<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Dukono Meletus, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter</title><description>Gunung Api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara meletus pagi ini, Senin 9 Desember 2024, pukul 06.04 WIT.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/09/337/3093644/gunung-dukono-meletus-luncurkan-abu-vulkanik-1-000-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/12/09/337/3093644/gunung-dukono-meletus-luncurkan-abu-vulkanik-1-000-meter"/><item><title>Gunung Dukono Meletus, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/09/337/3093644/gunung-dukono-meletus-luncurkan-abu-vulkanik-1-000-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/12/09/337/3093644/gunung-dukono-meletus-luncurkan-abu-vulkanik-1-000-meter</guid><pubDate>Senin 09 Desember 2024 07:07 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/09/337/3093644/gunung_dukono-mpga_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Dukono meletus (Foto: PVMBG/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/09/337/3093644/gunung_dukono-mpga_large.jpg</image><title>Gunung Dukono meletus (Foto: PVMBG/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gunung Api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara meletus pagi ini, Senin 9 Desember 2024, pukul 06.04 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi letusan 1.000 meter di atas puncak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Dukono pada hari Senin, 09 Desember 2024, pukul 06:04 WIT dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 1.000 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2.087 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Bambang Sugiono dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Bambang melaporkan kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 20 mm dan durasi 63.98 detik.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung, wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 3 km.&#13;
&#13;
Bambang mengatakan, mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Maka, direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan,&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara meletus pagi ini, Senin 9 Desember 2024, pukul 06.04 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi letusan 1.000 meter di atas puncak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Dukono pada hari Senin, 09 Desember 2024, pukul 06:04 WIT dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 1.000 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2.087 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Bambang Sugiono dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Bambang melaporkan kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 20 mm dan durasi 63.98 detik.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung, wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 3 km.&#13;
&#13;
Bambang mengatakan, mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Maka, direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan,&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
