<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Faktor yang Disinyalir Penyebab Pram-Doel Menang Pilkada Jakarta, Anies Efek?</title><description>Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno (Doel) unggul di Pilkada Jakarta 2024.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/09/338/3093598/4-faktor-yang-disinyalir-penyebab-pram-doel-menang-pilkada-jakarta-anies-efek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/12/09/338/3093598/4-faktor-yang-disinyalir-penyebab-pram-doel-menang-pilkada-jakarta-anies-efek"/><item><title>4 Faktor yang Disinyalir Penyebab Pram-Doel Menang Pilkada Jakarta, Anies Efek?</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/12/09/338/3093598/4-faktor-yang-disinyalir-penyebab-pram-doel-menang-pilkada-jakarta-anies-efek</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/12/09/338/3093598/4-faktor-yang-disinyalir-penyebab-pram-doel-menang-pilkada-jakarta-anies-efek</guid><pubDate>Senin 09 Desember 2024 00:10 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/08/338/3093598/pilkada_jakarta-qJLg_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pramono-Rano Karno (Foto: Adlhi Chandra/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/08/338/3093598/pilkada_jakarta-qJLg_large.jpg</image><title>Pramono-Rano Karno (Foto: Adlhi Chandra/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno (Doel) unggul di Pilkada Jakarta 2024 berdasarkan rekapitulasi suara tingkat provinsi oleh KPUD Jakarta. Namun, belum ada penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih karena masih ada&amp;nbsp;waktu mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) atas penetapan yang dikeluarkan KPUD Jakarta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Apa faktor penyebab kemenangan Pram-Rano?&#13;
&#13;
Terlepas dari dugaan kecurangan yang muncul, menurut pengamat politik, Adi Prayitno, survei elektabilitas mencatat pada 13-17 November pendukung Anies Baswedan yang dikenal dengan Anak Abah mulai bergeser menjadi pemilih Pramono-Rano akibat pertemuan Anies dengan Pramono-Rano pada 15 November 2024. Sebagai catatan, Adi mengungkap pada November 2024, 45,6% pemilih Anies memilih Pramono-Rano. Naik dibandingkan bulan Oktober yang hanya 33,3%.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada survei 21-25 Oktober pemilih Anies masih lebih banyak memilih RK-Suswono, namun pada 13-17 November kondisinya berbalik di mana pendukung Anies sudah lebih banyak memilih pasangan Pramono-Rano,&amp;quot; kata Adi Prayitno, Minggu (8/12/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Faktor selanjutnya ialah Pramono-Rano dianggap memiliki mesin kampanye yang lebih baik. Mesin kampanye Pramono-Rano tercatat lebih agresif baik dari sisi udara (pemasangan APK, media sosial) yang unggul sekitar 6%. Keunggulan juga terjadi pada sisi serangan darat (kunjungan, kegiatan dan pembagian souvenir atau bingkisan.&#13;
&#13;
Adi juga mengungkap faktor lainnya, yakni adanya ketidaksukaan yang terakumulasi terhadap pasangan calon gubernur-wakil gubernur, Ridwan Kamil-Suswono yang terakumulasi. Salah satunya ialah akibat pernyataan Suswono yang dianggap melakukan penghinaan terhadap nabi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di samping itu, popularitas Suswono yang masih rendah juga memicu keengganan untuk memilih pasangan RK-Suswono,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
RK-Suswono juga dianggap sebagai outsider alias bukan asli Jakarta. Keduanya juga dianggap bermasalah dengan Jakarta. &amp;quot;Kurang paham Jakarta, tidak cocok pimpin Jakarta, pernah menghujat Jakarta dan musuh Jakmania,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno (Doel) unggul di Pilkada Jakarta 2024 berdasarkan rekapitulasi suara tingkat provinsi oleh KPUD Jakarta. Namun, belum ada penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih karena masih ada&amp;nbsp;waktu mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) atas penetapan yang dikeluarkan KPUD Jakarta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Apa faktor penyebab kemenangan Pram-Rano?&#13;
&#13;
Terlepas dari dugaan kecurangan yang muncul, menurut pengamat politik, Adi Prayitno, survei elektabilitas mencatat pada 13-17 November pendukung Anies Baswedan yang dikenal dengan Anak Abah mulai bergeser menjadi pemilih Pramono-Rano akibat pertemuan Anies dengan Pramono-Rano pada 15 November 2024. Sebagai catatan, Adi mengungkap pada November 2024, 45,6% pemilih Anies memilih Pramono-Rano. Naik dibandingkan bulan Oktober yang hanya 33,3%.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada survei 21-25 Oktober pemilih Anies masih lebih banyak memilih RK-Suswono, namun pada 13-17 November kondisinya berbalik di mana pendukung Anies sudah lebih banyak memilih pasangan Pramono-Rano,&amp;quot; kata Adi Prayitno, Minggu (8/12/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Faktor selanjutnya ialah Pramono-Rano dianggap memiliki mesin kampanye yang lebih baik. Mesin kampanye Pramono-Rano tercatat lebih agresif baik dari sisi udara (pemasangan APK, media sosial) yang unggul sekitar 6%. Keunggulan juga terjadi pada sisi serangan darat (kunjungan, kegiatan dan pembagian souvenir atau bingkisan.&#13;
&#13;
Adi juga mengungkap faktor lainnya, yakni adanya ketidaksukaan yang terakumulasi terhadap pasangan calon gubernur-wakil gubernur, Ridwan Kamil-Suswono yang terakumulasi. Salah satunya ialah akibat pernyataan Suswono yang dianggap melakukan penghinaan terhadap nabi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di samping itu, popularitas Suswono yang masih rendah juga memicu keengganan untuk memilih pasangan RK-Suswono,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
RK-Suswono juga dianggap sebagai outsider alias bukan asli Jakarta. Keduanya juga dianggap bermasalah dengan Jakarta. &amp;quot;Kurang paham Jakarta, tidak cocok pimpin Jakarta, pernah menghujat Jakarta dan musuh Jakmania,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
