<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>35 Bencana Terjadi Dalam Sepekan, 24 Orang Meninggal Dunia</title><description>BNPB melaporkan sebanyak 35 kejadian bencana melanda Indonesia selama sepekan terakhir&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/09/337/3093915/35-bencana-terjadi-dalam-sepekan-24-orang-meninggal-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/12/09/337/3093915/35-bencana-terjadi-dalam-sepekan-24-orang-meninggal-dunia"/><item><title>35 Bencana Terjadi Dalam Sepekan, 24 Orang Meninggal Dunia</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/09/337/3093915/35-bencana-terjadi-dalam-sepekan-24-orang-meninggal-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/12/09/337/3093915/35-bencana-terjadi-dalam-sepekan-24-orang-meninggal-dunia</guid><pubDate>Senin 09 Desember 2024 20:06 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/09/337/3093915/bnpb_melaporkan_terjadi_35_bencana_dalam_sepekan-4ke5_large.png" expression="full" type="image/jpeg">BNPB melaporkan terjadi 35 bencana dalam sepekan (Foto : BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/09/337/3093915/bnpb_melaporkan_terjadi_35_bencana_dalam_sepekan-4ke5_large.png</image><title>BNPB melaporkan terjadi 35 bencana dalam sepekan (Foto : BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 35 kejadian bencana melanda Indonesia selama sepekan terakhir per 2 hingga 9 Desember 2024. Dimana dari kejadian itu, menyebabkan sebanyak 24 orang meninggal dunia.&#13;
&#13;
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan dari 35 kejadian bencana sepekan dimana 21 kali atau 60% adalah bencana banjir. Selanjutnya, bencana tanah longsor dan cuaca ekstrem.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pada satu minggu kemarin tanggal 2 hingga tanggal 9 Desember, itu ada 35 kali kejadian bencana. Dimana 21 kali atau 60% itu adalah banjir, kemudian disusul tanah longsor dan cuaca ekstrem,&amp;rdquo; kata Aam sapaan Abdul Muhari dalam Disaster Briefing secara virtual, Senin (9/12/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pada kesempatan itu, Aam juga mengatakan bahwa sepekan terakhir kejadian bencana yang signifikan terjadi yakni bencana Sukabumi yang menyebabkan 10 orang meninggal dunia. Dimana dua diantaranya masih dinyatakan hilang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada yang cukup signifikan korban di Sukabumi itu ada 10 yang sudah ditemukan, dua masih dalam pencarian. Kemudian di Cianjur itu ada 3, dan ada beberapa di tempat lainnya.&#13;
&#13;
Rekapitulasi data dari kejadian bencana dalam satu minggu ada 24 jiwa meninggal dunia di seluruh Indonesia dalam satu kejadian satu minggu kejadian,&amp;rdquo; paparnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Aam juga melaporkan sebanyak 1.919 kali kejadian bencana melanda Indonesia selama periode 1 Januari hingga 9 Desember 2024. Dimana kejadian banjir paling mendominasi dengan 963 kali kejadian. &amp;ldquo;Hingga hari ini itu sudah 1.919 kali kejadian bencana di Indonesia dengan paling dominan itu adalah bencana banjir dan cuaca ekstrem,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Dari total kejadian bencana itu, menyebabkan sebanyak 466 jiwa meninggal dunia, 58 jiwa hilang. Kemudian, sebanyak 1.134 jiwa mengalami luka-luka dan lebih dari 5,5 juta jiwa terdampak dan mengungsi.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 35 kejadian bencana melanda Indonesia selama sepekan terakhir per 2 hingga 9 Desember 2024. Dimana dari kejadian itu, menyebabkan sebanyak 24 orang meninggal dunia.&#13;
&#13;
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan dari 35 kejadian bencana sepekan dimana 21 kali atau 60% adalah bencana banjir. Selanjutnya, bencana tanah longsor dan cuaca ekstrem.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pada satu minggu kemarin tanggal 2 hingga tanggal 9 Desember, itu ada 35 kali kejadian bencana. Dimana 21 kali atau 60% itu adalah banjir, kemudian disusul tanah longsor dan cuaca ekstrem,&amp;rdquo; kata Aam sapaan Abdul Muhari dalam Disaster Briefing secara virtual, Senin (9/12/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pada kesempatan itu, Aam juga mengatakan bahwa sepekan terakhir kejadian bencana yang signifikan terjadi yakni bencana Sukabumi yang menyebabkan 10 orang meninggal dunia. Dimana dua diantaranya masih dinyatakan hilang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada yang cukup signifikan korban di Sukabumi itu ada 10 yang sudah ditemukan, dua masih dalam pencarian. Kemudian di Cianjur itu ada 3, dan ada beberapa di tempat lainnya.&#13;
&#13;
Rekapitulasi data dari kejadian bencana dalam satu minggu ada 24 jiwa meninggal dunia di seluruh Indonesia dalam satu kejadian satu minggu kejadian,&amp;rdquo; paparnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Aam juga melaporkan sebanyak 1.919 kali kejadian bencana melanda Indonesia selama periode 1 Januari hingga 9 Desember 2024. Dimana kejadian banjir paling mendominasi dengan 963 kali kejadian. &amp;ldquo;Hingga hari ini itu sudah 1.919 kali kejadian bencana di Indonesia dengan paling dominan itu adalah bencana banjir dan cuaca ekstrem,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Dari total kejadian bencana itu, menyebabkan sebanyak 466 jiwa meninggal dunia, 58 jiwa hilang. Kemudian, sebanyak 1.134 jiwa mengalami luka-luka dan lebih dari 5,5 juta jiwa terdampak dan mengungsi.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
