melaporkan kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.&#13;
&#13;
Sementara itu, masyarakat di sekitar Gunung&amp;nbsp;Dukono&amp;nbsp;dan pengunjung, wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 3 km.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sarjan mengatakan mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung&amp;nbsp;Dukono&amp;nbsp;untuk selalu menyediakan masker penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Api&amp;nbsp;Dukono&amp;nbsp;di Halmahera Utara, Maluku Utara meletus dahsyat pagi ini, Sabtu (7/12/2024), sekira pukul 06.15 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi letusan mencapai 4.800 meter di atas puncak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terjadi erupsi Gunung Dukono pada hari Sabtu, 7 Desember 2024, pukul 06:15 WIT. Tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 4.800 meter di atas puncak (5.887 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Sarjan Roboke dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Sarjan melaporkan kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.&#13;
&#13;
Sementara itu, masyarakat di sekitar Gunung&amp;nbsp;Dukono&amp;nbsp;dan pengunjung, wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 3 km.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sarjan mengatakan mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung&amp;nbsp;Dukono&amp;nbsp;untuk selalu menyediakan masker penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
